Mau Berbisnis Spa? Coba Intip 4 Waralaba Spa yang Menjanjikan Ini

0
648

Berempat.com – Bicara soal kecantikan dan perawatan tubuh di kalangan kaum hawa tentu tak ada habisnya. Apalagi bagi wanita yang tinggal di kota dan padat akan aktivitas, tentu memanjakan diri barang sehari saja atau biasa dikenal dengan budaya ‘me time’ amat perlu.

Sebab itu, rasanya tak salah bila bisnis spa bisa cukup menjanjikan untuk dijalankan, terutama di pusat kota. Pasalnya, spa merupakan cara yang sehat bagi tubuh, khususnya perempuan, untuk menjaga kesehatan, relaksasi sekaligus merawat tubuh.

Nah, bagi Anda yang berminat untuk membuka bisnis spa tapi tak mau bersusah payah membangun dari awal, tentu saja waralaba spa merupakan pilihan yang tepat. Pasalnya, dengan mengambil waralaba spa maka Anda tinggal terima beres. Artinya, mulai dari standar operasional prosedur (SOP) sampai dengan perkenalan merek sudah tak perlu dipersiapkan lagi karena sudah diterima seutuhnya dari Franchisor.

Berempat.com menemukan setidaknya ada 4 waralaba spa yang bisa menjadi pilihan Anda bila ingin berbisnis spa.

  1. Bambu Spa

Bambu Spa pertama kali berdiri pada 8 Agustus 2008 silam. Kini, dengan mengusung konsep waralaba Bambu Spa telah memiliki 18 cabang yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, mulai dari Jakarta hingga Bali. Bahkan, Bambu Spa akan membuka master franchise di Manila, Filipina dalam waktu dekat.

Yang menjadikan Bambu Spa banyak diminati lantaran merek yang digawangi oleh Trisya Suherman ini menawarkan treatment spa menggunakan bambu. Metode yang belum pernah ditawarkan oleh spa lainnya. Sebab itu, Bambu Spa bisa dikatakan sebagai pionir.

Trisya menjelaskan bahwa bambu lebih bagus digunakan untuk massage karena lebih stabil dibanding dengan tangan. “Presurnya bagus. Cocok untuk yang berlemak karena bisa meluruhkan lemak,” terang perempuan yang akrab dipanggil Icha ini kepada Berempat.com beberapa waktu lalu.

Selain itu, Bambu Spa juga dikenal sebagai spa yang terapisnya bersertifikat nasional. “Kami juga mempunyai terapis yang handal dengan sertifikat nasional,” sambung Ica.

Saat ini, Bambu Spa menawarkan waralaba dengan nilai investasi mulai dari Rp 150 juta sampai dengan Rp 500 juta. Nilai investasi tersebut sudah termasuk biaya sewa tempat, renovasi dan interior, pajak, ijin usaha, mess dan perlengkapan, biaya operasional awal, dan royalty fee 10% tiap bulan.

2. Taman Sari Royal Heritage Spa

Taman Sari Royal Heritage merupakan anak usaha PT Mustika Ratu yang telah malang-melintang di industri kecantikan Tanah Air. Melalui Taman Sari Royal Heritage, Mustika Ratu mencoba untuk melebarkan sayap bisnisnya ke perawatan tubuh bagi kaum hawa. Spa satu ini pun bukan berusia baru, melainkan sudah ada sejak tahun 2000-an silam.

Pembeda Taman Sari Royal Heritage Spa dengan spa lainnya terletak pada konsepnya yang masih lekat dengan budaya Jawa. Sebab itu, metode relaksasi yang diusung di spa ini lebih banyak porsi spa tradisional dibanding spa modern.

Sampai saat ini Taman Sari Royal Heritage Spa sudah memiliki 27 cabang yang dibuka melalui konsep waralaba. Bahkan, kabarnya tahun ini akan ada 5 cabang terbaru yang dibuka di Indonesia.

“Ada 2 calon franchisee lagi. Mereka sudah DP tapi masih on proses untuk lokasinya. Jadi total ada penambahan 5 cabang baru,” jelas Franchise Supervisor Taman Sari Royal Heritage Spa, Plorentino Angga Herlambang seperti dikutip dari Franchiseglobal.com.

Bukti diminatinya Taman Sari Royal Heritage Spa ini pun dapat dilihat dari sebaran cabang. Sebab selain di Indonesia mulai dari Jawa hingga Papua, terdapat juga di Malaysia, Bulgaria, Ceko, Jepang, dan Kanada.

Bagi Anda yang berminat membuka bisnis spa, Taman Sari Royal Heritage Spa menawarkan paket waralaba dengan nilai investasi mencapai Rp 1,725 miliar. Adapun royalty fee yang ditetapkan sebesar 5 persen tiap bulannya.

3. Royal Garden Spa

Salah satu spa yang juga bisa menjadi pilihan ialah Royal Garden Spa. Spa yang sudah berdiri sejak 2009 silam ini mengutamakan layanan spa bagi keluarga. Di tangan Anita Feng sang pendiri, diketahui bahwa Royal Garden Spa telah menelurkan 44 gerai di seluruh Indonesia. Tentunya dengan konsep waralaba.

Anita Feng menyebutkan, sampai saat ini Royal Garden Spa memiliki potensi profit hingga Rp 30 juta per bulannya. Pendapatan yang menjanjikan dengan nilai investasi yang kompetitif bahkan cenderung terjangkau, yakni antara Rp 266 juta-Rp 386 juta.

4. Martha Tilaar Spa

Satu lagi merek yang sudah malanglangbuana di bisnis kecantikan Tanah Air, yakni Martha Tilaar turut melebarkan sayapnya untuk menjajal bisnis spa. Martha Tilaar Spa dikelola di bawah bendera PT Cantika Puspa Pesona, akan usaha dari Martha Tilaar Group yang sudah berdiri sejak 2005 silam.

Kelebihan Martha Tilaar Spa terletak pada konsep perawatan kecantikan dan kesehatan yang tak hanya berasal dari budaya Jawa, tapi juga mengadopsi berbagai teknik dari India dan Cina. Untuk teknik spa dari India yang diadopsi ialah ayuverda, sedangkan yang dari China meliputi akupuntur, acupressure, Chinese coin therapy, pijat tui na, dan kuai zi.

Saat ini, melalui konsep waralaba Martha Tilaar Spa telah memiliki 77 gerai. Bila Anda tertarik untuk menjadi mitra Martha Tilaar, terdapat dua paket waralaba yang bisa Anda pilih, yakni Paket Martha Tilaar Salon Day Spa dengan investasi Rp 420 juta dan Paket Martha Tilaar Express dengan investasi Rp 340 juta.

Inilah 4 waralaba spa yang bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk membuka bisnis spa. Tentunya, selain besarnya nilai investasi, besarnya sebuah merek dan keunikan dari spa merupakan nilai yang perlu Anda pertimbangkan dalam menentukan pilihan. Selamat berbisnis!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.