Teknik Praktis Buat Customer Sulit Menolak Penawaran

0
1
Dok: media.xcape.id

Selama beberapa tahun terakhir ini, banyak sekali pengalaman yang kami dapatkan karena menggunakan WhatsApp (WA) sebagai salah satu media promosi yang utama.

Ya, Anda tau gak kalau sebenarnya jualan laris manis di WA itu ada syaratnya?. Dan syaratnya gak banyak, cuma 5 hal saja. 5 hal ini terpenuhi, maka otomatis transferan akan mudah datang.

Seringnya, banyak orang main WA tapi gak tau 5 syarat itu.
Jadinya mereka sulit closing di WA, padahal WA adalah media promosi yang potensial.

Ya, jika Anda ingin mudah dapat pembeli lewat WA, salah satu syarat yang wajib dipenuhi adalah OFFER. Apa itu Offer?. Offer adalah penawaran yang isinya adalah banyak manfaat digabung jadi satu dan coba ditawarkan ke target pasar.

Ya, jadi ketika pembeli melakukan transaksi, mereka tidak hanya sekedar dapat produk saja. Tapi selain dapat produknya, mereka juga dapat tambahan A, B, C, D, E dan seterusnya.

Nah, salah satu yang sebenarnya menyebabkan jualan di WA rentan penolakan adalah karena banyak orang hanya menawarkan produk tanpa ada tambahan embel-embel apapun

Kalau yang ditawarkan hanya produk, maka target pasar yang melihat promosinya tidak akan merespon dengan antusias. Kenapa?

Karena pada dasarnya, produk bisa didapat ditempat lain dan dilain waktu. Tidak harus beli ke penjual yang sedang menawarakan, dan tidak harus beli saat itu juga. Ya, itulah yang sebenarnya terjadi.

Di tingkat yang lebih ekstrem. Kalau kebetulan target pasar benar-benar butuh produknya, maka dia akan bertanya kepada penjual yang lebih dikenalnya, mencari di market place, dan mencari siapa yang bisa memberikan harga semurah mungkin.

Karena itu, mohon maaf. Kalau yang pakai WA untuk promosi dan hanya sekedar menawarkan produk, maka cepat atau lambat penjualannya akan bermasalah.
Gak mau begitu kan?

Nah, agar Anda bisa terhindar dari itu, maka saat promosi di WA mulai sekarang jangan hanya tawarkan produk, tapi tawarkan Offer. Berikan lebih dari sekedar produk

Ini persis seperti yang sering entrepreneurID lakukan. Saat memperkenalkan sebuah kursus online, kursus online kami isinya bukan materi saja. Tapi kami tambahkan dengan bimbingan, akses konsultasi, bonus program dan lain-lain.
Nah, itu semua adalah Offer. Sesuatu yang hanya bisa didapat saat seseorang ikut kursus online entrepreneurID.

Hasilnya, atas ijin Allah Kursus-kursus online kami sering penuh.Bahkan ada yang salah satu yang tembus 6.500 peserta

Contoh lainnya, misal jual Obat pelangsing. Nah kalau mau laris manis, jangan jual obatnya saja. Tapi jual Obat pelangsing bonusnya dapat Panduan Weight Loss, dapat Calorie Tracker, dapat Diet Program, dan sekaligus dapat Kumpulan Resep.

Ini membuat penawaran jadi lebih cantik dibanding hanya sekedar jualan obat saja.

Jadi pesan kami untuk yang pakai sosmednya sebagai media promosi, mulai sekarang jangan hanya menawarkan produk saja ya. Karena itu membuat penawaran Anda tidak terlalu cantik dan rentan di Php-in.

Selalu ingat kalau cuma jualan produk, produk bisa didapat di penjual lain, dibeli dilain waktu, dan diperoleh dengan harga yang lebih murah.

Sebaiknya, pikirkan saja Offer yang hanya bisa didapat dari Anda. Tambahkan manfaat yang banyak kedalam penawaran Anda, lalu tawarkan ke target pasar.

Kalau Offernya cantik, maka target pasar akan melirik, dan mereka akan merasa rugi jika melewatkan offer itu.
Ujungnya, bukan Anda yang ngejar-ngejar pembeli, tapi Anda yang akan dikejar-kejar pembeli.

Nah menariknya, offer ini membuat harga jadi tidak sensitif.
Seringnya, pembeli rela membayar lebih mahal, karena merasa dapat sesuatu yang spesial dari offer.

Tentang offer sendiri, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita gunakan untuk membuat offer cantik. Salah satu tekniknya kami sebut dengan Preceived Offer

Preceived = Dirasakan/Berdampak, Offer = Penawaran

Jadi ini adalah teknik membuat offer yang menyentuh sisi kebutuhan calon pembelinya. Karena kita menawarakan sesuatu yang mereka bisa langsung rasakan.

Kalau pakai teknik ini, calon pembeli akan merasa sangat butuh dengan produk kita, dan jadinya mereka sulit menolak penawarannya.

 

Oleh: Tim entrepreneurID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.