Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Sales & Marketing Bisnis Pakaian Anak-anak Casual Lebih Menguntungkan

Bisnis Pakaian Anak-anak Casual Lebih Menguntungkan

0
Bisnis baju anak (dok amparampar112.wixsite.com)

 

Perkembangan usaha garmen yang kian beragam memungkinkan usaha pakaian anak menjadi salah satu pilihan usaha yang sangat prospektif. Apalagi jika usaha pakaian anak ini dikembangkan dengan sistem keagenan. Produk pun akan cepat laku di pasaran karena jangkauan yang luas dengan adanya Agen-Agen yang berada di luar daerah. Selain itu,  perkembangan usaha pakaian anak juga lebih cepat dibanding pakaian orang dewasa karena anak-anak masih mengalami perkembangan sampai usia 12 tahun.

Karena usaha garmen sangat potensial sekali, maka memungkinkan persaingan yang sangat ketat. Untuk itu, produsen harus menunjukkan karakter produk maupun konsistensi produk yang dihasilkan. Tentunya harga yang murah sangat mempengaruhi tingginya permintaan pasar, sehingga dapat dikatakan usaha pakaian anak ini bukanlah usaha yang musiman.

“Usaha pakaian anak casual lebih banyak dicari, karena anak-anak lebih sering ganti baju untuk main sehari-hari,” jelas Achmad Sofiyulloh, pengamat fesyen dari APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia).

Namun, bukan berarti balik modal dalam usaha busana muslim dapat dikatakan cepat, karena sangat bergantung pada target market-nya. Jadi, pelaku usaha harus pandai membaca pasar, jika sesuai dengan momen yang tepat tentu balik modal akan cepat. Apalagi jika menghadapi hari raya, industri pakaian anak akan mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Untuk produsen, Achmad Sofiyulloh menyarankan agar mempersiapkan produksi dengan menyiapkan stok bahan dan model yang simpel untuk pakaian anak. Baiknya menggunakan bahan-bahan kaos yang nyaman bagi anak.

Promosi yang gencar juga harus dilakukan seperti memberikan diskon kepada Distributor atau Agen, iklan di media cetak khusus anak, door to door (jemput bola), dan media online. Penjualan secara online bisa sangat efektif karena jangkauannya yang luas. Tak ketinggalan, promosi melalui iklan di media cetak seperti majalah anak-anak agar sesuai dengan target pasar.

Oleh: Achmad Sofiyulloh, Pengamat Fashion dari APPMI

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version