Lewati Masa Sulit, Kini Andien Punya Puluhan Cabang Studio Gym

0
179
dok Istimewa

Popularitas dan ketenaran Andien kian melambungkan di dunia hiburan. Lewat album pertamanya yang berjudul “Bisikan Hati” yang dirilis pada awal tahun 2000, putri pasangan Didiek Hariadi dan Henny Sri Hardini ini semakin memantapkan kariernya di dunia tarik suara. Di sisi lain, Andien juga jatuh hati dengan dunia bisnis.

“Di dunia bisnis bagi aku sudah bukan hal asing, karena sebelumnya sempat membantu orangtua mengurus restoran seefood pasar ikan segar di Depok dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Jadi sedikit banyak tahu bagaimana menjalankan bisnis. Berikutnya bisnis fesyen yang aku kembangkan Alhamdulillah masih berjalan lancer dan sekarang kelola bisnis gym bersama Bams,” jelas pemilik album Kirana ini.

Bicara soal konsep bisnis fesyen yang diusungnya, Andien menjelaskan bahwa usaha pakaian miliknya mengarah pada sistem customized dengan merek Tiaras, sehingga pelanggan bisa memesan langsung model dan ukuran jas yang sesuai bentuk tubuh tanpa harus takut kebesaran atau kekecilan.

“Untuk desain memang hasil rancangan saya sendiri, dan sejauh ini rata-rata pesanan memang sesuai dengan segmentasinya yaitu anak muda. Bagi aku jas tidak hanya digunakan saat bekerja atau pertemuan formal saja, tapi dengan desain cutting yang slim dipadukan dengan dress atau bahan lain jadi lebih menarik,” terang pelantun lagu Move On ini.

Berbagai cara dilakukan Andien guna memperlancar usahanya. Bahkan untuk menarik para pelanggannya gadis cantik kelahiran Jakarta, 25 Agustus ini kerap mengenakan jas rancangannya saat manggung, pembuatan video klip, iklan hingga manggung bersama grup band ternama.

“Responsnya sampai saat ini sangat positif dan lumayan banyak pesanan, apalagi saat ini banyak teman-teman artis yang juga pesan seperti Ari Lasso, Sophie Novita, Tompi, Ungu dan terakhir sempat aku buatin untuk personel Kahitna saat konser,”  tuturnya bangga.

Soal harga yang ditawarkan, Andien mengaku cukup kompetitif yakni mulai dari Rp 2,2 juta hingga tak terbatas karena sesuai dengan desain dan bahan yang digunakan.  Menurut anak asuh Elfa Secioria ini, tingkat kesulitannya cukup tinggi untuk mendesain jas jenis body fit harus benar-benar sesuai dengan lekukan tubuh customer tapi tetap dengan cutting yang simple saat dikenakan.

Kerja bareng Bams

Untuk Bisnis barunya, Andien membangun bisnis micro gym yang diberi nama 20Fit telah memiliki 17 cabang studio. Andien merintis binsis pusat kebugaran tersebut mulai dari nol. Mulai dari mengerjakan semua sendiri, jadi kasir, hingga jadi trainer. Penyanyi jazz ini mengaku bahwa dirinya pernah mengemban peran sebagai admin media sosial 20Fit. Ia sendiri yang membuat akun Instagram 20Fit lalu mengunggah foto maupun menyusun captionnya.

Menurutnya hal itu pula yang dilakukan banyak start up lain. “Founder harus turun sendiri. Kita yang rumuskan jadi kita yang tahu gimana bikinnya. Dan itu berlangsung selama enam bulan. Tiap ke kantor aku gantian, sama Bams, sama suamiku jadi CS (customer service) juga pernah,” tambahnya.

Kini, pelantun lagu Moving On ini tak menyangka mimpinya memiliki bisnis besar, dapat direalisasikan. Menurutnya harus owner-nya yang turun sendiri. “Karena kita yang merumuskan, kita yang tahu DNA-nya seperti itu,” ungkapnya.

Semua kerja keras Andien pun terbayar lunas. Kini perusahaan yang dikelolanya, The Fit Company semakin melebarkan sayap bisnisnya lewat kerja sama dengan East Ventures. Banyak jatuh bangun membangun bisnis ini, samapi tumbuh menjadi perusahaan yang dewasa.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.