Isu Gibran sebagai Cawapres Pilihan Prabowo: Presiden Jokowi Angkat Suara

0
364
Gibran Prabowo
Isu Gibran sebagai Cawapres Pilihan Prabowo: Presiden Jokowi Angkat Suara (Dokumen Foto: Kompas)
Pojok Bisnis

Presiden Joko Widodo akhirnya memberikan tanggapannya mengenai isu yang tengah beredar tentang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto. Jokowi menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada komunikasi resmi mengenai hal ini dengan putra sulungnya.

Terkait dengan adanya tudingan bahwa dirinya sedang membangun dinasti politik, Jokowi tampaknya tidak terlalu mempermasalahkannya. Beliau dengan tegas menyatakan, “Serahkan saja kepada masyarakat,” menegaskan bahwa keputusan akhir ada pada masyarakat.

Awal Isu Duet Prabowo dan Gibran

Usulan nama Gibran sebagai calon wakil presiden dari Prabowo bermula dari kalangan relawan, terutama Projo Jawa Timur, yang sepakat mengusulkan Prabowo sebagai calon presiden dan Gibran sebagai calon wakil presiden.

Hingga saat ini, Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024 masih belum mengumumkan siapa yang akan mendampinginya. Salah satu sosok yang sangat potensial adalah Wali Kota Solo, yang telah beberapa kali ditawari oleh Prabowo untuk menjadi cawapresnya.

PT Mitra Mortar indonesia

Di sisi lain, elite Partai Gerindra membuka pintu lebar terhadap usulan-usulan tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyebut Gibran sebagai “opsi yang paling penting” dalam bursa cawapres Prabowo. Prabowo sendiri juga terbuka dengan usulan Gibran sebagai calon wakil presiden, namun menegaskan bahwa keputusan akhir akan dibahas bersama rekan koalisi, dan aspirasi rakyat menjadi faktor utama dalam penentuan tersebut.

Menunggu Keputusan MK Pekan Depan

Tentu saja, penentuan apakah Gibran akan menjadi calon wakil presiden masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia capres dan cawapres. MK akan mengumumkan keputusannya pada Senin pekan depan.

Meskipun ada beberapa dukungan untuk Gibran, antusiasme dari partai-partai dalam Koalisi Indonesia Maju terhadapnya tidak begitu tinggi. Partai Golkar, misalnya, masih lebih condong kepada Airlangga Hartarto. Mereka juga menunggu putusan MK terkait penurunan syarat usia cawapres menjadi 35 tahun.

Partai PAN justru menolak usulan Gibran sebagai cawapres Prabowo. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa partainya masih mendukung Erick Thohir untuk mendampingi Prabowo.

Analis politik dan CEO Voxpol Center Research, Pangi Syarwi Chaniago, melihat motif di balik keputusan Gerindra menggandeng Gibran. Gerindra berupaya memastikan dukungan dari Jokowi dengan mengajak Putranya, mereka yakin Jokowi akan mendukung Prabowo sepenuhnya jika anaknya menjadi calon wakil presiden.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan