Jumat, Mei 8, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 88

Kolaborasi Riot Games dan Kemenparekraf, Dorong Industri Game Lokal Naik Level

0

Pemerintah terus membuka pintu untuk sinergi lintas sektor dalam pengembangan industri game. Salah satunya melalui kolaborasi Riot Games dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang digagas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan pihak Riot Games di Jakarta, Rabu (18/6). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai potensi kerja sama strategis, termasuk memperkuat ekosistem game nasional. Kolaborasi Riot Games dinilai dapat menjadi katalisator pertumbuhan pelaku industri lokal dan menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif yang disegani.

“Kami sangat terbuka terhadap bentuk kerja sama yang bisa meningkatkan kapasitas industri game nasional. Apalagi jika ini bisa bersinergi dengan subsektor kreatif lainnya seperti musik, film, dan karya visual lokal,” ujar Irene Umar usai pertemuan.

Sinergi Game dan IP Lokal Jadi Fokus Bersama

Riot Games, perusahaan pengembang sekaligus penerbit game global asal Los Angeles, Amerika Serikat, dikenal luas lewat judul-judul seperti League of Legends, Wild Rift, Teamfight Tactics, dan VALORANT. Keberadaan mereka dinilai punya pengaruh besar dalam membentuk tren industri game global.

Wamenparekraf menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang untuk menciptakan ekosistem kreatif yang inklusif. “Bukan hanya game, tetapi juga bagaimana konten game bisa terhubung dengan musik, animasi, bahkan karakter lokal yang punya potensi jadi intellectual property (IP) kebanggaan Indonesia,” tuturnya.

Riot Games sendiri bukan pemain baru dalam menjajaki kerja sama dengan IP lokal. Sebelumnya mereka telah menggandeng kreator komik Tahilalats, musisi Float, hingga menggandeng Kremlin sebagai mitra merchandise. Bahkan tiap bulan Ramadan, Riot rutin menggelar program Luminance, yaitu sesi bermain bersama gamer Indonesia menjelang sahur, bekerja sama dengan sejumlah warung internet (warnet).

Country Manager Riot Games Indonesia, Resha Adi Pradipta, mengungkapkan antusiasmenya terhadap rencana kolaborasi ini. “Kami ingin menciptakan ruang kolaboratif yang bisa melibatkan lebih banyak talenta lokal. Baik dalam pengembangan IP, penyelenggaraan turnamen, hingga mencetak kreator konten yang siap bersaing di level dunia,” jelas Resha.

Ke depan, Riot Games tengah menyiapkan berbagai inisiatif untuk mendukung ekosistem game Indonesia, termasuk VALORANT Community Tournament Summer 2025 dan program Level Up Indonesian Game Developers. Program-program ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi anak muda Indonesia dalam industri game serta mendorong mereka untuk terlibat aktif dalam produksi dan inovasi.

“Indonesia punya potensi besar untuk menjadi tuan rumah ajang e-sports kelas dunia. Kami berharap lewat kolaborasi ini, semakin banyak karya lokal yang bisa tampil di panggung global,” pungkas Resha.

Ekspor Naik, Industri Furnitur Nasional Siap Rebut Pasar Dunia

Industri furnitur nasional terus menunjukkan peran penting dalam menopang sektor agroindustri dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Di tengah berbagai tantangan global, pemerintah mendorong transformasi teknologi sebagai strategi untuk memperkuat daya saing furnitur nasional di pasar ekspor maupun domestik.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, saat membuka Indo Wood Expo 2025 edisi Surabaya, Kamis (19/6). Pameran ini merupakan ajang terbesar di Indonesia untuk sektor kehutanan dan teknologi pengolahan kayu.

“Industri agro menyumbang kontribusi yang signifikan terhadap PDB nasional, dengan capaian 52,19% pada triwulan pertama 2025 untuk industri pengolahan nonmigas. Salah satu tulang punggungnya adalah sektor furnitur,” ujar Putu di hadapan pelaku industri dan tamu undangan.

Peluang Ekspor Terbuka Lebar, Tapi Tantangan Tak Sedikit

Menurut Putu, kinerja industri furnitur menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan. Pada 2024, kontribusinya terhadap industri agro mencapai 1,15%, meningkat 2,07% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai ekspor furnitur Indonesia (kode HS 9401-9403) naik dari USD 1,85 miliar pada 2023 menjadi USD 1,91 miliar di tahun 2024, atau tumbuh sekitar 3%.

“Pasar dunia sangat potensial. Nilainya diperkirakan mencapai USD 660 miliar tahun ini, dan terus tumbuh hingga 4,9% per tahun sampai 2034. Ini peluang besar bagi kita,” jelasnya. Negara-negara eksportir seperti Indonesia harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi di pasar global.

Meski demikian, tantangan besar menghadang. Selain hambatan logistik akibat ketidakpastian geopolitik, industri juga dihadapkan pada regulasi ketat seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR), serta gempuran produk impor dari bahan logam dan plastik yang lebih murah. Isu keamanan investasi juga menjadi perhatian tersendiri.

“Tren pasar saat ini menuntut produk yang ramah lingkungan, fleksibel dengan desain modular, serta dilengkapi fitur pintar. Pemasaran pun kini mengarah pada pemanfaatan teknologi seperti AR dan 3D printing. Ini semua perlu direspons dengan langkah nyata,” ujar Putu.

Program Restrukturisasi Mesin Pengolahan Kayu Berdampak Positif bagi Peningkatan Produksi

Salah satu langkah konkret Kemenperin adalah melalui program restrukturisasi mesin pengolahan kayu yang sudah bergulir sejak 2022. Melalui skema reimburse, pelaku industri bisa mendapat bantuan hingga 30% dari harga mesin lokal dan 15% untuk mesin impor. “Sudah ada 33 perusahaan yang memanfaatkan program ini, dengan nilai reimburse mencapai Rp20,6 miliar,” ungkapnya.

Dampaknya cukup terasa. Para peserta mencatat peningkatan efisiensi produksi hingga 11%, mutu produk naik 21%, dan produktivitas meningkat sebesar 24%.

Di samping itu, Kemenperin juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari pelatihan SDM, penyediaan bahan baku, riset pasar, hingga insentif fiskal seperti super deduction tax, tax holiday, dan kemudahan proses ekspor-impor.

Putu berharap Indo Wood Expo 2025 edisi Surabaya bisa menjadi ajang strategis bagi pelaku industri untuk menjajaki kemitraan, mendapatkan akses ke teknologi terbaru, dan memperluas pasar global.

“Saya apresiasi semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pameran ini. Semoga berdampak positif bagi kemajuan furnitur nasional dan menjadi penggerak ekonomi daerah maupun nasional,” tutupnya.

Kenali Modusnya! 4 Jenis Penipuan Online yang Sering Menjebak Korban

0

Di era digital seperti sekarang, kejahatan siber semakin kreatif dan sulit dideteksi. Banyak orang yang akhirnya jadi korban karena kurang waspada terhadap berbagai jenis penipuan online. Padahal, sebagian besar dari jebakan ini seringkali menyamar sebagai hal-hal yang tampak meyakinkan. Oleh karena itu, penting bagi siapa pun untuk mengenali jenis penipuan online agar tidak terjerumus ke dalam perangkap yang bisa menguras tabungan bahkan membuat miskin dalam waktu singkat.

Salah satu jenis penipuan online yang paling sering memakan korban adalah penipuan berkedok investasi bodong. Pelaku biasanya menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat dan mengaku sebagai bagian dari perusahaan ternama. Tak hanya itu, ada juga modus phishing yang memancing pengguna untuk memberikan informasi pribadi, seperti PIN, password, atau nomor kartu ATM.

Jenis Penipuan Online yang Harus Diwaspadai

  1. Phishing lewat Email atau Chat
    Penipu biasanya mengaku sebagai pihak bank atau layanan digital, lalu meminta verifikasi data pribadi melalui tautan palsu. Begitu kamu klik dan mengisi datanya, mereka bisa langsung menguras rekeningmu.

  2. Penipuan Undian atau Hadiah Palsu
    Modus ini seringkali menyasar orang-orang yang kurang waspada. Kamu akan diberi kabar kalau menang hadiah undian, tapi harus membayar “biaya administrasi” terlebih dahulu. Setelah uang ditransfer, pelaku menghilang tanpa jejak.

  3. Belanja Online Palsu
    Banyak toko online bodong yang menawarkan produk murah tapi setelah uang ditransfer, barang tak pernah dikirim. Ciri-ciri umumnya adalah tidak punya testimoni jelas, akun baru, dan tidak memiliki kontak resmi.

  4. Penipuan Romantis (Love Scam)
    Jenis ini makin marak di aplikasi kencan atau media sosial. Pelaku akan mendekati korban, membangun hubungan emosional, lalu meminjam uang dengan alasan darurat.

Mengenali jenis penipuan online ini bukan hanya penting bagi orang tua, tapi juga anak muda yang sangat aktif di dunia maya. Edukasi sejak dini bisa menjadi cara paling efektif untuk mencegah kerugian lebih besar di masa depan. Jangan pernah membagikan informasi pribadi sembarangan, dan selalu verifikasi setiap informasi atau tawaran yang terlihat “terlalu bagus untuk jadi kenyataan.”

Kejahatan online semakin canggih dan menyasar siapa saja. Mengenali berbagai jenis penipuan online adalah langkah awal untuk melindungi diri dan keuanganmu. Jangan tergoda iming-iming cepat kaya, dan selalu gunakan logika sehat saat berselancar di dunia digital. Karena kadang, satu klik ceroboh saja bisa berujung fatal.

Mainan Anak Indonesia Tembus Pasar Dunia, Ekspor Capai USD 610 Juta

Industri mainan anak Indonesia menunjukkan performa yang semakin menjanjikan di tengah gejolak ekonomi dunia. Dalam lima tahun terakhir, sektor ini terus mencatat surplus dalam neraca perdagangan ekspor-impor. Kinerja gemilang ini menjadi bukti bahwa mainan anak Indonesia tak hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga kian kompetitif di pasar internasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi pelaku industri mainan dalam menjaga daya saing, khususnya di tengah persaingan global yang makin sengit. Hal ini disampaikannya saat melepas ekspor produk PT Royal Regent Indonesia (RRI) di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (19/6).

“Ini pencapaian yang membanggakan. Artinya industri manufaktur kita, khususnya di sektor mainan anak, terbukti tahan banting dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.

Sepanjang 2024, ekspor dari industri mainan nasional mencapai USD 610 juta—naik hampir 14% dibanding tahun sebelumnya. Amerika Serikat tercatat sebagai tujuan utama ekspor, menyerap hampir setengah dari total pengiriman. Selain itu, produk-produk mainan Indonesia juga banyak diekspor ke Inggris, Singapura, Tiongkok, dan Jerman.

Peluang Ekspor Mainan Anak Makin Terbuka Lebar

Menperin menambahkan, kontribusi produk mainan asal Indonesia terhadap total impor mainan AS tahun lalu mencapai USD 289 juta atau sekitar 2%. Jenis mainan yang diekspor pun beragam, mulai dari boneka, mainan berbahan lembut, hingga set permainan berbentuk blok dan miniatur.

“Ini menunjukkan pasar Amerika masih sangat terbuka lebar. Kita harus manfaatkan peluang ini dengan produk yang berkualitas dan aman,” tegasnya.

Salah satu perusahaan yang mencetak prestasi ekspor adalah PT Royal Regent Indonesia (RRI), bagian dari Walden Toys Group yang berbasis di Hong Kong. Meski baru beroperasi penuh sejak akhir 2023, perusahaan ini telah mengekspor enam kontainer produk mainan senilai lebih dari Rp11 miliar.

Secara total, sejak mulai produksi, PT RRI mencatat nilai ekspor mencapai USD 28 juta. Dengan kapasitas produksi mencapai 850 ribu unit per bulan, perusahaan ini melayani pasar Amerika, Kanada, Jepang, dan sejumlah negara Eropa. Produk mereka juga telah dipercaya oleh brand besar seperti Target, Disney, dan Walmart, serta mengantongi berbagai sertifikasi internasional.

“Dengan capaian ini, kami yakin industri mainan anak nasional akan semakin kuat di pasar dunia. Tak hanya mendorong ekspor, tapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat struktur industri kita,” tutup Agus.

Galbay Pinjol Ilegal Bisa Jadi Malapetaka Finansial, Emang Benar?

Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan ajakan untuk “galbay pinjol ilegal” alias gagal bayar pinjaman online yang tidak terdaftar resmi di OJK. Banyak yang menganggap ini sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik pinjol yang mencekik. Namun, sebelum ikut-ikutan tren ini, penting banget untuk tahu apa sebenarnya konsekuensi dari galbay pinjol ilegal tersebut. Jangan sampai karena ikut-ikutan tren, malah jadi bumerang buat keuangan dan masa depan kita sendiri.

Fenomena galbay pinjol ilegal sebenarnya muncul karena keresahan masyarakat terhadap bunga pinjaman yang tidak masuk akal, penagihan yang kasar, bahkan pelecehan data pribadi. Tapi apakah gagal bayar memang solusi paling bijak? Perlu diingat, meskipun status mereka ilegal, tetap saja ada dampak nyata yang bisa kita alami setelah memutuskan tidak membayar.

Apa Saja Dampak Galbay Pinjol Ilegal?

Pertama-tama, penting untuk dipahami bahwa meskipun pinjol itu ilegal, mereka tetap punya cara-cara kotor untuk “menagih” utang. Salah satu yang paling sering terjadi adalah penyebaran data pribadi ke semua kontak di ponsel peminjam. Ini bukan hanya bikin malu, tapi juga bisa merusak hubungan sosial bahkan pekerjaan.

Kedua, tekanan mental akibat teror penagihan juga nggak bisa dianggap remeh. Banyak kasus di mana peminjam mengalami stres berat, kehilangan rasa aman, bahkan sampai depresi. Jangan sampai hal seperti ini terjadi hanya karena ikut-ikutan galbay pinjol ilegal tanpa mempertimbangkan dampaknya.

Ketiga, walaupun mereka tidak tercatat di sistem BI Checking atau SLIK OJK, beberapa dari pinjol ilegal ini sudah bekerja sama dengan sesama jaringan pinjol lain. Jadi, jika kamu galbay di satu aplikasi, bisa saja data kamu disebar ke jaringan mereka dan membuat kamu tidak bisa mengakses layanan keuangan yang sehat di masa depan.

Apa Langkah Bijak yang Bisa Kita Lakukan?

Daripada memilih galbay pinjaman online sebagai jalan keluar, ada baiknya kita ambil langkah lebih aman dan terencana. Salah satunya, laporkan aplikasi pinjol ilegal ke OJK dan Satgas Waspada Investasi. Selain itu, mulai susun strategi pelunasan yang realistis dan komunikasikan kondisi finansialmu ke pihak terkait—meskipun pinjol tersebut tidak resmi.

Kalau kamu sudah terjerat, jangan malu untuk minta bantuan. Sekarang sudah banyak lembaga bantuan hukum yang bisa membantu korban pinjol ilegal, bahkan secara gratis.

Tren galbay pinjol ilegal memang sedang ramai, tapi bukan berarti harus diikuti tanpa pikir panjang. Dampaknya bisa sangat serius, mulai dari penyebaran data pribadi, tekanan mental, sampai gangguan sosial. Gunakan akal sehat sebelum memutuskan sesuatu. Bijak mengelola utang adalah kunci, apalagi dalam dunia digital yang semua jejaknya mudah dilacak.

Penggunaan Produk Dalam Negeri Jadi Gaya Hidup, Ini Strategi Kemenperin!

0

Pemerintah terus memperkuat pondasi ekonomi nasional melalui pengembangan industri lokal. Salah satu upaya konkret yang digalakkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) adalah mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri, sebagai langkah strategis dalam memperluas pasar bagi pelaku industri lokal. Lewat inisiatif tersebut, diharapkan geliat sektor manufaktur nasional makin bergairah dan mandiri.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyampaikan bahwa langkah memperkuat penggunaan produk dalam negeri juga bertujuan membentuk kebiasaan baru di tengah masyarakat, yakni mencintai dan memilih produk lokal yang berkualitas. Hal itu disampaikan dalam peluncuran program “Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal” (KALCER) yang berlangsung di Jakarta, Rabu (19/6/2025), hasil kolaborasi antara Kemenperin, Tokopedia, dan TikTok Shop.

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Majukan Industri Lokal

Program KALCER menyasar pelaku usaha kecil dan menengah yang tersebar di Jakarta, Purwakarta, dan Bekasi. Pada angkatan pertama, tercatat lebih dari 250 peserta ambil bagian, baik secara langsung maupun daring. Mereka akan mendapatkan pelatihan intensif, termasuk sesi onboarding dan penguatan pemasaran melalui teknik telemarketing yang dibimbing langsung oleh para ahli.

“Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama masyarakat,” ujar Faisol. Ia menekankan bahwa dukungan masyarakat terhadap produk buatan dalam negeri memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat pertumbuhan ekonomi, dan membangun kemandirian industri nasional.

Lebih lanjut, Kemenperin juga tengah mengkaji ulang mekanisme penghitungan dan penerbitan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Reformasi ini ditujukan agar sistem TKDN menjadi lebih adaptif dan transparan, sekaligus mampu memberikan nilai tambah nyata bagi pelaku industri nasional.

Dalam jangka panjang, Kemenperin berharap kolaborasi semacam ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga mempercepat penguatan rantai pasok industri dalam negeri. “Melalui program KALCER, kami optimis dapat melahirkan pelaku industri lokal yang tangguh, kreatif, dan mampu bersaing di pasar digital,” tegas Faisol.

Menutup pernyataannya, Faisol mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung gerakan cinta produk lokal. “Mari kita buktikan, bahwa produk dalam negeri tak hanya layak pakai, tapi juga layak bangga,” pungkasnya.

Pertemuan Prabowo dan Putin, Rusia Dukung Penuh Peran Indonesia di BRICS

Pertemuan Prabowo dan Putin kembali menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan Rusia di panggung internasional. Presiden RI Prabowo Subianto disambut hangat oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungan kenegaraannya ke Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Kamis (19/6/2025). Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan yang menjadi simbol penguatan kerja sama strategis kedua negara.

Dalam sambutan awalnya, Presiden Putin menyatakan kegembiraannya dapat kembali bertatap muka dengan Presiden Prabowo, setelah pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Moskow saat Prabowo belum resmi dilantik sebagai kepala negara. Putin menyampaikan ucapan selamat datang dan mengapresiasi kehadiran Indonesia sebagai tamu kehormatan di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) 2025.

Presiden Prabowo, di sisi lain, menyampaikan terima kasih atas undangan dan sambutan hangat pemerintah Rusia. Ia juga menyampaikan penghargaan atas dukungan Rusia dalam mempercepat keanggotaan penuh Indonesia di BRICS. “Saya sebetulnya ingin hadir di KTT BRICS di Kazan, tapi waktu itu baru sehari setelah saya dilantik dan harus segera melantik kabinet,” ujar Prabowo dalam pernyataannya.

Rusia dan Indonesia Perkuat Sinergi di Berbagai Sektor

Pertemuan Prabowo dan Putin kali ini juga menjadi momentum untuk membahas lebih dalam berbagai peluang kerja sama. Presiden Putin menyebut bahwa hubungan bilateral kedua negara terus menunjukkan tren positif, dengan volume perdagangan yang meningkat dan potensi besar di berbagai sektor seperti pertanian, energi, eksplorasi luar angkasa, hingga pertahanan.

“Kami melihat banyak ruang untuk meningkatkan kolaborasi, termasuk di bidang militer dan teknis,” kata Putin, seraya menambahkan harapannya agar Indonesia dapat berperan aktif dalam forum BRICS ke depan.

Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa diskusi mereka berjalan intens dan produktif. Ia mengungkapkan bahwa hampir semua sektor kerja sama bilateral telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satu capaian nyata adalah peningkatan konektivitas antara kedua negara dengan dibukanya jalur penerbangan langsung Moskow–Bali hingga empat kali seminggu. Prabowo juga membuka peluang ekspansi rute penerbangan ke kota-kota lain di Indonesia.

Tak hanya itu, kerja sama di bidang pendidikan juga turut menjadi perhatian. Indonesia berencana menambah jumlah mahasiswa yang dikirim belajar ke Rusia, seiring dengan semakin eratnya hubungan kedua negara. Prabowo juga menyambut baik disepakatinya kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia sebagai bagian dari langkah konkret memperluas hubungan ekonomi internasional.

“Kami melihat Rusia sebagai mitra strategis, dan saya yakin kemitraan ini akan terus tumbuh untuk mendukung kepentingan rakyat kedua negara,” tutup Prabowo.

Demo Sopir Truk Muncul di Berbagai Daerah, Aptrindo Kritik Langkah Pemerintah

0

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) angkat bicara terkait protes serta demo yang digelar sejumlah sopir truk di berbagai wilayah. Aksi ini disebut dipicu oleh ketidakpuasan para sopir terhadap kebijakan pengetatan pengawasan truk Over Dimension and Over Load (ODOL) yang dilakukan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

“Aksi protes ini muncul karena adanya keresahan di kalangan sopir akibat pembatasan ODOL yang kini ditegakkan secara ketat oleh pihak Korlantas,” jelas Agus Pratiknyo, Wakil Sekretaris Jenderal Aptrindo kepada CNBC Indonesia, Kamis (19/6/2025).

Menurut Agus, para sopir merasa ditinggalkan oleh pemerintah. Penegakan hukum yang sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian tanpa adanya transisi yang jelas justru memicu kekhawatiran baru, terutama bagi mereka yang bekerja dengan sistem setoran harian.

“Penindakan memang sudah berjalan dalam beberapa waktu terakhir. Tapi ketika kontrol sepenuhnya dilakukan oleh Korlantas, kekhawatiran para sopir makin besar. Situasi ekonomi mereka sedang berat, dan kebijakan ini makin membebani,” ujarnya.

Aspirasi dari Lapangan: Bukan Perusahaan, Melainkan Komunitas Sopir

Agus menegaskan bahwa demonstrasi tersebut digerakkan oleh para sopir dari komunitas perorangan, bukan berasal dari perusahaan-perusahaan truk. Hal ini menunjukkan bahwa yang paling terdampak langsung dari kebijakan ini adalah para pekerja di lapangan, bukan pemilik usaha.

“Yang turun ke jalan itu kebanyakan sopir independen, bukan dari perusahaan. Mereka ini yang langsung kena imbasnya. Wajar kalau kemudian muncul gelombang protes,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti langkah penindakan yang dianggap terlalu terburu-buru, sementara persoalan seputar ODOL belum sepenuhnya dibereskan oleh pemerintah. Beberapa regulasi dan solusi pendukung belum kunjung hadir.

“Masih banyak persoalan ODOL yang belum ditangani dengan tuntas. Tapi penindakannya sudah duluan dijalankan. Ini yang jadi pemicu kekecewaan di lapangan,” lanjut Agus.

Pihak Aptrindo berharap pemerintah bisa lebih bijak dalam menyikapi permasalahan ini. Mereka mengusulkan agar penegakan hukum tidak sepenuhnya dibebankan kepada kepolisian, dan penerapan kebijakan harus tetap mempertimbangkan aspek keadilan.

“Kami berharap ada pendekatan yang lebih adil. Jangan sepenuhnya penindakan ODOL ini diserahkan ke Korlantas. Harus ada solusi bersama, jangan cuma tegas di hilir, tapi akar masalah belum disentuh,” tutupnya.

Aksi demo sopir truk paling banyak terlihat di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Pemerintah sebelumnya menargetkan penerapan penuh kebijakan Zero ODOL dimulai tahun 2025, namun tampaknya masih menyisakan berbagai persoalan yang belum tuntas dan kini mendapat sorotan dari pelaku di sektor transportasi logistik.

UMKM Indonesia Catat Transaksi Rp1,1 Triliun Lewat Business Matching Global

Pemerintah melalui Kemendag membawa pelaku UMKM ke pasar internasional berhasil menunjukkan hasil yang menggembirakan. Melalui program UMKM BISA Ekspor (UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor), kegiatan penjajakan bisnis atau business matching berhasil mencatatkan transaksi fantastis selama periode Januari hingga Mei 2025.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyampaikan bahwa total nilai transaksi dari kegiatan ini mencapai USD 68,65 juta atau sekitar Rp1,1 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhan 19,16 persen dibandingkan dengan capaian pada Januari–April 2025 yang tercatat sebesar USD 57,61 juta.

“Program ini merupakan bentuk nyata dukungan Kemendag dalam mempertemukan UMKM lokal dengan calon pembeli luar negeri secara langsung dan terstruktur. Kami ingin UMKM Indonesia punya akses luas ke pasar global dan mampu mencatatkan transaksi konkret,” ujar Fajarini dalam keterangannya.

UMKM Lokal Makin Dilirik Pembeli dari Mancanegara

Dalam kurun waktu lima bulan pertama 2025, Kemendag melalui perwakilan dagang Indonesia di 33 negara telah menyelenggarakan total 296 sesi business matching terhadap UMKM. Rinciannya meliputi 197 sesi pitching dan 99 pertemuan tatap muka antara pelaku UMKM dan calon pembeli dari luar negeri.

Khusus pada bulan Mei 2025, terdapat 50 kegiatan yang dilaksanakan, mencakup 32 sesi pitching dan 18 pertemuan langsung. Hasilnya cukup menjanjikan, dengan potensi transaksi sebesar USD 11,05 juta. Dari jumlah itu, USD 10,65 juta berasal dari purchase order (PO) dan sisanya merupakan potensi transaksi lanjutan.

Tak kurang dari 119 UMKM turut ambil bagian pada Mei, dengan produk yang sangat beragam—mulai dari fesyen, kerajinan tangan, dekorasi rumah, makanan olahan seperti belalang goreng, produk perikanan, kopi, hingga kertas.

“Ini bukti bahwa produk UMKM Indonesia tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di pasar global. Kami yakin, dengan pendekatan yang responsif dan berbasis kebutuhan pasar, UMKM kita akan semakin tangguh di kancah ekspor,” ujar Fajarini.

Kemendag juga mencatat partisipasi lebih dari 17 pembeli internasional dari tujuh negara mitra pada periode Mei. Antusiasme mereka membuka peluang kemitraan yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.

Kesuksesan program ini turut didukung oleh 11 lembaga pembina UMKM, termasuk institusi besar seperti Bank Indonesia (BI), BRI, BNI, LPEI, ASEI, Pertamina, serta platform Padi UMKM. Mereka secara aktif merekomendasikan mitra binaan untuk terlibat dalam kegiatan business matching dan mendorong ekspansi produk lokal ke mancanegara.

Baru Mulai Investasi? Ini Perbandingan Emas dan Kripto yang Wajib Kamu Tahu!

Banyak orang yang baru mulai tertarik dengan dunia keuangan dan langsung dihadapkan dengan pilihan: investasi emas atau kripto. Kedua instrumen ini sering jadi bahan perdebatan, apalagi di media sosial. Di satu sisi, emas sudah terbukti aman selama puluhan tahun. Di sisi lain, kripto menjanjikan potensi cuan yang besar dalam waktu singkat. Jadi, bagi pemula, lebih baik investasi emas atau kripto?

Pertanyaan ini sering muncul karena masing-masing punya daya tarik sendiri. Tapi sebelum buru-buru menaruh uang, penting banget untuk kenal karakter dari kedua jenis investasi ini.

Bedah Untung Rugi: Emas vs Kripto

1. Emas: Stabil dan Terbukti dari Zaman Dulu

Investasi emas adalah pilihan klasik. Nilainya cenderung stabil dan gak mudah goyah walau ekonomi global sedang naik turun. Buat pemula yang ingin bermain aman, emas bisa jadi pilihan awal yang masuk akal. Kamu gak perlu takut harga jatuh drastis dalam semalam. Selain itu, emas mudah dicairkan dan bisa disimpan dalam bentuk fisik maupun digital.

Namun, jangan harap cuan besar dalam waktu singkat. Kenaikan harga emas biasanya bertahap. Cocok buat yang punya tujuan jangka panjang seperti biaya pendidikan, tabungan pernikahan, atau dana pensiun.

2. Kripto: Potensi Untung Besar, Tapi Risiko Juga Gede

Di sisi lain, kripto seperti Bitcoin atau Ethereum menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Gak sedikit yang berhasil cuan berkali lipat hanya dalam hitungan bulan. Tapi ingat, fluktuasi harga kripto sangat ekstrem. Nilainya bisa melonjak tinggi hari ini, tapi anjlok besoknya.

Untuk pemula yang memilih kripto, wajib banget belajar dulu. Jangan asal beli karena FOMO (takut ketinggalan tren). Pahami dulu teknologinya, fungsinya, dan tentu saja risikonya. Kalau gak siap mental, investasi kripto bisa bikin stres.

Jadi, Mending Investasi Emas atau Kripto?

Kembali lagi ke tujuan finansial dan karakter kamu sebagai investor. Kalau kamu lebih suka stabilitas, sabar dalam menunggu hasil, dan gak ingin pusing dengan grafik yang naik turun setiap hari, emas lebih cocok. Tapi kalau kamu punya waktu untuk belajar, siap menghadapi risiko, dan ingin mencoba tantangan baru, kripto bisa jadi arena bermain yang menarik.

Idealnya? Diversifikasi. Gak ada salahnya bagi pemula untuk mencoba dua-duanya dalam porsi kecil. Misalnya, 70% ke emas dan 30% ke kripto. Seiring berjalannya waktu dan pemahaman yang bertambah, kamu bisa atur strategi yang lebih matang.

Jadi, “investasi emas atau kripto” bukan soal mana yang lebih baik secara mutlak, tapi lebih soal mana yang lebih sesuai dengan kondisi dan kepribadianmu sebagai investor. Yang penting, mulai dari yang kamu pahami dan jangan tergoda janji untung cepat tanpa riset.