Minggu, September 6, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 169

Pemerintah Atur Ulang Kebijakan Garam, Stop Impor Jadi Prioritas!

0

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kini tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi perubahan kebijakan impor garam, seiring dengan target ambisius untuk mencapai swasembada pada tahun 2027.

Salah satu upaya yang direncanakan adalah revisi regulasi terkait tata kelola garam, termasuk Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan adanya perubahan signifikan dalam struktur pengelolaan garam. Saat ini, koordinasi terpusat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

“Dulu, konsumsi dikelola oleh KKP dan industri di bawah Kementerian Perindustrian. Namun sekarang, semua dialihkan ke Kemenko Pangan, meskipun aspek teknisnya tetap menjadi tanggung jawab KKP,” ujar Trenggono dalam pertemuan di Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Fokus Penguatan Hulu Produksi Garam Nasional

Sebagai bagian dari mandatnya, KKP bertujuan meningkatkan volume dan kualitas produksi garam nasional. Salah satu inisiatif utama yang akan dilaksanakan adalah pembangunan model produksi garam di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai tahun depan.

Trenggono mengungkapkan bahwa penguatan sektor hulu menjadi kunci dalam mengatasi kendala yang selama ini menghambat perkembangan industri garam domestik, termasuk rendahnya kualitas garam lokal. “Kami telah mengidentifikasi wilayah potensial di NTT. Di sana, kandungan NaCl-nya sudah melebihi 97 persen, sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.

Pembangunan model ini akan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN) di bidang pangan, dengan tim yang tengah dipersiapkan agar proyek dapat berjalan lancar. “Jika sektor hulu kuat, industri garam akan berkembang. Ini langkah yang harus segera kita realisasikan,” tegasnya.

Badan Pusat Statistik mencatat produksi garam nasional pada 2023 mencapai 2,5 juta ton, sementara kebutuhan domestik menyentuh angka 4,9 juta ton. Kebutuhan ini mencakup konsumsi rumah tangga, industri, hingga sektor farmasi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa mulai tahun depan, Indonesia ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan garam konsumsi secara mandiri tanpa impor. “Untuk garam industri, kita beri waktu hingga 2027 agar bisa produksi sendiri. Ini tanggung jawab besar, tetapi harus kita laksanakan,” ujarnya.

Regulasi lain yang turut mendukung langkah ini adalah Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2024 tentang Neraca Komoditas, yang turut membahas tata kelola impor garam. Dengan kerangka kebijakan yang jelas dan upaya penguatan produksi, pemerintah optimis mampu mengurangi ketergantungan pada impor dan mendorong swasembada garam di masa depan.

Mengapa Franchise Cocok untuk Pemula? Ini Alasannya!

Memulai bisnis dari nol bisa menjadi tugas yang menantang, terutama bagi pengusaha pemula. Ada begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan—dari membangun brand, menciptakan produk atau layanan, hingga mengelola operasional harian. Di sinilah bisnis franchise menjadi solusi menarik bagi mereka yang baru pemula. bisnis franchise menawarkan jalan yang lebih terarah dan sering kali lebih aman dibandingkan dengan memulai bisnis sendiri. Kali ini Berempat.com akan memberi beberapa manfaat utama bisnis franchise bagi pengusaha pemula.

1. Brand yang Sudah Dikenal

Salah satu tantangan terbesar dalam memulai bisnis adalah membangun brand yang dikenal dan dipercaya oleh masyarakat. Dengan franchise, pengusaha pemula langsung “menumpang” nama besar dari brand yang sudah memiliki reputasi baik. Konsumen cenderung lebih percaya kepada brand yang sudah mapan, sehingga Anda tidak perlu repot memperkenalkan bisnis dari nol.

2. Model Bisnis yang Terbukti Berhasil

Ketika membeli franchise, Anda pada dasarnya membeli sebuah model bisnis yang sudah terbukti sukses. Franchisor (pemilik franchise) biasanya memberikan panduan lengkap tentang cara menjalankan bisnis, mulai dari manajemen operasional, strategi pemasaran, hingga pelatihan karyawan. Dengan model bisnis yang sudah teruji, risiko kegagalan dapat diminimalkan.

3. Dukungan dari Franchisor

Sebagai pengusaha pemula, Anda mungkin belum memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis. Franchisor umumnya memberikan dukungan penuh kepada franchisee (pembeli franchise), seperti pelatihan, bantuan teknis, dan konsultasi. Dukungan ini sangat berharga karena membantu Anda melewati berbagai tantangan yang mungkin muncul.

4. Mudah Mendapatkan Pasokan dan Peralatan

Franchisor biasanya memiliki jaringan pemasok yang sudah mapan. Ini berarti Anda tidak perlu repot mencari bahan baku, peralatan, atau produk lain yang dibutuhkan. Selain memudahkan operasional, Anda juga berpotensi mendapatkan harga lebih murah karena pasokan dilakukan secara terpusat.

5. Peluang Keuntungan yang Lebih Stabil

Karena bisnis franchise biasanya sudah memiliki basis pelanggan dan reputasi yang baik, peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih stabil dibandingkan dengan memulai bisnis baru. Meskipun keberhasilan tetap tergantung pada pengelolaan bisnis, nama besar franchise dapat membantu menarik pelanggan lebih cepat.

6. Strategi Pemasaran yang Siap Pakai

Membangun strategi pemasaran yang efektif sering kali menjadi tantangan bagi pengusaha baru. Dengan franchise, Anda tidak perlu memikirkan hal ini dari nol. Franchisor biasanya sudah memiliki strategi pemasaran yang terencana dengan baik, mulai dari kampanye iklan hingga promosi di media sosial. Ini membantu Anda menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa harus mencoba-coba strategi yang belum tentu berhasil.

7. Komunitas dan Networking

Ketika Anda menjadi bagian dari bisnis franchise, Anda juga masuk ke dalam jaringan franchisee lainnya. Komunitas ini bisa menjadi tempat berbagi pengalaman, belajar dari kesalahan orang lain, dan mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan bisnis Anda.

8. Proses yang Lebih Cepat

Jika dibandingkan dengan membangun bisnis dari awal, memulai bisnis franchise cenderung lebih cepat. Anda tidak perlu melewati tahap pengembangan produk atau membangun sistem operasional, karena semuanya sudah disiapkan oleh franchisor. Anda hanya perlu menjalankan langkah-langkah yang telah ditentukan.

Bisnis franchise adalah pilihan yang sangat menarik bagi pengusaha pemula yang ingin memulai bisnis dengan risiko lebih kecil dan bimbingan yang jelas. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli franchise, pastikan Anda melakukan riset mendalam tentang reputasi franchisor, biaya yang terlibat, dan prospek pasar.

Dengan memilih franchise yang tepat dan menjalankannya dengan baik, Anda memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan dalam dunia bisnis. Jadi, apakah Anda siap memulai langkah pertama dalam dunia wirausaha melalui bisnis franchise?

Manufaktur Lokal Moncer, 75% Produk Kuasai Pasar Domestik

0

Sebanyak 75 persen produk industri manufaktur lokal berhasil menguasai pasar domestik, dengan proporsi pasar domestik dan ekspor mencapai rasio 75:25. Tim Analis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Kementerian Perindustrian menilai bahwa pertumbuhan sektor manufaktur di tengah ketidakpastian global tetap terjaga, didorong oleh kestabilan ekonomi dalam negeri serta daya beli masyarakat.

Pada November 2024, nilai IKI mencapai 52,95, menandakan ekspansi dengan peningkatan sebesar 0,20 poin dibandingkan Oktober dan naik 0,52 poin dibandingkan November tahun lalu. Menurut Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif, capaian ini disumbang oleh ekspansi 21 subsektor yang mewakili 99,3% kontribusi terhadap PDB Industri Manufaktur Nonmigas pada Triwulan II 2024.

Kenaikan IKI didorong oleh peningkatan indeks pesanan baru sebesar 2,58 poin ke angka 54,2. Meskipun demikian, indeks persediaan turun 1,18 poin menjadi 54,68, dan indeks produksi mengalami kontraksi, turun 2,84 poin menjadi 49,72. Perlambatan produksi ini dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku impor akibat penguatan nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah.

Dukungan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seperti program hilirisasi industri dan penyediaan makanan bergizi gratis, turut berkontribusi terhadap penguatan sektor industri domestik. Sebaliknya, industri berorientasi ekspor masih menghadapi tekanan akibat lemahnya permintaan dari pasar internasional.

Subsektor Pendukung Utama dan Tantangan

Subsektor Industri Peralatan Listrik, Minuman, serta Pencetakan dan Media Reproduksi menjadi pendorong utama kenaikan IKI bulan ini. Penyelesaian proyek-proyek PLN serta pengadaan alat pengisi daya untuk kendaraan listrik mendorong pertumbuhan subsektor peralatan listrik. Sementara itu, subsektor minuman dan pencetakan mendapat dorongan dari penyelenggaraan Pilkada serentak dan persiapan akhir tahun seperti Natal dan Tahun Baru.

Namun, dua subsektor, yakni Industri Pengolahan Lainnya serta Reparasi dan Pemasangan Mesin, mengalami kontraksi. Penurunan ekspor produk-produk seperti perhiasan, alat olahraga, dan mainan anak menjadi tantangan bagi subsektor pengolahan, sedangkan subsektor reparasi tertekan oleh penurunan permintaan domestik.

Orientasi Pasar Domestik Unggul

Analisis menunjukkan bahwa industri berorientasi pasar domestik mencatat nilai IKI lebih tinggi (53,33) dibandingkan industri berorientasi ekspor (52,39). Subsektor seperti pengolahan tembakau menghadapi tekanan di pasar lokal akibat meningkatnya peredaran rokok ilegal.

Febri mencatat bahwa tingginya permintaan domestik, didukung optimisme masyarakat terhadap pemerintahan baru, menjadi faktor kunci di balik peningkatan IKI. Sebanyak 30,8% pelaku industri melaporkan kondisi usaha yang membaik, sementara 22,2% mencatatkan penurunan. Optimisme terkait prospek enam bulan ke depan juga meningkat sebesar 0,1% dibanding bulan sebelumnya.

Namun, perlambatan pertumbuhan ekonomi dalam negeri tidak terlepas dari ketegangan geopolitik global dan pemilu AS. Situasi ini memengaruhi produksi domestik dan melemahkan nilai Rupiah. Produsen cenderung menahan produksi sambil menunggu kebijakan yang akan diambil Presiden AS terpilih.

Strategi untuk Menjaga Momentum

Febri menekankan pentingnya koordinasi kebijakan antar-kementerian untuk mempertahankan dominasi produk dalam negeri di pasar lokal. Langkah seperti pembatasan produk impor menjadi salah satu strategi melindungi industri nasional. “Kebijakan pro-industri akan meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan mendukung pertumbuhan nilai IKI,” ujarnya.

Dengan kontribusi pasar domestik sebagai tulang punggung industri manufaktur lokal, diperlukan sinergi kebijakan untuk mempertahankan tren positif ini di tengah tantangan global.

Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat untuk Bantu Wisatawan Liburan Akhir Tahun

0

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi langkah koordinasi lintas kementerian yang terus dilakukan untuk mempercepat pergerakan wisatawan dalam negeri menjelang liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Salah satu kebijakan yang diharapkan memberikan dampak positif adalah penyesuaian harga tiket pesawat domestik yang kini semakin terjangkau bagi wisatawan.

Dalam pernyataannya yang disampaikan di Jakarta pada Rabu (27/11/2024), Menpar Widiyanti menegaskan bahwa kebijakan relaksasi ini sangat diperlukan untuk memberikan angin segar bagi sektor pariwisata yang tengah berupaya bangkit pasca-pandemi. “Kami terus bersinergi dengan Menko Perekonomian, Menko Infrastruktur, dan Tim Satgas. Koordinasi yang intensif dilakukan dalam dua pekan terakhir agar harga tiket pesawat, Insya Allah, bisa lebih terjangkau, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Penyesuaian Tarif Tiket untuk Dukung Destinasi Wisata dan Mempermudah Wisatawan

Salah satu tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Indonesia dengan penyesuaian tarif tiket pesawat yang lebih bersahabat. Di bawah kebijakan ini, tiket pesawat domestik diharapkan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya untuk perjalanan menuju destinasi wisata yang ada di seluruh pelosok Indonesia. Para pelaku industri pariwisata juga dapat menawarkan berbagai paket perjalanan dengan harga yang lebih kompetitif, yang akan mendorong wisatawan lokal untuk berlibur di tanah air.

“Kami berharap kebijakan ini bisa membantu meningkatkan minat wisatawan domestik, sekaligus memberikan dampak positif bagi pemulihan industri pariwisata nasional,” tambah Menpar Widiyanti. Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, diharapkan lebih banyak wisatawan yang memilih untuk menjelajahi destinasi wisata Indonesia selama libur panjang akhir tahun.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, juga telah menyampaikan hasil koordinasi lintas kementerian terkait berbagai kebijakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Hasil rapat tersebut diumumkan setelah pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/11/2024).

Penyesuaian harga tiket pesawat domestik ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan sektor pariwisata. Langkah ini diharapkan juga dapat memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional, serta membantu para pelaku usaha untuk menawarkan lebih banyak pilihan perjalanan wisata dengan harga yang lebih terjangkau dan menarik.

Dari Sampah Jadi Rupiah, Ini Peluang Bisnis Ramah Lingkungan yang Menguntungkan!

Sampah sering kali hanya dianggap sebagai barang sisa yang tidak berguna. Padahal, dengan sedikit kreativitas dan usaha, sampah bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan sekaligus membantu mengurangi masalah lingkungan. Bagaimana caranya? Yuk, kita eksplorasi bersama!

  • Mengubah Sampah Plastik Jadi Barang Bernilai

Plastik adalah jenis sampah yang paling sering ditemukan dan sulit terurai secara alami. Alih-alih dibiarkan menumpuk di TPA, plastik bisa diolah menjadi barang-barang bermanfaat seperti furnitur, kerajinan tangan, atau bahan bangunan seperti batu bata plastik.

Produk hasil daur ulang plastik kini semakin diminati. Furnitur dari plastik bekas, misalnya, banyak dicari oleh kafe atau restoran dengan konsep unik. Begitu juga dengan tas atau dompet dari limbah plastik yang sering dilirik oleh pasar ramah lingkungan. Dengan strategi pemasaran yang tepat, bisnis ini bisa mendatangkan keuntungan besar sekaligus membantu menyelamatkan lingkungan.

  • Bisnis Kompos dari Sampah Organik

Selain plastik, sampah organik seperti kulit buah, sisa sayur, atau daun kering juga memiliki potensi bisnis yang besar. Sampah-sampah ini bisa diolah menjadi kompos, yaitu pupuk alami yang sangat dibutuhkan untuk pertanian organik atau hobi berkebun.

Kompos sangat diminati, terutama oleh masyarakat urban yang mulai tertarik dengan konsep urban farming. Apalagi, dengan kemasan yang menarik dan edukasi tentang manfaat produk ini, bisnis kompos bisa menjadi peluang yang menjanjikan.

  • Fesyen dan Dekorasi dari Limbah

Kalau kamu menyukai seni dan kerajinan, cobalah mengolah sampah menjadi barang dekorasi atau produk fesyen. Limbah seperti botol kaca, kaleng, kardus, atau kain perca bisa disulap menjadi lampu hias, tas, atau bahkan pakaian baru.

Industri fesyen ramah lingkungan (upcycle fashion) kini sedang menjadi tren, terutama di kalangan anak muda. Dengan desain yang kreatif dan pesan keberlanjutan yang kuat, produk dari limbah ini bisa dihargai lebih mahal daripada barang massal.

Mengubah sampah menjadi peluang bisnis memang membutuhkan kreativitas dan kerja keras, tetapi hasilnya sangat menjanjikan. Selain menghasilkan keuntungan, kamu juga berkontribusi untuk mengurangi masalah sampah di lingkungan. Jadi, yuk mulai lihat sampah sebagai peluang, bukan sekadar limbah! Siapa tahu, ini bisa menjadi awal perjalananmu sebagai pebisnis sukses.

Nezar Patria: Edukasi Halal, Perangi Judi Online Demi Masa Depan Berkah

0

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengimbau komunitas bisnis untuk berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mencari penghasilan secara halal. Ia menekankan pentingnya literasi masyarakat agar tidak terjerumus pada tawaran “cepat kaya” yang seringkali hanyalah kedok praktik perjudian online.

“Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jakarta memiliki tanggung jawab moral untuk menyebarkan wawasan bahwa ada cara positif dan berkah dalam meraih kekayaan,” ujar Nezar dalam sebuah diskusi bertajuk “Sedekah vs Judi Online: Menakar Dampak, Membangun Kesadaran” yang berlangsung di Makna Senja Coffee, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin (25/11/2024).

Nezar Patria menyoroti fenomena masyarakat yang sering tergiur dengan iming-iming kekayaan instan. Menurutnya, mimpi seperti itu sering menjadi celah bagi penipu dan pengelola judi online untuk mengeksploitasi korban.

“Jangan pernah percaya pada janji kekayaan instan. Semua itu hanyalah ilusi dan sarana untuk menipu,” tegasnya.

Judi Online Memanfaatkan Teknologi untuk Menjerat Korban

Nezar juga mengungkapkan bahwa pengelola judi online sengaja memanfaatkan keserakahan manusia untuk terus bermain, meskipun akhirnya hanya membawa kerugian. Situs-situs ini menggunakan teknologi canggih, seperti big data dan kecerdasan buatan (AI), untuk memanipulasi perilaku pemain.

“Algoritma yang digunakan judi online dirancang untuk menjebak pemain. Mereka menggunakan pendekatan psikologi dengan teknologi modern demi memanfaatkan sifat serakah,” tambahnya.

Selain memblokir akses ke situs perjudian online, pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti OJK, BI, dan unit siber Polri untuk menghentikan aliran dana yang digunakan dalam praktik ini. Namun, Nezar mengakui bahwa pelaku judi online kini semakin cerdas, dengan menggunakan metode pembayaran yang lebih sulit dilacak, seperti mata uang kripto dan pulsa.

“Kami terus mempersempit ruang gerak mereka, termasuk menarget sistem pembayaran dan menggandeng berbagai pihak untuk mengatasinya,” ujarnya.

Bahaya Judi Online Bagi Etos Kerja dan Ekonomi

Di akhir diskusi, Nezar mengingatkan masyarakat untuk melindungi keluarga dan lingkungan dari dampak negatif perjudian online, yang tidak hanya merusak moral tetapi juga menurunkan produktivitas dan etos kerja. Ia menegaskan bahwa perilaku ini dapat berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi bangsa.

“Transformasi digital seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan sebaliknya membuat masyarakat terjebak dalam pola hidup tidak produktif seperti perjudian online,” tutupnya.

Industri Kabel Indonesia Unjuk Gigi di Pameran Internasional Vietnam 2024

0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus aktif memperluas pengenalan produk industri lokal ke panggung internasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memfasilitasi enam industri wire dan kabel Indonesia untuk mengikuti Wire and Cable Show Vietnam 2024 di Hanoi pada 20-22 November 2024. Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses pasar, memperkuat kerja sama internasional, dan menarik investasi baru.

Menurut Rizky Aditya Wijaya, Direktur Industri Logam di Direktorat Jenderal ILMATE Kemenperin, ajang tersebut merupakan peluang penting untuk memamerkan produk-produk kabel berkualitas tinggi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) unggul, sekaligus membuka jalan bagi integrasi ke rantai pasok global.

Dukungan Produsen Lokal

Enam perusahaan kabel terkemuka yang berpartisipasi adalah PT Multi Kencana Niagatama, PT Prima Indah Lestari, PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce, Tbk, PT ZTT Cable Indonesia, PT Maju Bersama Gemilang, dan PT Panca Utama Selaras. Produk yang ditampilkan meliputi kabel elektronik, kabel fiber optik, hingga kabel tegangan tinggi, semuanya dirancang untuk kebutuhan kelistrikan modern.

Menurut Asosiasi Pabrik Kabel Indonesia (Apkabel), industri kabel serat optik di Tanah Air sudah sangat maju, mampu memproduksi berbagai jenis kabel, mulai dari aplikasi dalam gedung hingga kabel bawah laut (submarine cable). Total kapasitas produksi kabel serat optik mencapai 15 juta ScKm, dengan semua proses manufaktur dilakukan di dalam negeri.

Rizky menambahkan, industri kabel merupakan sektor hilir strategis dari tembaga yang harus terus dikembangkan untuk mendukung hilirisasi. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong industrialisasi demi meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

“Produk kabel memegang peran vital dalam infrastruktur, mulai dari bangunan, perumahan, hingga konektivitas internet. Kualitas kabel sangat menentukan keamanan listrik dan kelancaran komunikasi,” jelasnya.

Keikutsertaan Indonesia di ajang ini diwujudkan melalui kolaborasi antara Kemenperin dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi. Dukungan penuh dari KBRI Hanoi memungkinkan terwujudnya Paviliun Indonesia di pameran tersebut.

Harapannya, partisipasi ini dapat memperluas jangkauan pasar produk kabel Indonesia di Asia Tenggara sekaligus meningkatkan ekspor industri logam nasional.

Peluang Investasi dari Vietnam

Salah satu agenda penting di ajang ini adalah business matching dengan pelaku industri kabel Vietnam. Diskusi ini mengungkapkan minat perusahaan Vietnam untuk berinvestasi di Indonesia dengan memanfaatkan skrap tembaga lokal sebagai bahan baku utama. Apabila terealisasi, investasi senilai USD16 juta ini diproyeksikan dapat meningkatkan nilai tambah skrap tembaga Indonesia, yang selama ini banyak diekspor dalam bentuk mentah.

Ketua Umum Asosiasi Pabrik Kabel Listrik Indonesia (APKABEL), Noval Jamalullail, mengapresiasi upaya Kemenperin dalam mendukung keikutsertaan Indonesia di pameran bergengsi ini. “Vietnam memiliki pasar yang besar dan prospek yang menjanjikan. Semoga ajang ini mampu memenuhi target para peserta dan membawa manfaat maksimal,” pungkasnya.

Wire and Cable Show Vietnam 2024 sendiri adalah salah satu pameran industri kabel terbesar di kawasan, menampilkan lebih dari 130 stan dan melibatkan exhibitor dari berbagai negara, seperti Korea, China, dan Malaysia. Selain menjadi ajang pamer produk, acara ini juga berfungsi sebagai platform pengembangan inovasi dan konektivitas rantai pasok global.

Manfaat Unit Usaha Syariah bagi Masyarakat dan Perekonomian Indonesia

Unit Usaha Syariah (UUS) adalah bagian dari lembaga keuangan yang menjalankan operasinya berdasarkan prinsip syariah Islam. Di Indonesia, UUS terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Kehadiran UUS tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga membawa hikmah yang lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat. Berikut adalah ulasan mengenai hikmah dan manfaat UUS di Indonesia.

Hikmah Unit Usaha Syariah

  1. Memperkuat Nilai Spiritual dalam Keuangan
    Salah satu hikmah utama dari keberadaan UUS adalah terciptanya hubungan yang lebih erat antara aktivitas ekonomi dengan nilai-nilai spiritual. Prinsip syariah yang melandasi UUS mendorong individu dan masyarakat untuk bertransaksi dengan cara yang halal dan etis, sehingga mengurangi potensi praktik yang merugikan seperti riba, gharar (ketidakjelasan), dan maysir (spekulasi).
  2. Mendorong Keadilan Ekonomi
    UUS didirikan dengan prinsip keadilan, yang tercermin dalam akad-akad yang digunakan, seperti musyarakah (kerjasama usaha) dan mudharabah (bagi hasil). Hal ini memberikan kesempatan yang adil bagi semua pihak, baik pemodal maupun pelaksana usaha, untuk mendapatkan keuntungan yang proporsional berdasarkan kontribusinya.
  3. Meningkatkan Kesadaran Sosial
    UUS sering kali terlibat dalam kegiatan sosial, seperti penyaluran zakat, infaq, dan sedekah. Hikmah ini dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menguatkan solidaritas sosial di antara anggota masyarakat.
  4. Membentuk Ekosistem Keuangan yang Beretika
    Sistem syariah mengajarkan pentingnya tanggung jawab dan transparansi dalam bertransaksi. Dengan adanya UUS, masyarakat diajak untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk keuangan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip moral.

Manfaat Unit Usaha Syariah

  1. Pilihan Produk Keuangan yang Beragam dan Berbasis Syariah
    UUS menawarkan berbagai produk keuangan, mulai dari tabungan syariah, pembiayaan rumah (KPR syariah), hingga investasi halal. Hal ini memberikan masyarakat alternatif yang sesuai dengan kebutuhan dan keyakinan mereka.
  2. Meningkatkan Inklusi Keuangan
    Kehadiran UUS membantu menjangkau segmen masyarakat yang sebelumnya enggan menggunakan layanan keuangan konvensional karena alasan keyakinan. Dengan demikian, UUS berkontribusi pada peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.
  3. Stabilitas Ekonomi
    Sistem syariah yang diterapkan oleh UUS cenderung lebih tahan terhadap fluktuasi ekonomi global. Tidak adanya praktik riba dan spekulasi berlebihan membuat produk-produk UUS lebih stabil, sehingga mendukung perekonomian yang berkelanjutan.
  4. Mendukung Pembangunan UMKM
    Banyak UUS yang fokus pada pembiayaan usaha kecil dan menengah (UMKM) dengan skema bagi hasil. Ini membantu UMKM berkembang tanpa beban bunga yang tinggi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
  5. Memberikan Dampak Sosial yang Positif
    Selain mendukung kegiatan bisnis, UUS juga sering terlibat dalam program-program sosial yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskin.

Unit Usaha Syariah tidak hanya menjadi pelengkap dalam industri keuangan Indonesia, tetapi juga membawa hikmah dan manfaat yang signifikan. Dengan mengedepankan prinsip syariah, UUS menawarkan sistem keuangan yang lebih adil, transparan, dan beretika. Kehadirannya tidak hanya memberikan solusi finansial bagi masyarakat, tetapi juga membantu membangun perekonomian yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap keuangan syariah, diharapkan UUS terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia. Melalui UUS, keuangan tidak hanya menjadi alat untuk mencapai kemakmuran, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat solidaritas sosial.

Harga Bitcoin Melejit, Siap-Siap Sambut Reli Panjang Hingga 2025

Mata uang digital Bitcoin diprediksi akan terus menunjukkan tren kenaikan hingga tahun 2025. Menurut para analis, nilai Bitcoin berpotensi mencapai angka fantastis, yaitu USD 120 ribu per koin pada tahun 2024. Dukungan dari tokoh-tokoh pro-kripto yang berada di lingkaran Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, disebut menjadi salah satu faktor pendorong utama tren ini.

Analis dari Mobee Indonesia, Hery Hermawan, menyatakan bahwa kemenangan Trump dalam pemilu presiden AS membawa dampak signifikan, baik dalam jangka menengah maupun panjang, terhadap perkembangan aset digital. “Tokoh-tokoh pendukung Trump, seperti Elon Musk, JD Vance, dan Matt Gaetz, memiliki pengaruh besar dalam mendorong Bitcoin sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional maupun global,” ujar Hery dalam wawancaranya pada Senin, 25 November 2024.

Ekspektasi Bitcoin Sebagai Aset Strategis

Menurut Hery, para pendukung Trump tersebut memiliki visi untuk menjadikan Bitcoin dan aset digital lainnya sebagai elemen penting dalam ketahanan ekonomi global. Selain itu, ekspektasi bahwa Bitcoin akan diakui sebagai aset strategis oleh Departemen Keuangan AS semakin dekat untuk menjadi kenyataan.

“Dengan asumsi tersebut, harga Bitcoin diperkirakan akan terus naik hingga mencapai USD 120 ribu hingga USD 150 ribu pada kuartal kedua hingga ketiga tahun 2025,” jelasnya.

Dalam jangka pendek, Hery memproyeksikan bahwa hingga akhir tahun 2024, Bitcoin dapat mencapai harga tertinggi di kisaran USD 100 ribu hingga USD 105 ribu per koin. Saat ini, harga Bitcoin telah mendekati USD 97.742 per koin, atau sekitar Rp 1,55 miliar dengan kurs Rp 15.943 per dolar AS. Namun, ia juga mengingatkan para investor untuk waspada terhadap potensi koreksi harga akibat aksi ambil untung serta dinamika pasar eksternal yang tak terduga.

Tren Investasi Kripto Masih Menarik

Senada dengan Hery, praktisi investasi kripto Desmond Wira menilai Bitcoin berpeluang besar untuk mencapai USD 100 ribu dalam waktu dekat. Setelah itu, menurutnya, pasar kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi di kisaran USD 90 ribu hingga USD 100 ribu. “Pelaku pasar akan menunggu kebijakan Trump lebih lanjut, apakah benar-benar berpihak pada kripto atau tidak,” tambah Desmond.

Desmond juga mengungkapkan bahwa tren investasi aset kripto, baik secara global maupun di Indonesia, masih menunjukkan prospek yang cerah. Namun, ia mengingatkan bahwa kripto tetap merupakan instrumen investasi spekulatif yang memerlukan pertimbangan matang dan pemahaman risiko tinggi.

Ia menjelaskan bahwa selama ini pertumbuhan kripto dipacu oleh kebijakan The Fed yang memberikan likuiditas melimpah ke pasar keuangan. Jika The Fed kembali melonggarkan kebijakan moneternya, Desmond memperkirakan bahwa pasar kripto akan kembali mengalami kenaikan signifikan.

Ekspor Kerajinan UMKM Melesat, Indonesia Unjuk Gigi di Kancah Global

0

Pada Senin (25/11), Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi melepas ekspor produk kerajinan karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Produk tersebut memiliki nilai mencapai USD 127.070 atau sekitar Rp2 miliar. Barang-barang unik ini diekspor melalui PT Out of Asia ke berbagai negara di kawasan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah.

Kerajinan yang dikirim meliputi berbagai produk inovatif seperti keranjang berbahan eceng gondok, perlengkapan makan dari marmer, cermin hias, serta dekorasi rumah lainnya. “Ekspor ini menunjukkan bahwa produk Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional,” ujar Mendag Budi. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong ekspor melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

PT Out of Asia dan Potensi Ekspor Kerajinan

PT Out of Asia, sebagai perusahaan ekspor kerajinan, memainkan peran penting dalam menjembatani perajin lokal dari berbagai daerah di Indonesia dengan pasar internasional. Selama periode Januari hingga Oktober 2024, perusahaan ini berhasil mencatatkan ekspor sebesar USD 8 juta. Mendag Budi berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak pelaku UMKM untuk menargetkan pasar ekspor.

Untuk meningkatkan performa perdagangan nasional, termasuk ekspor, Kementerian Perdagangan telah menyusun tiga program strategis: Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan UMKM Berani Inovasi Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).

Strategi Meningkatkan Daya Saing UMKM

Dalam program pengamanan pasar domestik, Indonesia didorong untuk memanfaatkan potensi lokal agar menjadi pemain utama di negeri sendiri. Sementara itu, program perluasan pasar ekspor difokuskan pada pembukaan peluang di pasar baru melalui berbagai perjanjian dagang.

Untuk mendukung UMKM BISA Ekspor, strategi yang diterapkan mencakup peningkatan kapasitas UMKM berbasis sumber daya lokal dan pendekatan pasar. Mendag Budi menyebutkan, fasilitas seperti Indonesia Design Development Center (IDDC), pelatihan bagi eksportir baru, dan pameran internasional seperti Trade Expo Indonesia menjadi langkah nyata untuk memperluas jangkauan UMKM ke dunia global.

Mendag Budi juga mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi dalam memperkuat ekspor. “Meningkatkan ekspor adalah salah satu langkah nyata menuju Indonesia Maju 2045,” tutupnya.