Senin, Mei 11, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 118

Harga Gas Bumi Bersubsidi Berlanjut, 253 Industri Dapat Kepastian Usaha

0

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi melanjutkan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) dengan mekanisme baru yang diperuntukkan bagi tujuh sektor industri utama. Kebijakan ini mencakup industri pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, serta sarung tangan karet, yang secara keseluruhan melibatkan 253 pengguna industri.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 76.K/MG.01/MEM.M/2025 yang merupakan revisi kedua dari aturan sebelumnya, yaitu Keputusan Menteri ESDM Nomor 91.K/MG.01/MEM.M/2023. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menandatangani aturan ini pada Rabu (26/2) sebagai bentuk implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dua Skema Harga Gas Bumi

Dalam aturan terbaru ini, pemerintah menetapkan perbedaan harga berdasarkan pemanfaatannya. Gas bumi yang digunakan sebagai bahan bakar dipatok seharga US$7 per MMBTU, sementara yang dimanfaatkan sebagai bahan baku diberlakukan tarif US$6,5 per MMBTU.

Kebijakan ini disambut baik oleh kalangan industri. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Saleh Husin, menyatakan bahwa keputusan tersebut memberikan kepastian usaha serta meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah dalam menetapkan kebijakan HGBT ini. Keputusan ini tidak hanya memberikan kepastian bagi industri dalam negeri, tetapi juga memperkuat daya saing nasional,” ujar Saleh.

Menurutnya, sektor industri yang sangat bergantung pada gas bumi akan mendapatkan manfaat besar dari kebijakan ini, baik dalam menekan biaya produksi maupun meningkatkan efisiensi.

Dampak pada Industri dan Harapan Perluasan Kebijakan

Lebih lanjut, Saleh menekankan bahwa kebijakan ini sejalan dengan upaya transisi energi menuju penggunaan sumber daya yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, langkah ini juga dinilai krusial dalam menjaga daya saing produk dalam negeri di tengah ketatnya persaingan global, khususnya dengan negara-negara ASEAN yang menjadi kompetitor utama Indonesia.

Namun, Saleh juga berharap pemerintah dapat memperluas penerapan HGBT ke sektor industri lain yang masih menghadapi beban biaya energi tinggi. Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengendalian impor barang jadi melalui mekanisme Neraca Komoditas dan Trade Remedies untuk melindungi industri dalam negeri dari banjirnya produk impor murah.

“Kami mendukung penuh visi Presiden Prabowo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Untuk mewujudkan target tersebut, industri manufaktur nasional perlu berkembang dengan pesat dan berkontribusi lebih dari 29% terhadap PDB, bukan hanya di angka 19% seperti saat ini. Oleh karena itu, kami berharap cakupan penerima manfaat HGBT bisa diperluas agar industri nasional semakin kompetitif,” pungkasnya.

Dengan perpanjangan kebijakan ini, pemerintah berharap sektor industri dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian nasional, sekaligus menciptakan ekosistem industri yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Harga Tiket Pesawat Turun Saat Mudik Lebaran, Apa Benar?

0

Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2025, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, langkah-langkah ini mencakup penguatan infrastruktur, optimalisasi layanan transportasi, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L) untuk mengatasi potensi kepadatan lalu lintas di berbagai titik krusial.

Musim mudik Lebaran selalu menjadi periode dengan lonjakan mobilitas tertinggi dibandingkan dengan perayaan lainnya, seperti Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, berbagai kebijakan telah disusun untuk mendukung kelancaran arus mudik, termasuk penyediaan posko terpadu guna meningkatkan koordinasi antara instansi terkait.

Selain itu, pemerintah juga menghadirkan berbagai insentif bagi masyarakat, seperti pemberian diskon tarif tol di sejumlah ruas jalan serta program mudik gratis yang mencakup moda transportasi darat, laut, dan kereta api bagi 100.000 pemudik. Kementerian Pariwisata turut berkontribusi dalam memastikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dengan meningkatkan layanan sektor pariwisata di berbagai destinasi selama masa libur Lebaran.

Diskon Tiket Pesawat untuk Dukung Mobilitas Masyarakat

Sebagai upaya mendukung mobilitas dan mengurangi beban ekonomi masyarakat, pemerintah mengumumkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 13–14% untuk kelas ekonomi selama periode mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini berlaku secara nasional mulai 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan tiket yang dapat dibeli sejak 1 Maret 2025. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik atau berwisata dengan biaya yang lebih terjangkau.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri menyambut baik kebijakan ini dan menegaskan bahwa langkah tersebut akan berkontribusi terhadap peningkatan pergerakan wisatawan nusantara selama musim libur Lebaran.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Penyesuaian harga tiket pesawat ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk melakukan perjalanan mudik serta berwisata ke berbagai destinasi dalam negeri,” ujar Widiyanti.

Kampanye #MudikYuk dan #LebarandiJakartaAja untuk Dorong Wisata Domestik

Sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan dalam negeri, Kementerian Pariwisata meluncurkan kampanye #MudikYuk dan #LebarandiJakartaAja. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menjelajahi berbagai destinasi wisata, baik di kampung halaman maupun di ibu kota bagi mereka yang tidak mudik.

Kampanye #MudikYuk difokuskan pada eksplorasi destinasi wisata di berbagai daerah, memanfaatkan momentum mudik sebagai kesempatan untuk berlibur. Sementara itu, #LebarandiJakartaAja dirancang untuk menarik minat masyarakat yang tetap berada di Jakarta agar memanfaatkan libur Lebaran dengan mengeksplorasi berbagai atraksi wisata di ibu kota.

Melalui strategi ini, pemerintah menargetkan 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2025, sekaligus mendukung program #DiIndonesiaAja dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). Selain promosi wisata, program ini juga berkolaborasi dengan berbagai mitra industri pariwisata guna menghadirkan paket perjalanan menarik selama musim liburan.

Kunci Keberhasilan ‘Entrepreneur Wanita’ di Dunia Bisnis yang Penuh Tantangan

Dunia bisnis sering kali dianggap sebagai arena yang lebih ramah bagi kaum pria. Banyak industri masih didominasi oleh laki-laki, baik dalam posisi kepemimpinan maupun pengaruhnya di pasar. Namun, semakin banyak wanita yang membuktikan bahwa mereka juga mampu bersaing dan sukses dalam dunia bisnis. Meskipun tantangannya besar, dengan strategi yang tepat, entrepreneur wanita bisa berkembang dan bahkan mengubah wajah industri yang selama ini dikuasai pria.

1. Percaya Diri dengan Kemampuan Diri Sendiri

Tantangan terbesar yang sering dihadapi wanita dalam bisnis adalah kurangnya kepercayaan diri akibat stereotip yang mengakar di masyarakat. Jangan biarkan anggapan bahwa “bisnis lebih cocok untuk pria” menghambat langkahmu. Percayalah pada kemampuanmu, tingkatkan keahlian, dan terus belajar agar bisa bersaing dengan siapa pun.

2. Bangun Jaringan yang Kuat

Networking adalah salah satu kunci keberhasilan dalam dunia bisnis. Bergabunglah dengan komunitas bisnis, hadiri seminar atau forum entrepreneur, dan jalin hubungan dengan mentor atau sesama pengusaha. Dengan jaringan yang kuat, kamu akan mendapatkan dukungan, peluang bisnis baru, serta wawasan yang lebih luas untuk mengembangkan usahamu.

3. Kelola Waktu dengan Efektif

Banyak entrepreneur wanita juga berperan sebagai ibu atau memiliki tanggung jawab rumah tangga. Oleh karena itu, kemampuan mengatur waktu sangat penting agar bisnis tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Gunakan teknologi dan delegasikan tugas yang bisa dikerjakan oleh orang lain agar lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam bisnismu.

4. Hadapi Tantangan dengan Mental Tangguh

Saat berkarier di industri yang didominasi pria, kamu mungkin akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari diskriminasi, diremehkan, hingga sulit mendapatkan kesempatan yang sama. Kunci utamanya adalah memiliki mental yang kuat dan tidak mudah menyerah. Jika ada hambatan, cari solusi dan tetap maju dengan penuh keyakinan.

5. Jadilah Role Model bagi Wanita Lain

Sebagai entrepreneur wanita, kamu bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Bagikan pengalaman dan pelajaran yang kamu dapatkan selama berbisnis, serta dukung sesama wanita untuk berani memulai usaha mereka sendiri. Dengan semakin banyak wanita sukses di dunia bisnis, maka industri yang sebelumnya didominasi pria akan semakin inklusif.

Menjadi entrepreneur wanita di industri yang didominasi pria bukanlah hal yang mustahil. Dengan percaya diri, membangun jaringan, mengelola waktu dengan baik, memiliki mental tangguh, serta memanfaatkan teknologi, kamu bisa meraih kesuksesan dalam bisnismu.

Hasil Uji Lemigas, BBM di SPBU Memenuhi Standar

0

Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) mengonfirmasi bahwa seluruh sampel bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin yang melewati uji dari berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah.

Hasil ini diperoleh melalui serangkaian pengujian laboratorium setelah Lemigas mengambil sampel dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Plumpang serta sejumlah SPBU di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan. Sampel uji juga termasuk yang diperoleh saat kunjungan Komisi XII DPR RI ke salah satu SPBU di kawasan Cibubur, Depok.

Pengujian Laboratorium Lemigas

Kepala Balai Besar Pengujian Migas/Lemigas, Mustafid Gunawan, menyatakan bahwa seluruh sampel BBM yang diperiksa berada dalam batasan mutu yang dipersyaratkan. “Uji laboratorium menunjukkan bahwa seluruh parameter kualitas BBM yang diuji masih dalam spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/3/2025).

Lebih lanjut, Mustafid menjelaskan bahwa pengujian kualitas bahan bakar ini dilakukan melalui metode ASTM D4057, yang merupakan standar dalam pengambilan sampel bahan bakar minyak. Pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter utama, termasuk angka oktan atau Research Octane Number (RON), massa jenis, kandungan sulfur, tekanan uap, dan distilasi.

“Hasil pengujian menunjukkan nilai RON pada setiap sampel tetap stabil dan tidak menyimpang dari standar yang berlaku,” tambahnya.

Pentingnya Angka Oktan dalam Kualitas BBM

RON merupakan indikator utama dalam menilai kualitas bahan bakar, khususnya terkait ketahanan terhadap knocking pada mesin. Semakin tinggi angka oktan, semakin baik kemampuan bahan bakar dalam mencegah knocking saat proses pembakaran. Lemigas menggunakan mesin CFR F-1 dengan metode ASTM D2699 untuk menguji parameter ini.

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi memastikan pengawasan mutu BBM akan terus dilakukan secara berkala guna menjamin konsistensi kualitas bahan bakar yang digunakan oleh masyarakat.

“Kami memahami pentingnya transparansi dalam pengawasan BBM. Oleh karena itu, hasil pengujian ini kami sampaikan agar masyarakat yakin bahwa bahan bakar yang mereka gunakan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Mustafid.

Sebagai tambahan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah melakukan pengambilan sampel BBM pada 27 Februari 2025. Sebanyak 75 sampel bensin dengan berbagai angka oktan—termasuk RON 90, RON 92, RON 95, dan RON 98—dikumpulkan dari TBBM Pertamina Plumpang serta 33 SPBU di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.

Pasar Otomotif Mulai Pulih, Pabrik Baru Daihatsu Diresmikan di Karawang

0

Pasar otomotif Indonesia sepanjang tahun 2024 menghadapi tantangan besar dengan total produksi kendaraan mencapai 1,19 juta unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 472 ribu unit diekspor dalam bentuk Completely Built Up (CBU), sementara penjualan di pasar domestik tercatat sebanyak 865 ribu unit. Angka ini menunjukkan penurunan 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk melemahnya daya beli masyarakat serta tekanan ekonomi global.

Namun, optimisme terhadap kebangkitan sektor ini masih tinggi, seiring dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan para pelaku industri dan dukungan penuh dari pemerintah. Kementerian Perindustrian meyakini bahwa inovasi dan investasi baru akan membantu industri otomotif kembali mencatat pertumbuhan positif di tahun 2025.

Investasi Rp2,9 Triliun untuk Perluasan Pabrik Daihatsu

Salah satu upaya konkret dalam mendukung pemulihan sektor otomotif adalah perluasan pabrik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan nilai investasi sebesar Rp2,9 triliun. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi langkah ini dalam peresmian pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP2) di Kawasan Industri Suryacipta pada Kamis (27/2).

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan apresiasi kepada PT ADM atas ekspansi ini, yang merupakan bukti nyata kepercayaan investor terhadap prospek industri otomotif Indonesia,” ujar Agus.

Ia juga menyoroti peran Daihatsu Motor Co., Ltd. yang menjadikan PT ADM sebagai basis produksi utama mereka di luar Jepang. “Investasi ini semakin mengukuhkan Indonesia sebagai salah satu hub utama industri otomotif global,” tambahnya.

Perluasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat rantai pasok industri dalam negeri. Pemerintah mendorong PT ADM untuk terus meningkatkan penggunaan komponen lokal atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dengan melibatkan lebih banyak Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam ekosistem produksi mereka.

Dorongan untuk Kendaraan Ramah Lingkungan

Sejalan dengan kebijakan transisi hijau yang dicanangkan pemerintah, PT ADM juga diharapkan terus mengembangkan teknologi otomotif yang lebih ramah lingkungan. Kemenperin menegaskan bahwa pemerintah mendukung berbagai jenis teknologi kendaraan yang sesuai dengan preferensi pasar, selama tetap berkomitmen pada prinsip keberlanjutan.

“Tren industri otomotif global mengarah pada kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar pelaku industri dapat berinovasi dan memenuhi standar lingkungan yang lebih ketat,” kata Menperin.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai 281 juta jiwa pada 2024 dan rasio kepemilikan mobil yang masih rendah—hanya sekitar 99 unit per 1.000 orang—potensi pasar otomotif Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah mendorong pelaku industri untuk menyesuaikan harga dan mempertimbangkan margin keuntungan agar kendaraan lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Strategi Pemerintah untuk Rebound Industri Otomotif

Untuk memastikan industri otomotif tetap tumbuh dan kembali pulih, pemerintah telah menerbitkan berbagai kebijakan guna menjaga daya beli masyarakat, menarik lebih banyak investasi, serta mempercepat transisi ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Diharapkan, dengan kombinasi strategi dari pemerintah dan pelaku industri, sektor otomotif nasional dapat kembali mencatat pertumbuhan yang positif.

Sementara itu, President Director PT Astra Daihatsu Motor Yasushi Kyoda menyampaikan bahwa pabrik baru KAP2 akan berfokus pada produksi kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) seperti Daihatsu Ayla dan Toyota Agya. “Pabrik ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga mendukung peningkatan ekspor kendaraan buatan Indonesia ke berbagai negara. Desainnya juga sudah disiapkan untuk memproduksi kendaraan masa depan yang lebih inovatif,” jelas Kyoda.

Teknik Closing yang Sering Diabaikan Sales, tapi Terbukti Meningkatkan Omzet!

Dalam dunia sales, teknik closing adalah senjata utama untuk mengubah prospek menjadi pelanggan. Namun, banyak sales hanya mengandalkan metode yang sudah umum seperti menawarkan diskon atau sekadar bertanya, “Jadi, mau beli sekarang?” Padahal, ada beberapa teknik closing yang jarang diketahui tapi terbukti sangat efektif. Mau tahu apa saja? Simak pembahasan dari Berempat.com berikut ini.

1. Teknik “Assumptive Close”

Teknik ini bekerja dengan cara membuat calon pelanggan merasa sudah mengambil keputusan untuk membeli, bahkan sebelum mereka benar-benar mengatakannya. Caranya? Dengan menggunakan pertanyaan yang berasumsi bahwa mereka sudah siap membeli. Contoh:

  • “Untuk pembayaran, lebih nyaman pakai transfer atau kartu kredit?”
  • “Kami bisa kirim produknya hari ini atau besok, mana yang lebih cocok untuk Anda?”

Dengan memberikan pilihan, calon pelanggan akan lebih cenderung memilih salah satu daripada mengatakan tidak.

2. Teknik “Now or Never”

Pernah dengar tentang urgensi dalam penjualan? Teknik ini memanfaatkan psikologi ketakutan akan kehilangan kesempatan (fear of missing out/FOMO). Misalnya:

  • “Penawaran ini hanya berlaku sampai malam ini. Kalau deal sekarang, Anda dapat bonus eksklusif!”
  • “Stok tinggal 3 lagi dan permintaannya tinggi, sebaiknya Anda segera mengamankan produk ini.”

Orang cenderung lebih cepat mengambil keputusan jika merasa kesempatan bisa hilang kapan saja.

3. Teknik “Soft Close”

Jika calon pelanggan masih ragu, jangan langsung mendorong mereka untuk membeli. Coba ajak mereka membayangkan manfaat dari produk atau layanan yang ditawarkan. Contoh:

  • “Bayangkan jika Anda memiliki produk ini, betapa mudahnya aktivitas harian Anda.”
  • “Kalau Anda pakai layanan ini, Anda bisa menghemat waktu hingga 50%. Gimana menurut Anda?”

Teknik ini membuat pelanggan merasa lebih nyaman karena tidak ditekan untuk langsung membeli.

4. Teknik “Reverse Psychology Close”

Terkadang, cara terbaik untuk meyakinkan seseorang adalah dengan memberikan kebebasan memilih. Contoh:

  • “Saya nggak mau buru-buru Anda ambil keputusan, tapi kalau Anda menunda, harga bisa naik minggu depan.”
  • “Produk ini memang cocok untuk mereka yang serius ingin meningkatkan performa bisnis. Menurut Anda, apakah Anda salah satunya?”

Dengan pendekatan ini, calon pelanggan merasa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan tanpa merasa dipaksa.

5. Teknik “Summary Close”

Sebelum calon pelanggan mengambil keputusan, bantu mereka melihat kembali manfaat dari produk atau layanan. Contoh:

  • “Jadi, dengan paket ini, Anda dapat fitur A, B, dan C, plus layanan premium selama setahun. Apa ini sesuai dengan kebutuhan Anda?”
  • “Produk ini akan membantu Anda menghemat pengeluaran bulanan, meningkatkan efisiensi, dan lebih mudah digunakan. Sepertinya ini pas buat Anda, ya?”

Menyimpulkan manfaat akan memperjelas keputusan bagi calon pelanggan.

6. Teknik “Testimonial Close”

Calon pelanggan sering ragu karena mereka butuh bukti sosial. Maka, gunakan cerita dari pelanggan lain sebagai penguat keputusan. Contoh:

  • “Banyak klien kami yang awalnya ragu, tapi setelah mencoba, mereka sangat puas. Salah satu pelanggan bahkan meningkatkan penjualannya 2x lipat setelah menggunakan produk ini.”
  • “Kemarin ada pelanggan yang punya masalah sama seperti Anda, dan setelah pakai produk ini, mereka sangat terbantu. Saya rasa ini juga bisa jadi solusi buat Anda.”

Testimoni memberikan keyakinan lebih karena calon pelanggan merasa mereka tidak sendirian.

7. Teknik “Puppy Dog Close”

Ini teknik yang sering digunakan di industri otomotif atau gadget, tapi bisa diterapkan dalam berbagai bisnis. Prinsipnya adalah: biarkan calon pelanggan mencoba produk sebelum mereka benar-benar membeli. Contoh:

  • “Coba pakai layanan ini gratis selama 7 hari, kalau cocok baru lanjut.”
  • “Boleh bawa pulang produk ini untuk dicoba dulu. Kalau nggak suka, bisa dikembalikan tanpa biaya.”

Saat seseorang sudah terbiasa menggunakan suatu produk, kemungkinan mereka membelinya jauh lebih besar.

Menjual bukan hanya soal menawarkan produk, tapi juga tentang memahami psikologi pelanggan. Dengan menerapkan teknik closing yang lebih cerdas, bukan hanya sekadar “mau beli atau tidak?”, peluang untuk meningkatkan penjualan jadi lebih besar. Coba beberapa teknik di atas dalam strategi penjualanmu dan lihat perbedaannya!

Jelang Ramadan, Lonjakan Penumpang Kereta Api Meningkat Tajam

0

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan jumlah penumpang yang akan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. Dalam periode 28 Februari hingga 2 Maret 2025, sebanyak 246.127 pelanggan tercatat melakukan perjalanan dengan kereta api. Jumlah tersebut terdiri dari 125.008 penumpang pada 28 Februari, 69.719 penumpang pada 1 Maret, dan 51.400 penumpang pada 2 Maret. Angka ini masih berpotensi meningkat seiring dengan masih berlangsungnya penjualan tiket.

Vice President Public Relations Kereta Api Indonesia, Anne Purba, menyatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang menjelang Ramadan sudah menjadi tren tahunan. Banyak masyarakat yang ingin menjalani puasa pertama bersama keluarga di kampung halaman, sehingga permintaan tiket kereta api meningkat signifikan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dengan memastikan kesiapan operasional, meningkatkan fasilitas, serta menghadirkan berbagai inovasi demi kenyamanan perjalanan,” ujar Anne.

Optimalisasi Layanan untuk Kenyamanan Pelanggan

Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat, KAI telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari penambahan jadwal perjalanan hingga peningkatan layanan digital. Selain itu, perseroan juga mengimplementasikan berbagai inisiatif ramah lingkungan sebagai bagian dari program keberlanjutan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperluas ketersediaan water station di sejumlah stasiun. Saat ini, sebanyak 28 stasiun telah menyediakan fasilitas isi ulang air minum gratis, yang bertujuan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dan mendukung gaya hidup lebih ramah lingkungan.

Di sisi lain, kenyamanan penumpang juga menjadi prioritas utama. KAI terus mengembangkan fasilitas di dalam kereta, termasuk menghadirkan layanan hiburan melalui Entertainment on Board (EOB) bagi penumpang kelas Luxury dan Compartment Suites. Fitur ini memungkinkan pelanggan menikmati berbagai konten hiburan selama perjalanan.

Peningkatan Teknologi dan Pelayanan Selama Ramadan

Selain inovasi layanan, KAI juga mempercepat proses boarding dengan menerapkan Face Recognition Boarding Gate di 21 stasiun utama. Teknologi ini memungkinkan pelanggan melakukan boarding lebih praktis tanpa harus menunjukkan tiket fisik dan kartu identitas.

Memasuki bulan suci, KAI juga akan membagikan takjil gratis bagi pelanggan yang berbuka puasa di stasiun. Sebanyak 34.400 paket takjil telah disiapkan dan akan dibagikan di 21 stasiun utama guna memberikan kenyamanan ekstra bagi pelanggan yang menjalankan ibadah puasa.

Sebagai bagian dari kampanye peduli lingkungan, KAI menghadirkan fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI. Dengan fitur ini, pelanggan dapat mengetahui jumlah emisi karbon yang berhasil mereka hemat dengan memilih perjalanan menggunakan kereta api dibandingkan moda transportasi lain.

Bagi pelanggan yang berencana bepergian selama periode Ramadan, KAI mengimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Tiket dapat dipesan hingga 45 hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta berbagai mitra resmi lainnya.

“Kami terus mengajak pelanggan untuk memanfaatkan layanan digital yang telah kami sediakan, mulai dari pemesanan tiket online hingga check-in menggunakan teknologi face recognition. Dengan berbagai inovasi ini, kami berharap perjalanan pelanggan menjadi lebih praktis, efisien, dan nyaman,” tambah Anne.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, KAI juga menghadirkan program Merchandise for Kids. Dalam program ini, anak-anak yang bepergian dengan kereta api akan mendapatkan tumbler dan meal box sebagai suvenir. Selain memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi anak-anak, program ini juga menjadi bagian dari upaya KAI dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Dengan berbagai inovasi layanan dan komitmen terhadap keberlanjutan, kami optimistis dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan selama periode Ramadan ini,” tutup Anne.

Operasi Pasar Murah Diperluas, Stok Pangan Aman Jelang Ramadan

0

Pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan pangan pokok dengan harga yang stabil menjelang Ramadan, sembari menjaga keseimbangan harga di tingkat petani dan peternak. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Pasar Pangan Murah (OP Pangan Murah), yang menitikberatkan pada penyerapan hasil produksi dalam negeri.

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi menegaskan komitmen ini saat meninjau OP Pangan Murah bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di Kantor Pos Indonesia Bogor dan Cibinong, Jawa Barat, pada Kamis (27/2/2025). Menurutnya, keberadaan gerai pangan murah ini berperan penting dalam menstabilkan harga di hilir sekaligus menyerap hasil pertanian dari hulu.

Harga pangan pokok di tingkat konsumen harus tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Oleh karena itu, pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta, untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap pangan murah. Silakan masyarakat datang ke lokasi operasi pasar seperti di Kantor Pos ini,” ujar Arief.

Ia menambahkan, skema operasi pasar yang melibatkan PT Pos Indonesia ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam menyediakan pangan murah bagi masyarakat. Namun, Arief juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga di tingkat petani. “Seperti yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo, harga gabah tidak boleh anjlok. Idealnya, harga gabah harus berada di kisaran Rp6.500 per kilogram. Saat ini, hanya beberapa daerah yang masih mencatat harga di bawah angka tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan NFA per 26 Februari, rata-rata harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani secara nasional mencapai Rp6.825 per kilogram. Meski demikian, masih terdapat lima provinsi—yakni Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat—yang harga GKP-nya belum mencapai standar yang ditetapkan.

Operasi Pasar Diperluas, Stok Pangan Digenjot

Arief menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga kesejahteraan petani. “Beberapa provinsi seperti Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah masih memiliki harga gabah di bawah Rp6.500. Ini menjadi perhatian utama kami. Sejak dua tahun terakhir, harga gabah di tingkat petani sudah mengalami kenaikan signifikan hingga tiga sampai empat kali lipat,” jelasnya.

Hingga saat ini, OP Pangan Murah yang didukung jaringan PT Pos Indonesia telah dilaksanakan di 265 titik. Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas NFA bersama pemerintah daerah juga terus diperluas. Per 21 Februari, GPM telah digelar sebanyak 717 kali di 13 provinsi dan 88 kabupaten/kota, dengan 166 kali pelaksanaan pada Januari dan 551 kali di Februari.

“Operasi pasar seperti ini sangat dinantikan oleh petani dan peternak karena memastikan hasil produksi mereka terserap. Nantinya, BUMN di sektor pangan bersama PT Pos akan berperan sebagai penyangga utama dalam menyerap produksi pangan domestik,” kata Arief.

Ia menekankan bahwa keseimbangan harga harus dijaga di semua lini. “Harga di petani harus menguntungkan, begitu juga di hilir. Semua pihak, baik pasar modern maupun pasar tradisional, harus berperan aktif dalam menjaga stabilitas pangan. Kami pastikan stok pangan pokok strategis tetap aman menjelang Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

Pedagang Diingatkan Tidak Naikkan Harga Secara Spekulatif

Senada dengan Arief, Wamentan Sudaryono menekankan bahwa kunci utama stabilisasi harga pangan adalah memastikan pasokan yang melimpah di pasar. Ia juga memperingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara spekulatif dengan alasan momentum Ramadan dan Idulfitri.

“Strateginya sederhana: banjiri pasar dengan stok pangan. Baik di pasar tradisional maupun modern, jika suplai berlimpah, harga akan terkendali. Pemerintah saat ini memanfaatkan 4.800 cabang Pos Indonesia untuk mendistribusikan pangan dengan cepat dan merata. Hingga hari ini, operasi pasar telah berlangsung di 265 titik, dan jumlahnya akan terus bertambah,” jelas Sudaryono.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak mengambil keuntungan berlebih di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat. “Presiden telah menegaskan bahwa harga pangan harus stabil selama Ramadan dan Lebaran. Jangan ada pedagang yang memanfaatkan momen ini untuk menaikkan harga di atas HET. Jangan sampai ada yang ‘menari di atas penderitaan rakyat’. Tidak ada lagi spekulasi harga karena faktor musiman,” tegasnya.

Strategi Menjalin Hubungan dengan Klien agar Bisnis Makin Cuan!

Dalam dunia bisnis, mendapatkan pelanggan baru itu penting, tapi menjaga pelanggan lama jauh lebih berharga. Kenapa? Karena pelanggan setia cenderung melakukan repeat order dan bahkan bisa merekomendasikan bisnismu ke orang lain. Tapi bagaimana caranya membangun hubungan yang kuat dengan klien agar mereka terus kembali? Yuk, simak caranya!

1. Berikan Pelayanan yang Lebih dari Ekspektasi

Klien yang puas tidak hanya akan kembali, tetapi juga bisa menjadi pendukung bisnismu. Pastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari respons yang cepat, solusi yang tepat, hingga pengalaman yang menyenangkan saat berinteraksi dengan bisnismu. Jika bisa memberikan sesuatu yang lebih dari harapan mereka, klien akan merasa dihargai dan lebih loyal.

2. Bangun Komunikasi yang Baik

Jangan hanya menghubungi klien ketika mereka butuh sesuatu atau saat kamu ingin menawarkan produk. Bangun komunikasi yang lebih personal, seperti mengirim ucapan selamat ulang tahun, menanyakan kabar, atau memberikan informasi yang relevan dengan kebutuhan mereka. Ini akan membuat mereka merasa diperhatikan dan bukan sekadar pelanggan biasa.

3. Kenali Kebutuhan dan Preferensi Klien

Setiap klien punya kebutuhan yang berbeda. Semakin baik kamu mengenali mereka, semakin mudah untuk menawarkan produk atau layanan yang sesuai. Jika kamu menjual produk fashion, misalnya, kamu bisa menyimpan data preferensi pelanggan agar bisa merekomendasikan produk yang paling cocok untuk mereka di masa depan.

4. Jaga Konsistensi Kualitas Produk dan Layanan

Tidak peduli seberapa baik hubungan yang sudah kamu bangun, jika kualitas produk atau layananmu menurun, klien akan pergi. Pastikan bisnismu tetap menjaga standar kualitas yang sama atau bahkan meningkat seiring waktu. Ini menunjukkan bahwa kamu memang serius dalam memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

5. Berikan Program Loyalitas atau Reward

Siapa yang tidak suka bonus atau hadiah? Program loyalitas seperti diskon khusus untuk pelanggan setia, cashback, atau poin reward bisa menjadi insentif bagi klien untuk tetap berbelanja di tempatmu. Ini bukan hanya tentang keuntungan materi, tetapi juga tentang membuat mereka merasa dihargai sebagai pelanggan setia.

6. Tanggapi Keluhan dengan Cepat dan Solutif

Tidak ada bisnis yang sempurna, pasti ada saja kendala atau keluhan dari klien. Yang membedakan bisnis sukses dan yang tidak adalah bagaimana cara menanganinya. Pastikan kamu selalu responsif terhadap keluhan dan berikan solusi terbaik. Jika klien merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik meskipun ada masalah, mereka akan lebih percaya dan tetap setia.

7. Gunakan Media Sosial untuk Tetap Terhubung

Media sosial bukan hanya tempat untuk promosi, tapi juga sarana membangun hubungan dengan klien. Buat konten yang interaktif, ajak mereka untuk berpartisipasi, dan selalu responsif terhadap komentar atau pesan yang mereka kirim. Semakin mereka merasa dekat dengan bisnismu, semakin besar kemungkinan mereka untuk terus melakukan repeat order.

8. Berikan Edukasi dan Nilai Tambah

Klien akan lebih percaya pada bisnismu jika kamu bisa memberikan edukasi yang bermanfaat. Misalnya, jika kamu menjual produk skincare, berikan tips tentang cara merawat kulit yang benar. Jika kamu bergerak di bidang jasa keuangan, bagikan informasi tentang pengelolaan keuangan yang baik. Dengan begitu, mereka tidak hanya melihatmu sebagai penjual, tetapi juga sebagai sumber informasi yang terpercaya.

9. Tunjukkan Apresiasi kepada Klien

Kadang, ucapan terima kasih yang sederhana bisa membuat klien merasa dihargai. Kirim pesan atau email personal untuk mengucapkan terima kasih setelah mereka membeli produk atau menggunakan layananmu. Jika memungkinkan, berikan hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi. Hal-hal sederhana seperti ini bisa membuat mereka semakin loyal.

10. Jadilah Bisnis yang Jujur dan Transparan

Kepercayaan adalah kunci dalam membangun hubungan jangka panjang. Jangan pernah menjanjikan sesuatu yang tidak bisa kamu tepati, karena sekali kepercayaan hilang, sulit untuk mendapatkannya kembali. Selalu bersikap jujur dan transparan dalam setiap transaksi, termasuk dalam hal harga, kualitas produk, dan kebijakan layanan.

Membangun hubungan jangka panjang dengan klien bukan hanya tentang menjual produk atau layanan, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan membangun kepercayaan. Dengan memberikan pelayanan terbaik, menjaga komunikasi, serta menunjukkan apresiasi kepada pelanggan, bisnismu bisa memiliki pelanggan setia yang terus kembali dan bahkan merekomendasikan bisnismu kepada orang lain.

Skandal Blending BBM Yang Rugikan Rugikan Negara Rp 193,7 Triliun!

0

Praktik pencampuran bahan bakar minyak (BBM) atau blending menjadi sorotan seiring dengan terungkapnya dugaan kasus korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina beserta Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode 2018-2023. Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kasus ini pada Senin (24/2/2025) dan menaksir kerugian negara mencapai Rp 193,7 triliun.

Menurut Kejaksaan Agung, modus korupsi dalam kasus ini melibatkan pengadaan bahan bakar RON 92 (Pertamax), di mana yang sebenarnya dibeli adalah RON 90 (Pertalite), yang kualitasnya lebih rendah. Selanjutnya, BBM ini dicampur di depo agar tampak seperti RON 92. Praktik ini jelas melanggar aturan yang berlaku.

Modus Operasi: Penurunan Produksi dan Impor Mahal

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa para tersangka dalam kasus ini sengaja menekan produksi minyak dari kilang dalam negeri dan bahkan menolak minyak mentah yang diproduksi KKKS.

Sebagai gantinya, PT Kilang Pertamina Internasional diperintahkan untuk mengimpor minyak mentah, sementara PT Pertamina Patra Niaga mengimpor produk kilang. Keputusan ini menyebabkan harga pembelian menjadi jauh lebih mahal dibandingkan dengan produksi dalam negeri.

Dalam pengadaan produk kilang yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga, tersangka Riva Siahaan (RS), selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, disebut-sebut membayar harga untuk BBM jenis RON 92. Namun, kenyataannya yang dibeli adalah RON 90 atau bahkan lebih rendah.

Apa Itu Blending BBM?

Mengutip dokumen resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), blending BBM merupakan proses pencampuran beberapa jenis bahan bakar dengan karakteristik yang berbeda guna mendapatkan produk dengan mutu yang sesuai standar pasar.

Dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul Analisis Quality Control Koreksi Blending BBM Jenis Premium dan Pertalite, blending BBM dilakukan dengan mencampurkan light naphta ke dalam produk jadi untuk menyesuaikan nilai oktan BBM dengan spesifikasi yang dibutuhkan kendaraan.

Sebagai contoh, saat awal produksi, jenis Premium memiliki nilai oktan sebesar 88,8 yang kemudian disesuaikan menjadi 88,0 agar dapat digunakan oleh mesin kendaraan. Begitu pula dengan Pertalite, yang saat awal produksi memiliki nilai oktan 90,4 dan perlu dikoreksi agar sesuai dengan standar RON 90.

Jika nilai oktan BBM terlalu tinggi, maka mesin kendaraan bisa mengalami kesulitan dalam proses pembakaran. Sebaliknya, jika terlalu rendah, BBM menjadi lebih mudah terbakar sehingga berpotensi berbahaya. Oleh karena itu, blending dilakukan untuk mencapai keseimbangan nilai oktan yang tepat.

Namun, dalam kasus dugaan korupsi ini, blending BBM diduga digunakan sebagai modus untuk menurunkan kualitas bahan bakar tanpa sepengetahuan konsumen, sementara harga yang dikenakan tetap mengacu pada spesifikasi yang lebih tinggi. Hal ini berpotensi merugikan masyarakat serta mencederai prinsip transparansi dalam industri migas nasional.