Laba Usaha Jasa Agensi Model hingga 70 %

0
204
TMA Model (dok topmodelagency.co.id)

 

Popularitas dan materi yang cepat diraih dalam industri entertainment sudah pasti sangat menarik perhatian masyarakat. Namun untuk bergelut di dunia hiburan secara langsung bagi masyarakat awam dinilai cukup susah, kecuali bila mereka memiliki jaringan atau link langsung yang mengantarkannya kepada pihak penyelenggara acara.

Bergelut di dunia modeling memang terasa sangat menjanjikan, hal ini dikarenakan industri entertainment saat ini memang sedang berada di puncak. Kebutuhan akan model untuk berbagai event di dunia hiburan pun kian meningkat. Hal inilah yang membuat usaha jasa agency model laris manis dalam industri hiburan.

Keberadaan jasa agency model sangat dibutuhkan untuk mengorbitkan seseorang ke dunia entertainment. Agency Model harus memiliki banyak link baik pihak Production House ataupun Event Organizer acara, yang biasanya membutuhkan banyak model untuk membantu memeriahkan sebuah acara.

Agency model sebenarnya berbeda dengan manajemen model ataupun talent. Agency model hanya bertugas sebagai penyaluran model ke berbagai event, sedangkan manajemen model atau talent biasanya selain menyalurkan model-model asuhannya ke berbagai penyelenggara event, juga mendirikan sebuah sekolah atau kursus talent yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dari model tersebut. “Maka dari itu, usaha agency model lebih gampang ketimbang manajemen model, karena tugasnya sebagai penyalur saja, jadi tidak begitu berat,” terang Fritz Panjaitan, owner F-Model International.

Prospek Usaha

Banyaknya calon model yang ingin bernaung di bawah sebuah agency model, dikarenakan saat ini pihak penyelenggara acara entertain lebih memilih untuk mencari model-model yang sudah terorganisir dalam sebuah agency. “Pihak klien dari penyelenggara acara biasanya tidak ingin susah payah survei ke lapangan hanya untuk mencari model sesuai kriteria yang diinginkan. Makanya mereka langsung datang ke pihak agency model, karena biasanya di sana sudah ada database tentang model-model secara spesifik,” terang Ferdinan Panjaitan, Owner Multy Agency.

Maka dari itu, tidak heran bila banyak orang yang mencari jasa Agency Model, baik itu calon model ataupun pihak penyelenggara event. Dan dengan semakin meningkatnya kebutuhan model event, membuat jasa ini memiliki peluang yang sangat besar, apalagi dunia entertain  bisa diprediksikan tidak akan pernah mati.

Paling Dicari

Keberadaan seorang model memang sangat dibutuhkan saat ini. “Hal ini dikarenakan dengan banyaknya produk-produk fesyen dan entertainment yang tengah berkembangan di Indonesia,” jelas Arzeti Bilbina, mantan model dan pemilik Zema Management. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya event-event yang membutuhkan jasa model yang biasanya digunakan untuk merepresentasikan sebuah produk yang diperkenalkan kepada masyarakat.

Ditambahkan Arzeti, saat ini keberadaan seorang model lebih banyak dibutuhkan dalam bidang fesyen, maka dari itu tidak jarang bila saat ini banyak sekali event-event yang berkenaan dengan dunia fashion show, bahkan juga ada pemotretan model untuk mengenalkan produk fesyen yagn biasanya ditayangkan di media cetak, seperti majalah.

Maka dari itu, model-model untuk acara fashion show dan model pemotretan paling banyak dicari oleh pihak penyelenggara acara. “Apalagi untuk acara fashion show di Indonesia saat ini sudah sering diadakan secara berkala, mulai dari fashion show skala nasional hingga internasional, seperti Jakarta Fashion Week,” jelas Tities Sapoetra, pemilik Max Management.

Dalam mencari model yang akan diorbitkan, pelaku usaha harus mengerti kriteria-kriteria khusus yang diinginkan sebuah event. Misalnya untuk acara fashion show, model harus memiliki tinggi badan minimal 170 cm untuk wanita, dan minimal 175 cm untuk pria, serta bentuk tubuh proposional, kurus namun berisi. Selain itu, model-model tersebut harus memiliki wajah yang tidak membosankan, apalagi untuk skala internasional yang lebih mementingkan keunikan dan eksotisme wajah seorang model.

Sedangkan untuk model pemotretan produk tidak memiliki kriteria yang seketat model catwalk, karena biasanya kriteria tersebut dicari berdasarkan kebutuhan dalam mereprensentasikan sebuah produk.

Miliki Jaringan

Menurut Rusman Hakim, Pengamat Marketing, dalam mengembangkan usaha agency model ini memang harus memiliki jaringan networking di dunia hiburan yang cukup luas. “Usaha ini berkaitan dengan dunia entertainment, jadi mau nggak mau pelaku usahanya harus memiliki banyak link,” terangnya. Sehingga dari awal usaha ini berdiri, pelaku usaha setidaknya harus membuka jaringan kerjasama dengan pihak-pihak penyelenggara acara entertaintment, seperti Production House ataupun Event Organizer acara entertaintment, misalnya acara peragaan buasana ataupun perlombaan yang membutuhkan jasa model.

Selain melakukan promosi door to door, pelaku usaha juga bisa mengenalkan dan memasarkan  usaha jasanya via media online. “Kebanyakan dari klien saya mengetahui usaha saya ini dari website usaha yang saya buat,” terang Fritz panjaitan, pemilik F-Model International. Promosi melalui website cukup efektif menjangkau klien secara luas, namun dengan catatan di dalamnya sudah dijelaskan secara lengkap biografi dan portofolio prestasi para model di bawah naungan sebuah agency model.

Meskipun memiliki prospek yang sangat cerah, namun usaha ini sarat akan persaingan yang ketat, seiring dengan hadirnya pelaku usaha baru di dunia entertainment. Untuk mengatasi hal tersebut, Arzeti Bilbina menyarankan kepada pelaku usaha untuk lebih fokus dalam menangani model-modelnya. Menurut Arzeti, sebaiknya pelaku usaha mensurvai terlebih dulu kebutuhan model seperti apa yang saat itu diminati pasar entertainment.

Dengan mengetahui segmen dan kriteria khusus yang diminati pasar, serta  jaringan networking di dunia hiburan, dipastikan pelaku usaha agency model mampu menembus pasar usaha tersebut. “Tetapi perlu dicatat juga, profesionalitas kita dalam bekerja serta attitude para model di dunia entertainment juga menjadi pertimbangan penyelenggara event dalam menggunakan model untuk acara tersebut,” terang Fritz Panjaitan.

Peluang besar dan prospek yang bakal berkembang hingga beberapa tahun mendatang, terbukti dengan omset gede mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan, dan laba bersih antar 40-70 % dari omset.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.