Koperasi Harus Berperan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

0
156
Ilustrasi koperasi. (keuangandesa.com)

Berempat.com – Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengatakan, pemerintah terus mendorong agar koperasi benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

“Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik  melalui aktivitas simpan pinjam dan  mengelola kebutuhan  pokok pekerja, ” ujar Hanif saat memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara, Minggu (9/3).

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, saat ini tercatat ada sebanyak 4.441 unit koperasi pekerja di seluruh Indonesia, dengan total jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh, yang  terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

“Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya.  Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat, ” imbuh Hanif.

Hanif pun menyambut positif  Kopkar PT Muara Tunggal yang dapat memenuhi kebutuhan simpan pinjam dan konsumsi bulanan secara rutin bagi 3500 karyawannya.

“Kopkar ini bisa menjadi salah satu contoh ke depan agar pekerja di berbagai perusahaan dan pabrik bisa bersama-sama berkoperasi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan,” katanya.

Menurut Hanif, tour akbar bisa menjadi salah satu ekspresi sekaligus bentuk perwujudan dari pentingnya koperasi di kalangan pekerja.

“Di Ancol, pekerja bisa berefreshing, keluar dari rutinitas pabrik,  menikmati hal-hal baru sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Ini suatu perkembangan menarik. Koperasinya bisa tumbuh dengan baik,” ucapnya.

Tour Akbar dihadiri pula Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal.

Sementara itu, Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji mengatakan, koperasi merupakan solusi bagi peningkatan ekonomi karyawan atau pekerja.  Termasuk ketika pekerja membutuhkan pembiayaan, bisa memanfaatkan koperasi karyawannya.

“Jangan sampai terkena dampak rentenir ya. Banyak yang macet, pinjamnya Rp500 ribu diteleponnya berkali-kali. Mendingan pinjam di koperasi saja,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here