Top Mortar Gak Takut Hujan
Home News Menyasar Gen Z sebagai Konsumen Loyal? Ini Triknya

Menyasar Gen Z sebagai Konsumen Loyal? Ini Triknya

0
Gen Z

Berempat.com – Generasi Z merupakan konsumen potensial yang banyak diincar oleh berbagai merek saat ini. Pasalnya, saat ini Generasi Z sudah mulai memasuki dunia kerja atau profesional. Mereka yang lahir pada rentang 1995-2004 masuk ke dalam kelompok tersebut.

Namun, sebagaimana yang sudah-sudah. Untuk bisa menjadikan kelompok tertentu sebagai konsumen loyal, sebuah merek haruslah lebih dulu memahami karakter kelompok tersebut. Dalam hal ini, Anda perlu memahami karakter generasi Z.

Seperti apa karakter mereka?

  1. Seringlah berinteraksi di platform paling favorite

Generasi Z adalah generasi yang lebih mudah daripada Millennial. Mereka tumbuh besar bersama dengan teknologi dan digitalisasi. Karena itu, tak heran apabila mereka lebih menggilai platform media sosial. Beberapa di antaranya seperti YouTube, Instagram, Snapchat, dan lainnya.

Dalam hal ini, Anda perlu memastikan di platform mana yang akan menjadi prioritas merek Anda untuk bisa menyentuh generasi Z yang akan menjadi target market.

Untuk mencari tahu platform mana yang paling tepat, Anda bisa mencari influencer dan pembuat konten yang menargetkan segmen ini. Jangan asal stereotip dan pukul rata ke mereka semua.

  1. Jangkau dengan otentik

Generasi Z lebih suka terhubung atau disentuh dengan merek yang sesuai dengan nilai yang mereka anut, seperti mampu menegaskan identitas mereka. Hal ini sebagaimana yang pernah diungkap oleh Google dalam risetnya.

Anda bisa mencontoh YouTube. Platform ini bisa menjadi popular di kalangan anak muda karena mengusung tagline “Memberikan suara kepada semua orang”. Sebuah tagline yang bisa menghubungkan generasi Z dengan dunia.

Karena komitmen seperti itulah, generasi Z banyak yang tertarik dan menggunakan YouTube.

  1. Buat iklan menarik dan singkat

Generasi Z sudah terbiasa dengan berbagai macam hal yang singkat dan menarik. Karena itu mereka akan cenderung melewati iklan yang terlampau panjang, apalagi jika kurang menarik. Bahkan mereka tak ragu menggunakan pemblokir iklan apabila itu mengganggu dan tidak berkesan.

Sebab itu, jika membuat iklan maka buatlah dengan durasi yang singkat dan sederhana. Pastikan pula bahwa konten iklan tersebut menarik dan mengandung unsur yang membuat mereka penasaran.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version