Top Mortar Gak Takut Hujan
Home News Suka Foto Underwater? Ada Kompetisi Kemenpar Berhadiah Rp150 Juta Lho

Suka Foto Underwater? Ada Kompetisi Kemenpar Berhadiah Rp150 Juta Lho

0
Pesona bawah laut Raja Ampat. (trip101.com)

Berempat.com – Kementerian Pariwisata dan Sea Safari Cruises menggelar Underwater Photo Competition, yakni kompetisi foto bawah laut guna memperkenalkan pesona bahari Indonesia.

Tenaga Ahli Co-Branding Kementerian Pariwisata Vita Datau menilai, saat ini pamor wisata bahari Indonesia masih kalah jika dibandingkan wisata budaya maupun pengalaman berwisata di darat. Dari total kunjungan wisata ke Indonesia saja, tidak lebih dari 40% yang memilih wisata bahari. Padahal, sebagai daerah maritim, Indonesia mempunyai garis pantai yang panjang dan keindahan laut yang menjadi daya tarik.

Di tahun ini, Indonesia pun menargetkan adanya kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman). Sebagai upaya mendukung target tersebut, gelaran Underwater Photo Competition pun diyakini akan ikut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Apalagi beragam destinasi di Indonesia menawarkan keindahan alam bawah laut yang mendunia. Seperti misalnya Raja Ampat yang menjadi salah satu dari 10 objek wisata underwater terbaik di dunia.

“Wisata bahari kita sudah cukup terekspos, tetapi ingin kita tingkatkan promosinya, kebetulan sekarang kan jamannya digital,” ujarnya Sabtu (16/2).

Lomba ini diperuntukkan bagi wisatawan dalam dan luar negeri, khususnya para diver yang telah menikmati kecantikan alam bawah laut Indonesia dan para pecinta fotografi secara umum. Peserta tinggal menyertakan foto mengenai objek wisata underwater di wilayah Indonesia dan diunggah pada media sosial khususnya Instagram. Foto yang diikutsertakan pun dapat sebanyak-banyaknya.

Lomba yang akan digelar hingga akhir Mei 2019 ini menawarkan hadiah total hingga Rp150 juta. Informasi selengkapnya mengenai lomba dapat dilihat pada www.divingseasafari.com.

Direktur Pemasaran Sea Safari Cruises Eva Tanudjaja mengatakan, rata-rata okupansi wisatawan yang menggunakan jasa trip ini hanya sebesar 70%. Dari jumlah tersebut, sebagian besar pengunjung adalah wisman.

Masalah keselamatan memang menjadi salah satu kekhawatiran ketika wisatawan memilih wisata bahari. Namun, dia berani menjamin seluruh teknologi dan layanan yang diberikan telah bertaraf internasional dan dipastikan aman bagi wisatawan.

Dia berharap dengan gelaran ini, makin banyak wisatawan yang menggemari wisata bahari yang ditawarkan Indonesia.

“Diving itu aman, kita punya alat dan teknologi yang mumpuni begitu juga dengan asuransi,” katanya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version