Jumlah Wisman China Turun Drastis pada November 2018

0
220
Ilustrasi Wisatawan Mancanegara. (indonesiakita.co)

Berempat.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia periode Januari-November 2018 dibanding tahun sebelumnya. Tercatat adanya peningkatan sebesar 11,63% atau menjadi 14,39 juta wisman dari yang sebelumnya berjumlah 12,89 juta.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, terdapat beberapa faktor yang membuat jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia bisa turun.

"Berbagai bencana di 2018 seperti meletusnya gunung Agung, gempa Lombok, Palu dan gelombang besar di Banten juga mempengaruhi," tukas Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (2/1).

Suhariyanto pun menyebut bahwa dibutuhkan promosi yang gencar untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Pasalnya, untuk periode November 2018 saja jumlah wisman yang masuk ke Indonesia tercatat 1,15 juta atau tumbuh 8,16% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 1,06 juta.

"Tapi jika dibandingkan dengan Oktober 2018 jumlah kunjungan November mengalami penurunan 11,26%," ungkap Suhariyanto.

Suhariyanto pun memaparkan urutan jumlah wisman yang masuk ke Indonesia selama periode November 2018 berdasarkan negara asal.

  1. Australia

Wisman Australia yang berkunjung ke Indonesia pada periode November 2018 tercatat mencapai 97.776 orang atau naik 8,08% dibandingkan November 2017 sebanyak 85.762.

  1. China

Wisman asal China tercatat turun signifikan menjadi 124.616 orang atau turun 12,37% dibanding November tahun sebelumnya yang tercatat 142.050.

  1. Timor Leste

Timor Leste menyumbang wisman sebanyak 142.050 orang atau meningkat dibandingkan November 2017 sebesar 7,31%.

  1. Singapura

Wisman Singapura yang berkunjung ke Indonesia tercatat sebesar 152.988 atau naik 12,5% dibandingkan periode November 2017 sebanyak 132.776.

  1. Malaysia

Malaysia menjadi negara yang paling banyak mendatangan Wisman untuk Indonesia pada November 2018 yang tercatat sebesar 186.422 orang atau meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 183,880 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.