Rencana Pertamina Kurangi Impor Minyak Mentah

0
53
Pengeboran minyak di laut lepas. (Dok. Jawapos)

Berempat.com – PT Pertamina telah mencanangkan berbagai program untuk bisa mengurangi impor minyak mentah dalam beberapa tahun ke depan. Beberapa upaya yang dilakukan oleh Pertamina ialah memacu produksi migas agar pada 2021 mendatang mampu menguasai 60% produksi nasional.

“Itu bisa terwujud karena saat ini Pertamina sudah mengelola tambahan 11 wilayah kerja migas. Produksu nasional juga meningkat berkat adanya Blok Rokan,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dalam Pertamina Energy Forum (PEF) 2018 di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (28/11).

Nicke memaparkan, pihaknya akan meningkatkan upstream migas, dari yang hanya 19% pada 2014 lalu menjadi 40% dari produksi nasional yang diproduksi Pertamina pada hari ini. Dan pada 2021 mendatang, ketika Rokan sudah dioperasikan maka kontribusi hulu migas yang akan diproduksi Pertamina meningkat menjadi 60%. Dengan demikian, maka impor minyak mentah dapat berkurang.

Sebagai informasi, saat ini 35%-40% produk jadi BBM masih berasal dari impor. Dan untuk mengatasi hal tersebut, maka langkah yang akan diambil Pertamina ialah dengan membangun 6 kilang baru, sehingga produksi dapat meningkat dari 1 juta barel/hari menjadi 2 juta barel/hari. Pembangunan 6 kilang tersebut diprediksi dapat terealisasi dalam 6-8 tahun ke depan.

Hari ini, Kamis (29/11) PEF 2018 masih berlangsung. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pun turut hadir. PEF merupakan tempat berkumpul dan berdiskusinya perwakilan pemerintah, pengusaha dan pakar di bidang energi untuk membahas optimalisasi pemenuhan energi dalam negeri.

Bercita-cita menjadi pengusaha setelah sukses menjadi wartawan bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here