Forum Tri Hita Karana: Indonesia Targetkan Proyek SDG Senilai US$ 4 Miliar

0
34
Jeffrey Sachs, Direktur Sustainable Development Solution Network (SDSN) (Kiri), Penasehat khusus Sekretaris Jenderal PBB; Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia; Kristalina Georgieva, CEO World Bank, dan Paul Polman, CEO Unilever dalam acara pembukaan Forum Tri Hita Karana 2018 on Sustainable Development di Bali, Indonesia, Rabu (10/10).

Berempat.com – Forum Tri Hita Karana (THK) untuk Sustainable Development telah resmi berlangsung pada Rabu (10/10) dan kembali berlanjut pada hari ini, Kamis (11/10) di Bali. Tahun ini, THK mengangkat tema  “Blended Finance and Innovation for Better Business and a Better World”.

Dalam forum THK ini ada lebih dari 30 proyek, investasi, dan inisiatif yang terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dari PBB yang akan diluncurkan. Tahun ini THK Forum mengedepankan konsep “SDG Indonesia One” Blended Platform yang dipimpin oleh Kementrian Keuangan serta institusi infrastruktur finansial nasional, PT SMI (Sarana Multifinance Infrastruktur).

SDG Indonesia One menargetkan proyek senilai US$ 4 miliar untuk infrastruktur hijau dalam skala besar. Sementara itu, dana yang terkumpul melalui platform ini sudah mencapai US$ 2,34 miliar.

Pada awal tahun, Indonesia juga menjadi negara pertama di dunia yang menerbitkan konsep obligasi hijau dengan investasi $ 1,25 miliar. Indonesia juga menjadi rumah pertama di dunia untuk obligasi penggunaan tanah berkelanjutan ($95 juta) dan telah mengimplementasikan Roadmap for Sustainable Finance di Indonesia.

“THK Forum ini dapat mengerahkan investasi hingga 10 miliar dolar untuk proyek yang terkait dengan SDGs,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Panjaitan dalam rilis yang diterima Berempat.com, Kamis (11/10).

Luhut pun menambahkan, THK Forum akan mengerahkan miliaran dolar dari modal swasta untuk sektor yang menjadi prioritas di Indonesia, termasuk infrastruktur penghijauan, penggunaan lahan lestari, kelautan, ecotourism, kesehatan, perempuan dan inovasi.

THK Forum merupakan platform pertama di bidangnya dan menjadi konferensi terbesar yang didedikasikan untuk blended finance dan inovasi di dunia. Sebagai negara dengan populasi tertinggi keempat di dunia, dan pasar dengan pertumbuhan tercepat, kepemimpinan Indonesia dalam mencapai perkembangan berkelanjutan menjadi aspek yang sangat penting.

Chair of the global Blended Finance Taskforce dan Founder of SYSTEMIQ Jeremy Oppenheim pun mengatakan bahwa THK Forum ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin untuk SDGs.

“Indonesia memiliki pertumbuhan inklusif yang berkualitas–berdasarkan infrastruktur rendah karbon, penggunaan lahan yang berkelanjutan, eco-tourism dan blended finance–menjadi poin utama dalam strategi ekonominya, ini akan menginspirasi negara lain di seluruh dunia untuk meningkatkan standarnya dan menunjukan ambisi dan tindakan pada level yang sama,” ujarnya.

Semua ini diyakini dapat berkontribusi terhadap target ambisius Indonesia yang telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas efek rumah kaca minimal sebesar 29% yang termasuk dalam Paris Agreement.

Selain itu, dalam forum THK ini peluang yang hadir tidak hanya untuk membangun pembangunan infrastruktur, namun juga untuk memberikan infrastruktur berkelanjutan yang akan mencapai pertumbuhan berkualitas serta pembangunan berkelanjutan.

Bercita-cita menjadi pengusaha setelah sukses menjadi wartawan bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here