Ini Langkah Strategis Pengurus DPK Apindo Solo yang Baru

0
36
Malam pengukuhan pengurus DPK Apindo Solo periode 2018-2023 di Diamond Hotel Solo, Kamis (4/10) malam. (Twitter.com/KemnakerRI)

Berempat.com – Tatanan pengurus Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Solo periode 2018-20123 telah dikukuhkan. Pada kepengurusan baru tersebut, dipilihkan Iwan Lukminto untuk menduduki Ketua DPK Apindo Solo.

Dengan diresmikannya kepengurusan baru DPK Apindo Solo ini, Iwan pun menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis ke depannya. Salah satunya yang akan dilakukan ialah menggalang kerja sama antara perusahaan Solo dengan perusahaan luar negeri.

“Beberapa langkah strategis Apindo Solo di antaranya melayani perusahaan di Solo sebaik-baiknya, hingga bekerjasama dengan peruaahaan luar negeri,” terang Iwan di Diamond Hotel Solo, Kamis (4/10) malam.

Namun, Iwan pun menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak untuk bisa merealisasikannya. Adapun pihak yang dimaksud meliputi Pemerintah Kota Solo dan peran pihak lain yang saling bersinggungan.

“Dukungan yang baik dari berbagai pihak dan kesolidan Apindo dibutuhkan untuk makmurnya perekonomian Kota Solo,” ujar Iwan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang turut hadir dalam proses pengukuhan pengurus DPK Apindo Solo mengatakan, yang perlu dilakukan para pengurus Apindo cukup berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

“Intinya berkomunikasi dengan sejumlah pihak. Di antaranya Pemkot Solo maupun sejumlah perusahaan, baik di dalam negeri daj luar negeri,” ujar Rudy yang mengaku mengapresiasi langkah strategis DPK Apindo Solo.

Sementara itu, perhatian lain diberikan oleh Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono kepada DPK Apindo Solo. Bambang lebih menekankan peran DPK Apindo Solo pada peningkatakn kualitas SDM.

“Kemnaker sangat berharap Apindo peduli dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM dan upaya pengurangan pengangguran. Pengalaman menunjukkan tanpa kepedulian pengusaha, daerah tak akan maju. Yang rugi kita semua,” ucap Bambang dalam sambutannya mewakili Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri.

Iwan sendiri beranggapan, meski tak mudah namun pihaknya optimistis ingin membawa kebaikan perekonomian Solo secara lebih baik. Namun, ia menekankan bahwa untuk bisa mencapai hasil terbaik itu diperlukan dukungan dan kerja sama dari pemerintah, regulasi yang berlaku secara nasional maupun daerah.

Iwan pun menyinggung perlunya berbagai paket kebijakan ekonomi dari pemerintah yang mengatur dan dapat memengaruhi percepatan serta pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk kebijakan pemerintah terkait ketenagakerjaan.

Seorang calon dokter yang gagal jadi desain grafis dan nyasar jadi Jurnalis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here