Kedubes Inggris Canangkan Program Pelatihan Bahasa Inggris untuk SDM Indonesia

0
256

Berempat.com – British Chamber of Commerce in Indonesia bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta berencana membuat program pelatihan bahasa untuk pekerja atau SDM Indonesia dengan tema “English for Indonesia”.

Duta Besar Inggris di Jakarta Moazzam Malik menyatakan, langkah ini merupakan bentuk kesiapan kedubes Inggris dalam meningkatkan daya saing SDM Indonesia, khususnya dalam hal penguasaan bahasa Inggris.

“Karena bahasa Inggris sudah menjadi bahasa resmi untuk kawasan Asean Economic Community (AEC) dan menjadi bahasa sehari-hari dunia bisnis maupun politik Internasional serta dunia kampus,” ujar Moazzam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/9).

Tak hanya pekerja, para pemuda dan guru bahasa Inggris di sekolah negeri juga turut menjadi target dari program ini. Moazzam bahkan menyebutkan bahwa kedubes Inggris dan British Chamber telah menyiapkan materi pembelajaran bahasa Inggris yang bisa diakses gratis.

“Pada 2 Oktober nanti, kami akan luncurkan kampanye promosi materi bahasa Inggris yang bisa diakses secara gratis. Ini salah satu kontribusi pemerintah Inggris terhadap kemajuan perekonomian Indonesia ke depan,“ imbuh Moazzam.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengaku sangat mendukung. Menurutnya, program tersebut bisa menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan daya saing di Indonesia.

“Kita mendukung pelaksanaan program “English for Indonesia” sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dunia kerja,” ungkap Hanif.

Hanif pun berharap, program “English for Indonesia” dapat diikuti oleh pekerja Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri. Pasalnya, menurut Hanif, kemampuan bahasa Inggris masih menjadi kelemahan utama dari pekerja Indonesia selain penguasaan komputer dan manajemen kepemimpinan.

“Inilah kesempatan baik bagi pekerja Indonesia untuk bisa melengkapi, bukan saja skill teknis, tapi juga dengan bahasa.Utamanya bahasa Inggris, “ tutur Hanif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.