Sumsel Akan Punya Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Kulit Padi Tahun Depan

0
391

Berempat.com – Indonesia sebentar lagi bakal mempunyai teknologi terbaru di bidang pembangkit listrik. Ialah PT Buyung Poetra Sembada Tbk. yang kini sedang membangun Pembangkrit Listrik Tenaga Kulit Padi di Sumatera Selatan (Sumsel). Saat ini proses pembangunan tersebut sudah mencapai 50%.

Investor Relation PT Buyung Poetra Sembada Tbk. Dion Surijata mengungkapkan, perusahaan berkode emiten HOKI ini sudah menggelontorkan investasi Rp 70 miliar untuk teknologi tersebut.

“Kita perkirakan selesai Maret atau April 2019,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (29/8).

Dion menyebut bahwa teknologi serupa sudah dimiliki oleh negara-negara tetangga seperti Thailand, India, dan Filipina. “Cuma Indonesia yang belum,” ungkapnya. Dengan demikian, artinya Pembangkit Listrik Tenaga Kulit Padi ini akan menjadi yang pertama di Indonesia.

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Kulit Padi ini dilakukan oleh perusahaan lantaran di Sumatera Selatan (Sumsel) kulit padi tak bisa dijual ke pabrik semen atau baja layaknya di Jakarta. Pasalnya, harga batu bara di Sumsel masih murah. Selain itu perusahaan dilarang untuk membakarnya.

“Jadi ini akan jadi terobosan. Kita berharap ini akan berhasil,” terang Dion yang mengungkap bahwa ini juga menjadi upaya perusahaan untuk mengurangi limbah.

Nantinya, dalam pengaplikasiannya perseroan akan memanfaatkan limbah kulit padi dari pabrik beras yang dipunya. Dalam sehari, perusahaan akan memanfaatkan 100 ton limbah kulit padi untuk mengoperasikan pembangkit listrik.

Dion menjelaskan, perusahaan akan membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 3 megawatt (MW). Dari kapasitas tersebut, 2,5 MW akan digunakan untuk kebutuhan pabrik, sedangkan 1 MW akan dijual kepada PLN.

“Kita pakai 2,5 MW untuk pabrik dan 0,5 MW untuk jalanin turbin,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.