Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Ekonomi Organda : Mudik Diperbolehkan, Pelaku Usaha Transportasi Darat Saatnya Panen

Organda : Mudik Diperbolehkan, Pelaku Usaha Transportasi Darat Saatnya Panen

0

Berempat.com – Sidoarjo- Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Surabaya telah mengoperasikan 100 persen armada yang dimiliki, untuk menyambut momen mudik Lebaran 2022. Ketua Organda Surabaya, Sonhaji Ilallah mengatakan mudik merupakan momen panen bagi para pelaku usaha transportasi umum. Terlebih jika ada program mudik gratis yang digelar pemerintah maupun swasta.

“Ramadan ini angkutan lebaran bisa kembali beroperasi 100 persen, apalagi kalau ada mudik gratis karena di situ ada panen bagi pengusaha. Apalagi sudah tidak ada swab bagi yang sudah vaksin booster. Hal ini kami sambut dengan gembira,” katanya.

Dia menambahkan, selama pandemi 70 persen armada tidak beroperasi. Kondisi tersebut mengakibatkan banyak pengangguran. “Mudah-mudahan ini awal bangkitnya sektor transportasi umum, terutama pada moda transportasi darat sehingga ekonomi kita bisa menggeliat. Asalkan pemerintah juga bisa tahan diri yakni bahan bakar minyak (BBM) khususnya Pertalite dan Solar pasokannya dipersiapkan dengan betul-betul,” imbuhya.

Toyibi (40) seorang sopir Bus Antar kota Jurusan Surabaya – Tulungagung di Terminal Purabaya-Bungurasih mengatakan, pemudik banyak yang memilih angkutan transportasi darat. “ Banyak pemudik yang memilih menggunakan transportasi darat. Jumlah penumpang meningkat hingga 70 persen dari biasanya, jika biasanya sekali jalan hanya berisi 5 hingga 8  penumpang saja, kali ini hampir setiap keberangkatan dari Terminal Bungurasih selalu penuh, sekitar 40 hingga 45 penumpang”. Terangnya

Tidak hanya itu, tarif bus juga mengalami kenaikan sesuai batas atas, di H-7 lebaran. Jika Surabaya – Kediri biasanya 25.000 menjadi 40.000 dan Surabaya – Tulungagung 30.000 menjadi 50.000 untuk sekali berangkat. Hal ini juga mempengaruhi pendapatan sopir bus juga, “Pandemi kemarin pendapatan 200 ribu hingga 400 ribu saja sekali berangkat karena sepi penumpang,  Alhamdulillah sekarang sudah hampir naik 100 persen, sekitar 2 juta karena banyak penumpang yang mudik ke kampung halaman, bisa untuk lebaran ” imbuhnya. (Noe)

Exit mobile version