Pendidikan Vokasi Harus Cetak Lulusan yang Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

0
8
(Dok: dpr.go.id)

Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menekankan agar pendidikan vokasi tidak hanya menciptakan lulusan siap kerja, tapi juga harus mampu mencetak lulusan yang bisa menciptakan lapangan kerja.

“Terkait dengan pendidikan vokasi, kami masih memandang bahwa program yang dibuat bobotnya masih untuk mencari kerja, bukan untuk menciptakan kerja. Karenanya kita ke depan harus makin mengutakan kemampuan siswa dan mahasiswa vokasi kita agar mereka mampu menciptakan lapangan kerja,” papar Ledia saat rapat kerja Komisi X dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim.
di ruang rapat Komisi X DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi masalah penciptaan lapangan kerja, maka upaya menghadirkan lulusan vokasi yang berkualitas akan sia-sia. Karena ketika lulus pun para jebolan pendidikan vokasi tetap sulit mendapatkan pekerjaan.

Tak hanya itu, Politisi Fraksi PKS ini juga menyinggung soal riset dan inovasi di perguruan tinggi. Menurutnya di tahun anggaran 2022, riset dan inovasi belum tersentuh. “Padahal itu amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tetang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Riset dasar harus berkembang dari perguruan tinggi, dari situ akan berkembang riset terapan dan inovasi-inovasi,” jelas Ledia.