Pengurus Amphuri Jawa Timur Periode 1442-1446 H Resmi Dilantik

Usai pelantikan, serangkaian acara dihelat DPD Jatim, diantaranya penandatanganan MoU dengan UIN Sunan Ampel, Surabaya tentang pengembangan sumberdaya manusia

0
50
Jajaran Pengurus DPD AMPHURI Jawa Timur yang baru dilantik. (Dok: Amphuri.org)

Jawa Timur – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Firman M Nur, melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah AMPHURI Jawa Timur masa bakti 1442-1446H, Selasa 23 Februari 2021.

Firman menetapkan dan meresmikan kepengurusan DPD AMPHURI Jawa Timur yang diketuai oleh Mohammad Sufyan Arief.

Dalam sambutannya Firman M Nur menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kinerja jajaran DPD AMPHURI Jatim yang telah sukses menggelar Munas V AMPHURI pada medio September 2020 lalu.

Firman mengatakan, kepengurusan DPD AMPHURI Jatim merupakan DPD yang ke sembilan yang dilantik oleh DPP AMPHURI.

Sebelumnya, di tahun 2020 lalu, DPP AMPHURI telah melantik kepengurusan DPD Sumbagut, Sumbagsel, Lampung, Jabar, Banten, Sulampua dan terakhir DPD Jogjakarta pada 23 Desember lalu.

“DPD Jatim menjadi DPD yang ke sembilan yang kami lantik, sehingga ada dua DPD lagi yang belum dikukuhkan yakni  kepengurusan DPD Riau dan Kalimantan. Semoga dalam waktu dekat akan menyusul,” tambahnya.

Lebih lanjut, Firman menegaskan bahwa DPD Jatim merupakan DPD AMPHURI yang mencakup empat provinsi yakni Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Artinya, kata Firman, DPD Jatim memiliki wilayah kerja yang membentang dari Jawa Timur hingga NTT.

Dalam kesempatan itu, Firman kembali mengingatkan kepada seluruh jajaranya, termasuk pengurus DPD Jatim yang baru saja dilantik, bahwa AMPHURI merupakan satu-satunya asosiasi haji dan umrah yang mengantongi telah sertifikat ISO 9001:2015.

Untuk itu, Firman menegaskan pihaknya akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan kepada anggota dan juga masyarakat muslim dalam mendapatkan layanan perjalanan ibadah haji dan umrah serta wisata muslim.

“Salah satunya adalah pada kesempatan ini kami akan melaunching sistem digitalisasi organisasi yang dikembangkan oleh bidang pengembangan IT yang dikomandoi Pak Amirul Muafi dalam rangka memudahkan anggota mendapatkan pelayanan dari asosiasi,” katanya.

“Syukur alhamdulillah, sekali lagi sampai hari ini semua bidang di kepengurusan AMPHURI juga terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas asosiasi dan anggotanya. Semua itu untuk menunjang kebutuhan dan pelayanan anggota dalam menjalankan usahanya yang pada akhirnya mampu memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah,” imbuhnya.

Firman juga menambahkan bahwa sejauh ini, perjuangan AMPHURI dalam mengawal berbagai regulasi umrah dan haji di masa pandemi membuahkan kabar gembira bagi para pelaku usaha perjalanan ibadah haji dan umrah. Diantaranya adalah mengenai akun rekening penampungan umrah yang telah diterbitkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2021 yang merupakan aturan turunan dari UU 11/2020 atau disebut dengan UU Cipta Kerja.

“Saat ini kami tengah kembali ikut mengawal dalam pembahasan aturan teknis rekening penampungan umrah tersebut yang akan diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA),” ujarnya.

Sementara Ketua DPD AMPHURI Jatim Mohammad Sufyan Arief menyampaikan pihaknya akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada asosiasi dan anggota. Pasalnya, selama ini Jawa Timur selalu menjadi barometer dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.

“Karena itu, kami akan terus berupaya melayani anggota dan masyarakat sebaik-baiknya. Salah satunya dalam menerima calon anggota, kami terjun langsung survei ke lokasi untuk memastikan bahwa calon anggota benar adanya, termasuk kepada calon anggota kemitraan, kami datangi juga,” katanya.

Dalam sambutannya, Kabid PHU Kanwil Kemenag Jawa Timur, Nurul Huda menyampaikan dengan hadirnya AMPHURI di Jawa Timur, semoga bisa menjadi motor penggerak dalam pembinaan kepada anggotanya dan mengedukasi masyarakat terkait penyelenggaraan haji dan umrah di masa pandemii.  Terlebih Jawa Timur dengan bandara yang berkelas internasional menjadi penghubung bahkan termasuk menjadi titik keberangkatan haji dan umrah oleh sejumlah penerbangan internasional.

“Untuk itu mohon AMPHURI agar terus melakukan terobosan-terobosan dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada anggotanya, termasuk masyarakat terlebih di masa pandemi. Saya titip kepada pengurus AMPHURI agar terus membina umat dalam penyelenggaraan haji dan umrah serta dapat bersinergi dengan kami,” pintanya.

Hadir mendampingi Ketua Umum dalam pelantikan DPD AMPHURI Jatim tersebut, Wakil Ketua Umum M Azhar Ghazali, Sekretaris Jenderal Farid Aljawi, Bendahara Umum M Tauhid Hamdi, Wasekjen Rizki Sembada, Wabendum Ita Puspitawati, Kabid Litbanglat Ulul Albab, Kabid Pengembangan IT Amirul Muafi dan Wakabid Pengembangan Usaha dan Koperasi Echwan Siswadi.

Turut hadir pula anggota Dewan Penasehat Syarqowi Ghozali, anggota Dewan Kehormatan Zainal Abidin, Kabid PHU Kanwil Kemenag Jatim Nurul Huda, perwakilan KKP Surabaya, serta mitra kerja AMPHURI di Jawa Timur.

Usai pelantikan, serangkaian acara dihelat DPD Jatim, diantaranya penandatanganan MoU dengan UIN Sunan Ampel, Surabaya tentang pengembangan sumberdaya manusia khususnya dalam hal sertifikasi pembimbing ibadah dan peresmian pembentukan Koperasi Primer ABM.