Top Mortar Gak Takut Hujan
Home News Telkomsel Berikan 800 Ribu Kartu Internet Merdeka Belajar Jarak Jauh untuk Pelajar...

Telkomsel Berikan 800 Ribu Kartu Internet Merdeka Belajar Jarak Jauh untuk Pelajar di Banten

0

Dalam mendukung program pembelajaran jarak jauh (PJJ) di provinsi Banten, Telkomsel kembali hadir berikan 800 ribu kartu Internet Merdeka Belajar (2/9). Pada saat peluncuran bersama Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, S.Sos.,M.A.P, Telkomsel menegaskan komitmennya dalam menghadirkan jaringan handal dan inovasi produk yang berkualitas untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar secara daring.

Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani, “Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Banten yang telah menyambut baik Telkomsel dalam menghadirkan solusi pembelajaran jarak jauh untuk para pelajar. Secara konsisten Telkomsel akan terus berinovasi dalam menghadirkan produk dan layanan yang memudahkan dunia pendidikan di Indonesia sehingga para pelajar tetap produktif.  Dengan kartu Internet Merdeka Belajar ini melengkapi produk-produk yang sebelumnya telah kami hadirkan dalam memfasilitasi proses pembelajaran jarak jauh seperti paket Kuota Data Ilmupedia dan Conference, serta paket Kuota Belajar.”

Wakil Gubernur Propinsi Banten Andika Hazrumy secara langsung mengapresiasi Telkomsel yang telah memberikan 800 ribu paket kartu Internet Merdeka Belajar untuk para pelajar di Banten. Paket kartu perdana Merdeka Belajar telah diserahkan Telkomsel secara simbolik kepada Wakil Gubernur Banten di Kantor Gubernur Banten. Kartu tersebut akan dibagikan gratis melalui Dinas Pendidikan Provinsi kepada ribuan sekolah seperti SD, SMP, SMA, SMK dan Madrasah Aliyah di provinsi Banten.

Sementara itu di hari sebelumnya Vice President Consumer Sales Area Jabotabek Jabar Tuty Rahma Afriza, juga telah menyerahkan secara simbolis untuk tahap awal sebanyak 89 ribu kartu Internet Merdeka Belajar untuk para pelajar di Tangerang Selatan, yang di terima langsung oleh Walikota  Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany, SH,MH M.Kn.

Para pelajar di Banten akan mendapat kartu perdana Telkomsel yang kemudian dapat dipergunakan untuk mengaktifkan Paket Kuota Belajar 10GB selama 30 hari melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Kuota Belajar tersebut kemudian dapat dipergunakan untuk menikmati kemudahan akses ke sejumlah platform aplikasi belajar daring dan konferensi video yang ada di paket llmupedia dan Conference, seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, Cambridge, AyoBlajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google MeetGoogle Classroom, dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan sekolah hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Pelajar juga masih akan mendapatkan manfaat kartu Internet Merdeka Belajar pada bulan berikutnya dengan melakukan pengisian pulsa sejumlah Rp 5.000,- untuk dapat tambahan Kuota Belajar 10GB selama 30 hari serta tambahan kuota 500 MB untuk internet dan 500 MB untuk aplikasi chatting.

Jaringan Handal Telkomsel Siap Dukung PJJ di Banten

Saat ini, Telkomsel telah mengcover 98.5% wilayah populasi di Banten dengan jaringan internet super cepat 4G LTE. Dengan didukung lebih dari 6 ribu BTS, dan akan terus di tingkatkan baik dari segi coverage maupun jaringan, Telkomsel menjamin kelancaran belajar mengajar secara daring atau PJJ di Banten. Tidak hanya itu, untuk mendukung PJJ Telkomsel juga telah melakukan berbagai aktivitas dalam meningkatkan kualitas jaringan, seperti peningkatan bandwith, penambahan kapasitas dan BTS 4G serta memasang Combat di beberapa wilayah padat penduduk.

“Telkomsel akan terus bergerak maju dalam mendukung pendidikan di Indonesia. Di era pandemi saat ini tentu pendidikan harus tetap berjalan, dimana posisi Telkomsel sebagai connectivity enabler tidak hanya menghadirkan produk berkualitas saja, tetapi jaringan terbaik adalah hal utama. Salah satu kunci kesuksesan pendidikan di era pandemi adalah kehandalan jaringan, yang mana sangat dibutuhkan dalam kelancaran belajar mengajar melalui medium internet seperti video conference, video call, chatting, browsing ataupun aktivitas daring lainnya.” Ungkap Ririn.

Exit mobile version