Top Mortar Gak Takut Hujan
Home News Hanif Nilai Peran Swasta Tingkatkan Kualitas SDM Masih Minim

Hanif Nilai Peran Swasta Tingkatkan Kualitas SDM Masih Minim

0

Berempat.com – Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menilai saat ini peran swasta dalam meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM) masih sangat minim. Menurut Hanif, hal tersebut bisa dilihat dari kurangnya jumlah tenaga profesional di Indonesia.

“Hanya 5 persen. Masih jauh di bawah Malaysia yang mencapai 20 persen,” ujar Hanif dalam keterangan resminya, Jumat (25/5).

Indonesia, sambung Hanif, saat ini memiliki mayoritas angkatan kerja yang hanya memiliki kemampuan di manajemen tingkat bawah. Karena itu diperlukan peran swasta. Hanif berdalih upayanya mendorong pihak swasta untuk berperan aktif lantaran di Eropa 70% investasi SDM dilakukan oleh swasta.

Peran aktif swasta dalam hal ini bisa melalui program pemagangan yang dapat meningkatkan kompetensi. Bagi Hanif, pemagangan merupakan bagian dari sistem pelatihan nasional yang berlandaskan pada sistem pendidikan nasional. Karena dalam proses magang ada keahlian tertentu yang diajarkan pada peserta untuk memperoleh keterampilan.

“Kita ramaikan bonus demografi tahun 2030, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan usia muda dan lanjut usia,” ungkap Hanif.

Selain itu, Menaker Hanif juga mengajak kalangan atau pihak swasta agar mendukung sertifikasi profesi secara terpadu bagi pekerja Indonesia. “Di kita ada sertifikasi untuk HR Manager. Praktisi SDM yang kita sertifikasi dan juga sertifikasi SDM secara umum di berbagai sektor,” ungkapnya.

Kordinator SUDARA, Joseph Mulyono mengatakan sebagai sekumpulan praktisi sumber daya manusia, pihaknya lebih fokus kegiatan HRD dibandingkan agama. SUDARA melihat  program pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada prinsipnya sangat membantu pihaknya yang kebanyakan merambah bidang industri untuk mencari tenaga kerja dengan kompetensi baik.

“Kita siap kerjasama dengan melakukan nota ksepahaman dalam konteks pemagangan tersebut.Sebab dalam konteks tenaga kerja kompeten adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga swasta. Kami pun siap menjadi partner bila diperlukan masukan dalam konteks pengembangan SDM,” ujar Joseph.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version