Jensen Huang Salip Mark Zuckerberg, Kini Jadi Orang Terkaya Keenam Dunia

0
8
Jensen Huang Salip Mark Zuckerberg, Kini Jadi Orang Terkaya Keenam Dunia
Jensen Huang Salip Mark Zuckerberg, Kini Jadi Orang Terkaya Keenam Dunia (Foto/Jensen Huang)
Pojok Bisnis

Lonjakan saham Nvidia setelah laporan keuangan terbaru membawa Jensen Huang naik ke posisi enam besar orang terkaya di dunia. Kinerja perusahaan semikonduktor yang melampaui ekspektasi pasar membuat kekayaan CEO Nvidia tersebut bertambah puluhan miliar dolar hanya dalam satu hari perdagangan.

Mengutip Forbes, Sabtu (29/8/2026), kekayaan bersih Huang meningkat sekitar US$15,6 miliar atau setara Rp276,2 triliun. Dengan tambahan tersebut, total kekayaan Jensen Huang mencapai US$196,8 miliar atau sekitar Rp3.485 triliun berdasarkan asumsi kurs Rp17.708 per dolar AS.

Kenaikan itu membuat Huang melampaui kekayaan pendiri Meta Mark Zuckerberg yang tercatat sekitar US$196,2 miliar serta pendiri Oracle Larry Ellison dengan kekayaan sekitar US$194,9 miliar.

Penguatan posisi Huang terjadi setelah saham Nvidia melonjak 8,7 persen menjadi US$227,98 per saham pada perdagangan Kamis (27/8). Harga tersebut mendekati rekor tertinggi Nvidia yang sebelumnya berada di kisaran US$236 per saham.

PT Mitra Mortar indonesia

Reli saham dipicu laporan keuangan Nvidia yang kembali menunjukkan kuatnya permintaan terhadap infrastruktur kecerdasan buatan. Pendapatan perusahaan tercatat mencapai US$96,2 miliar, melampaui proyeksi analis sebesar US$92,2 miliar. Sementara laba per saham mencapai US$2,22, lebih tinggi dari perkiraan pasar US$2,09.

Jensen Huang Diuntungkan Ledakan Permintaan AI

Kenaikan harga saham turut mendongkrak kapitalisasi pasar Nvidia sekitar US$450 miliar dalam satu hari. Nilai perusahaan pun melesat dari sekitar US$5,07 triliun menjadi US$5,52 triliun, memperkuat posisinya sebagai perusahaan dengan valuasi terbesar di dunia.

Nvidia kini berada di atas Apple yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$4,59 triliun dan Alphabet senilai US$4,13 triliun. Posisi dominan perusahaan tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh bisnis chip AI terhadap pergerakan pasar teknologi global.

Chief Financial Officer Nvidia Colette Kress mengatakan perusahaan memperkirakan pendapatan akan tumbuh sekitar 70 persen pada tahun fiskal 2028. Proyeksi itu mencakup periode Februari 2027 hingga Januari 2028.

Menurut Jensen Huang, permintaan terhadap produk Nvidia bahkan lebih tinggi dari angka pertumbuhan tersebut. Namun, kemampuan produksi masih menghadapi keterbatasan pasokan bahan baku.

Optimisme terhadap Nvidia juga tercermin dari revisi target harga saham oleh sejumlah analis. Raymond James menaikkan target menjadi US$515 per saham dari sebelumnya US$352. Bernstein meningkatkan proyeksinya menjadi US$400 dari US$315, sedangkan JPMorgan menaikkan target menjadi US$320 dari US$280.

Di tengah pertumbuhan bisnis inti, Nvidia juga dikabarkan memperluas langkah strategis di ekosistem AI. The Information melaporkan perusahaan tengah menyepakati pembelian platform model AI open source Hugging Face senilai US$12,9 miliar.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan