Distribusi Beras Dipercepat di Papua, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pangan Jelang Akhir Tahun

0
85
Distribusi Beras Dipercepat di Papua, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pangan Jelang Akhir Tahun
Distribusi Beras Dipercepat di Papua, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pangan Jelang Akhir Tahun (Dok Foto: Bapanas)
Pojok Bisnis

Upaya pemerintah untuk Jaga Stabilitas Pangan kembali ditegaskan melalui penguatan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dinilai menjadi salah satu instrumen paling krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama ketika dunia menghadapi tekanan besar akibat potensi krisis global yang kini semakin nyata. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan bahwa SPHP terus berjalan sebagai upaya memastikan masyarakat memperoleh pangan dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah, termasuk Papua Raya yang selama ini menghadapi tantangan distribusi.

Dalam peluncuran Beras SPHP Serentak di Jayapura, Amran menegaskan bahwa stok cadangan pangan pemerintah, khususnya untuk kebutuhan SPHP, berada dalam kondisi aman. Ia menyebut sebanyak satu juta ton beras masih tersedia di Bulog dan siap didistribusikan kapan saja sesuai kebutuhan lapangan.

Kolaborasi Menyeluruh untuk Memastikan Ketahanan Pangan

Amran mengingatkan bahwa ancaman krisis pangan global tidak boleh dianggap remeh karena dapat memengaruhi stabilitas sosial maupun politik suatu negara. Ia menuturkan bahwa pemerintah memilih melakukan intervensi dari hulu, memastikan rantai pasokan tetap bergerak, dan distribusi tidak terhambat kondisi geografis maupun cuaca ekstrem.

Menurut Amran, SPHP bukan sekadar program teknis, melainkan langkah strategis negara untuk hadir lebih cepat sebelum persoalan muncul. Instruksi tegas pun diberikan kepada Bulog agar mengisi gudang-gudang di seluruh Papua tanpa menunggu permintaan resmi dari pemerintah daerah. Papua Raya dinilai sebagai wilayah yang harus mendapat perhatian khusus, terutama menjelang momentum Natal, Tahun Baru, dan Ramadan yang biasanya memicu peningkatan permintaan pangan.

PT Mitra Mortar indonesia

Ia juga menegaskan bahwa peran Polri dalam mendampingi pelaksanaan SPHP sangat penting, terutama di daerah-daerah sulit yang membutuhkan keberanian ekstra untuk memastikan kelancaran distribusi. Menurutnya, tidak ada perhitungan teknis yang mampu menggambarkan pengorbanan para petugas di lapangan selain semangat untuk menjaga merah putih tetap tegak.

Pemerintah Daerah Apresiasi Percepatan SPHP

Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pemerintah pusat dalam mempercepat distribusi beras SPHP di wilayahnya. Ia menilai perhatian pemerintah pusat merupakan bentuk komitmen nyata untuk menghadirkan pemerataan harga pangan, terutama menjelang hari-hari besar nasional hingga awal tahun mendatang.

Fakhiri menjelaskan bahwa inflasi Papua berada di kisaran 0,8 persen hingga November 2025 dan tetap terkendali selama lebih dari satu dekade terakhir. Kendati demikian, ia menilai potensi tekanan harga pangan tetap ada jika distribusi tidak direncanakan dengan matang. Karena itu, percepatan SPHP dianggap menjadi kunci dalam menjaga kestabilan harga pangan di Papua sekaligus mendukung target nasional untuk Jaga Stabilitas Pangan.

Sementara itu, penyaluran beras SPHP secara nasional per 6 Desember 2025 telah menembus 680.068 ton. Untuk wilayah Papua dan Papua Barat, realisasi distribusi tercatat mencapai 16.763 ton. Pemerintah menegaskan distribusi akan terus diperkuat pada akhir tahun dan memasuki masa libur panjang untuk memastikan Jaga Stabilitas Pangan tercapai di seluruh provinsi tanpa terkecuali.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan