Berkontribusi Terhadap PDB Nasional 4,48%, Koperasi Tak Boleh Dipandang Sebelah Mata

0
1258

Berempat.com – Peran koperasi di ranah bisnis sepertinya tak boleh dipandang sebelah mata lagi. Pasalnya, menurut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, koperasi telah memberi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tahun lalu sebesar 4,48%. Tepatnya Rp 452 triliun dari total Rp 10.096 triliun.

Hal tersebut disampaikan Meliadi saat Peluncuran Pracico Journalistic Award (PRAJA) 2018 di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Minggu (2/9). PRAJA merupakan kompetisi yang melombakan karya tulis dan foto bagi jurnalis dengan tema “Geliat Koperasi dan Kewirausahaan Indonesia”. PRAJA 2018 digagas oleh Multi Inti Sarana Group (MIS Group) sebagai upaya untuk melihat potensi koperasi dan kewirausahaan di Indonesia.

“Diharapkan PRAJA bisa menjadi suatu sinergi yang efektif antara kementerian dengan pelaku ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan secara merata,” imbuh Meliadi.

Dalam kesempatan yang sama, Chairman MIS Group Tedy Agustiansjah pun mengungkapkan bahwa koperasi saat ini sudah didukung oleh social capital, manajemen yang profesional, dan inovasi dalam dunia digital. Sebab itu, ia yakin koperasi bisa berada pada posisi strategis dalam pembangunan ekonomi.

“Koperasi seringkali masih dianggap sebagian kalangan sebagai badan usaha kelas dua di Indonesia. Padahal potensi dan kekuatan koperasi yang bersumber dari anggota-anggotanya bisa menjadikan koperasi kokoh dalam menghadapi gejolak ekonomi,” terang Tedy.

Tedy pun melanjutkan, yang membuat koperasi berkontribusi ialah jiwa gotong-royong dalam tubuh koperasi menjadi motor utama penggerak usaha. Sebab itu, ia yakin bila masyarakat luas tahu peran penting koperasi ini, maka status koperasi akan semakin kokoh. Inilah yang mendorong MIS Group menginisiasi PRAJA 2018.

“Kami berharap ajang apresiasi PRAJA 2018 bisa menghadirkan potret kemajuan koperasi dan kisah-kisah inspiratif kewirausahaan di Tanah Air,” harap Tedy.

Sebagai salah satu juri dalam kompetisi PRAJA 2018, Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani juga mengatakan hal senada. Menurutnya, selama ini peran koperasi sebagai ekonomi kerakyatan sudah digaungkan sejak lama, tapi banyak media masih tak terlalu memberikan koperasi secara prestisius.

“Ini sebenarnya bisa kita ubah. Koperasi dalam konteks kekinian bukan lagi badan usaha kelas bawah,” ujar Asnil.

Asnil pun menyebut beberapa contoh perusahaan dunia yang memiliki prinsip koperasi seperti Fonterra, Ace Hardware, dan FC Barcelona. “Membuktikan bahwa koperasi bisa besar,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.