BI Sediakan Uang Rp 188,2 Triliun Selama Bulan Puasa dan Lebaran

0
694

Berempat.com – Peredaran rata-rata uang di bulan puasa dan Lebaran selalu meningkat dibanding bulan lainnya. Bahkan, menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya K. Hadi, rata-rata uang beredar di bulan puasa dan Lebaran mencapai 25% dari total tahunan. Sebab itu, BI pun menyediakan uang Rp 188,2 triliun untuk mengantisipasi peningkatan peredaran uang tersebut.

“Untuk 2018 kebutuhan uang meningkat jadi Rp 188,2 triliun, naik 15,3 persen dibanding 2017,” ujar Rosmaya saat ditemui di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Rabu (23/5).

Di tahun lalu, BI menyediakan uang Rp 163,2 triliun sebagai langkah antisipasi membludaknya kebutuhan uang tunai selama puasa dan Lebaran. Dari keseluruhan tersebut, 22,8% ditarik di wilayah Jabodetabek.

Menurut Rosmaya, alasan BI menambah ketersediaan uang tunai karena di saat Lebaran memegang uang tunai seolah sudah menjadi budaya masyarakat. Hal itu bahkan tak terpengaruh oleh upaya pemerintah mendorong transaksi non-tunai.

Apalagi, di tahun ini libur Lebaran yang diberikan oleh pemerintah lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, BI pun memperkirakan kebutuhan uang tunai selama masa liburan akan bertambah.

“Kita lihat juga wacana kenaikan THR bagi ASN dan pensiunan. Jadi kami bersiap-siap jangan sampai masyarakat tidak terlayani,” ungkap Rosmaya.

Sementara itu, sebagai langkah memberikan kemudahan kepada masyarakat Indonesia bagi yang ingin menukar uang pecahan, BI sudah mempersiapkan 1.000 tempat penukaran di Indonesia, 160 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.