Kiat Menjadi “Pengusaha Bermental Baja” 

0
26
Mengapa Harus menjadi pengusaha (dok accurate.partners)

 

Siapa sih yang tidak kenal dunia entrepreneur? Saatnya entrepreneur membangkitkan negeri dengan cara memperbanyak jumlah pengusaha di Indonesia, maka akan siap negara kita menghadapi era perdagangan bebas dengan mengangkat cinta produk Indonesia.

Kini saatnya mengubah MINDSET jejak orangtua kita yang dahulunya selalu berfikir, “Nak sekolah yang tinggi agar kelak bisa bekerja di perusahaan besar” atau “Nak sekolah yang pintar agar mudah dapat pekerjaan.” Itulah yang harus diubah dengan cara berfikir, “Nak sekolahlah yang tinggi agar kelak bisa membuka lapangan pekerjaan.”  Cara berfikir inilah yang selalu ditanamkan di komunitas ESCO.

Berkumpul di sebuah hotel, restoran atau tempat usaha salah satu anggota adalah agenda rutin yang dilakukan oleh komunitas ESCO. Mulai dari ingin buka bisnis, kendala bisnis sampai perkembangan bisnis menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan di komunitas ESCO.

Berdiri sejak tahun 2010 komunitas ESCO ini didirikan oleh ROYKE SAHETAPI yang dijuluki SI RAJA UKM. Berbekal pengalaman sebagai mantan General Manager Teebox Café, Operation Manager Hard Rock Café Jakarta, Bar Manager Shangrila Hotel Dosen Trisakti STPT serta Sahid STPS  dan mantan ketua bartender ASEAN beliau memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman sebagai karyawan.

Dan semangat wirausahanya telah berbuah manis, meskipun sempat bangkrut dalam membangun usaha. Di antaranya Bakwan Malang yang kini sudah melebarkan sayap usaha hingga 5 cabang, rumah makan padang dan warteg. Tapi dari semua bisnis itu Allah SWT memberikan ide cemerlang serta memberikan cara bagaimana menjadi “Pengusaha Bermental Baja”.

Kini Si Raja UKM telah sukses membangun usahanya meskipun dirintis dari UKM (Usaha Kecil tapi Aset Milyaran). Beberapa diantaranya Ayam Bakar Berani Bumbu, Gorengan Pelangi, Warteg Hawaraso (Harga Warteg Rasa Resto), IBS (Indonesia Bartender School), Roti Bakar Mas PIJAL (Masih Pinggir Jalan) dan masih banyak lagi usaha UKM yang beliau dirikan serta beliau kembangkan saat ini.

ESCO juga bersama para alumni yang telah berhasil mengembangkan usahanya seperti Owner Penerbitan, Master Dealer Vionseal, rumah makan Kedai BAB (Berai Ayam atau Bebek), Ayam Tobat (Ayamnya Top Sambalnya Hebat), Batagor Kasef, SIOMAY BENERAN dan BMS (Bakso Malang Syariah) di bawah naungan BUMN (Berani Usaha Modal NEKHAD ) yaitu Argono.

ESCO tersebar di 50 kota di seluruh Indonesia dan sudah terhimpun sampai saat ini 100.000 anggota yang mayoritas bergerak di mulai dari sektor UKM: Kuliner, Otomotif, dan Property. Dan sebagai legalitas, anggota Komunitas ESCO memiliki member atau kartu anggota yang dapat digunakan untuk me-refresh ilmu atau meng-up date ilmu di mana pun ada acara ESCO tersebut dan mendapatkan sertifikat namun sertifikat tersebut tidak bisa digunakan untuk melamar pekerjaan bahkan wisudanya saja wajib akan diwisuda setelah sudah buka bisnis, Menurut Argono salah satu perintis di Komunitas ESCO dan mentor ESCO di beberapa perusahaan.

Melalui ESCO semangat kewirausahaan ditumbuhkan dan organisasi ini mengajak para anggotanya mengubah cara dan pola berfikir agar hidup menjadi berarti. Di samping itu ESCO juga menggembleng quadran kiri ke quadran kanan, artinya menjadi seorang pengusaha harus berani mengambil resiko.

“Jika melangkah sedikit ya resikonya sedikit, tapi bila melangkah jauh lebih besar maka resikonya juga besar. Memulai usaha akan terasa berat bila dilakukan sendiri, akan tetapi bila dilakukan bersama-sama maka akan menjadi ringan. Lebih banyak kepala ide semakin banyak, dan memiliki banyak teman di komunitas semakin banyak juga teman sharing untuk bertukar pengalaman dalam berbisnis,”papar Royke.

Seminar ESCO ditujukan untuk menggalang sebuah komunitas pelaku wirausaha agar dapat mencari partner yang sepaham sevisi dan yang lebih pasti kejujuran dalam membangun usaha bersama. Jika Anda tertarik menjadi member komunitas ESCO, Anda  hanya mengikuti seminarnya dan kelas yang diadakan oleh Si Raja UKM di tempat tinggal di wilayah kota masing-masing

Dalam seminar ESCO Si Raja UKM membuat peserta terkagum-kagum dan terbahak-bahak bagaikan stand up comedy saat ide gila Si Raja UKM bertutur diantaranya : Beli Mobil Tanpa Nyicil, Membangun bisnis dengan modal orang lain, Beli property tanpa uang tanpa nyicil, Menggandakan uang Rp 50 juta hingga 200 juta dalam sehari, Berkebun emas tanpa resiko penipuan, Mengubah hutang menjadi aset, Trik bermain kartu kredit.

Member komunitas ESCO juga diajarkan bagaimana caranya membangun kepercayaan dari pihak perbankan, sehingga anggota tidak lagi kebingungan mencari sumber dana atau modal karena melakukan pinjaman kepada bank. Di ESCO dilatih mengelola uang hasil pinjaman bank secara benar agar dapat mencicil pinjaman bank dari hasil usaha tersebut.

Dengan keberhasilan para anggotanya menjadi entrepreneur baru, membuat ESCO dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar untuk menjadi motivator training to karyawan seperti meningkatkan kinerja karyawan, how to be Profesional, sampai dengan Purna Bhakti. Beberapa instansi yang telah bekerja sama di antaranya PT CHEVRON INDONESIA, ASTRA, TOYOTA, PAITON, DEPARTEMEN KEUANGAN RI dan lain-lain.

Saat ini ESCO merupakan sebuah komunitas bisnis dan pengembangan yang sedang diarahkan untuk menjadi pendidikan bisnis yang diberi nama LPPI (Lembaga Pendidikan Pengusaha Indonesia) serta pendidikan public speaking IPMI (Institute Pengusaha dan Motivator Indonesia) Jika Anda   ingin menjadi entrepreneur sukses, sekarang juga saatnya Anda bergabung di ESCO!!

 

Oleh: Esco

Graha ESCO INDONESIA Jl.Limo Cinere Blok 49 Depok

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.