Mudahnya Berbisnis ala KFC Bersama Cryspiku Fried Chicken

0
1622
Owner Crispyku Fried Chicken. Alexander Theo saat ditemui di IFBC, Jakarta, Jumat (9/3). (Berempat.com/R. Shandy)

Berempat.com – Bicara bisnis kuliner memang tidak ada habisnya. Bisnis satu ini masih menjadi bisnis yang ‘basah’ sekalipun kondisi perekonomian dianggap sedang tak stabil. Apalagi untuk bisnis fried chicken ala KFC dengan skala lebih ramah di kantong. Salah satu merek yang bermain di lini bisnis ini adalah Cryspiku Fried Chicken.

Setidaknya, merek yang didirikan oleh Alexander Theo ini sudah memiliki 670 gerai yang tersebar di Aceh, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Banyaknya gerai Cryspiku Fried Chicken tak terlepas dari kepercayaan para mitranya yang mau mengambil paket kemitraan. Bahkan, baru dua bulan memasuki tahun 2018, Alex mengaku mereknya berhasil membuka 25 gerai baru.

“Sekarang baru dua bulan jalan 2018 sudah buka 25 outlet baru. Sudah sampe ke Aceh, Pontianak,” ungkap Alex saat ditemui Berempat.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dapat menarik minat dan kepercayaan masyarakat untuk bermitra tentu bukan pekerjaan yang mudah. Alex mengungkap apa yang membuat mereknya bisa dipercaya oleh ratusan mitranya. Pertama ada pada terjangkaunya paket kemitraan yang ditawarkan. Untuk yang berkonsep gerai atau booth saja, mitra diberikan tiga pilihan, yakni paket Rp 20 juta, Rp 26 juta, dan Rp 49 juta.

Selain itu, Alex juga menawarkan paket kemitraan yang tergolong baru, yakni mini resto dengan nilai investasi Rp 250 juta. Dengan nilai tersebut mitranya akan mendapatkan furniture, desain interior, pelatihan kartawan, neon box, peralatan masak, dan menu-menu baru.

Saat ini, untuk mini restonya baru terdapat di dua lokasi, yakni di Cikarang dan Bali. “Prospek mini resto sudah buka di Cikarang, (menempati) dua ruko. Itu belum banyak, baru di Bali, Cikarang, Medan nanti. Itu (punya) franchisee full,” papar pria berkacamata ini.

Yang menjadi keunggulan Cryspiku Fried Chicken berikutnya ada pada sistem. Sistem yang dimaksud ada pada kemudahan mitra dalam mengelola bisnisnya. Ditambah dengan diberikannya fasilitas pengiriman yang menggunakan mobil berpendingin untuk menjaga kualitas daging ayam layaknya merek-merek besar seperti KFC.

“Jadi kita sistemnya dropship. Jadi mitra itu gak perlu repot mengambil bahan baku, jadi kita kirim ke tempat mitra. Pengirimannya itu juga free ongkir (ongkos kirim). Dan kita juga pake mobil pendingin, bukan pakai motor atau mobil biasa,” terang pria yang profilnya masuk di dalam buku Indonesia Successful Young Entrepreneur ini.

Crispyku Fried Chicken sendiri memang bukan pemain baru di  bisnis ayam goreng. Alex sudah mendirikan bisnisnya sejak 2010 dan telah memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW).

Konsep bisnis yang mudah dan memberikan pelayanan terbaik memang selalu menjadi fokus utama Alex. Bahkan untuk menghadapi persaingan di 2018 Alex mengaku terus melakukan penyempurnaan di internal manajemen.

“Kita kuatin internal manajemen biar mitra-mitra kita bisa dilayani, terpuaskan, baru kita nanti perkembangan di produk, penambahan outlet,” tambah pria yang profilnya masuk ke dalam buku Indonesia Successful Young Entrepreneur ini.

Ketiga, adalah inovasi yang diberikan Alex bagi mereknya. Saat ini, untuk menunya saja, Crispyku Fried Chicken memiliki menu yang baru diperkenalkan, yakni Ayam Geprek Sambel Cobek. Selain itu, ada juga menu Fried Chicken Barbeque yang sudah diperkenalkan lebih dulu.

“Kalo sambel cobek baru, kalo barbeque sudah 3-4 bulan yang lalu (ada),” ujar Alex. “Nanti ada lagi (rasa) lada hitam. Lagi di-develope,” sambungnya.

Total, ada empat menu yang ditawarkan Cryspiku Fried Chicken kepada para pelanggannya, yakni Original, Keju, Barbeque, dan Ayam Geprek Sambel Cobek. Dari keempat menu tersebut, Alex menuturkan bahwa rasa barbeque paling banyak diminati para pelanggannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.