Orderan Alnaz Modiste Tetap Mengalir Ditengah Pandemi

0
1

Sejak tahun 2000, Atiharoh bersama sang suami menekuni usaha konveksi khusus celana. Namun, keinginan untuk mengembangkan produk lain, membuat wanita  asal Tangerang, 5 Januari 1983 ini mengikuti kursus jahit dan ikut pelatihan kerja menjahit di BLK Larangan.

“Alhamdulillah setelah ikut pelatihan banyak tawaran untuk menjahit pakaian terutama gamis. Awalnya saya gak pede, tapi karena ada yang memaksa ingin dijahitin, akhirnya saya beranikan diri. Sekarang usaha ini sudah jalan hampir 2 tahun. Alhamdulillah sudah banyak produksi saya dari satuan sampai seragam keluarga, sanggar palang pintu, sampai ibu-ibu kader,” ujarnya.

Untuk persaingan lumayan ketat, tapi Ati berusaha tidak menjatuhkan penjahit lain, dan berusaha untuk memasang tarif sesuai kemampuan customer. Brand usahanya adalah Alnaz Modiste. “Alnaz itu kepanjangan dari 2 anak laki-laki saya, Alwi dan Nazar

Meski pandemi, Ati tidak terdampak. “Alhamdulillah orderan saya normal dan tetap berjalan. Alhamdulillah lagi makin banyak dikenal orang, bahkan ada yang dari Lampung pesan ke saya,” ucapnya. Saat ini promosi dilakukan lewat Facebook dan WhatsApp. “Kalau produk ready saya pajang di  rumah,” ucapnya.

Ati pun berharap suatu waktu memiliki butik.  “Saya yakin impian akan terwujud, karena saya percaya dengan kita tawakal dan selalu mengingat Allah, serta kemauan, tekad, dan kerja keras,” pungkasnya.