Kreasi Bantal Berbentuk Donat

0
767

Walaupun bukan usaha baru namun usaha boneka bisa dibilang salah satu usaha yang tidak pernah sepi dari peminat. Pasalnya bentuk dan varian boneka yang terus mengalami perubahan merupakan salah satu kekuatan yang bisa melanggengkan usaha ini.

Salah satu model baru dari usaha boneka adalah boneka atau bantal donat. Bantal yang berbentuk kue donat ini sekarang menjadi salah satu varian yang banyak diminati pasar. Hampir di setiap lapak boneka yang ada, pasti mereka menjual varian produk yang satu ini.

Untuk mengawali usaha pembuatan bantal, sebenarnya tidak membutuhkan modal yang besar. Dengan dana tidak lebih dari Rp 5 juta kita sudah bisa menjalankan usaha pembuatan bantal. Modal tersebut digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan seperti mesin bordir dan bahan baku usaha seperti velboa, dakron dan benang. Atau bisa memakloonkan ke penjahit untuk menghemat biaya dan waktu

Bantal Donat. Seperti namanya, varian bantal yang satu ini memang dibuat mirip dengan bentuk kue donat lengkap dengan topping seperti meisis, cokelat dan lain sebagainya yang sudah akrab dengan masyarakat. Selain bentuknya yang mirip donat, pewarnaan pun dibuat semirip mungkin dengan kue donat seperti misalnya warna coklat, merah, kuning, biru, pink, dan sebagainya.

Namun untuk ukurannya pastilah berbeda, karena kue donat yang biasa di makan berbentuk kecil sedangkan untuk bantal donat ini memiliki ukuran yang lumayan besar. Ada dua macam ukuran bantal donat yang Saya pasarkan, dan setiap ukuran tersebut akan menentukan harga jual bantal ini. Seperti misalnya bantal donat dengan ukuran diameter 42 cm seharga Rp 55 ribu dan juga bantal donat berukuran diameter 32 cm seharga Rp 40 ribu.

Bahan Baku. Bahan yang bisa digunakan dalam pembuatan bantal donat adalah bahan velboa sebagai bahan utama, dakron sebagai isi dari bantal, dan benang. Karena tekstur bahan yang lembut dan memberikan rasa nyaman, membuat bahan velboa banyak digunakan untuk membuat berbagai macam varian boneka maupun bantal.

Warna bahan velboa yang digunakan untuk badan bantal ialah berwarna kuning kecoklatan sedangkan untuk topping digunakan bahan atau kain velboa sesuai warna yang diinginkan, misalnya cokelat, hijau pink dan lain-lain.

Bahan velboa dan dakron, bisa dibilang sudah banyak dijual di pasaran sehingga tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya. Terutama di berbagai pasar yang memang menjual berbagai macam bahan untuk usaha konveksi seperti di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dan juga Pasar Cipadu, Tangerang dengan harga sekitar Rp 30 ribu – Rp 35 ribu per kg untuk velboa dan dakron Rp 25ribu – Rp 30 ribu per kg.

Pembuatan. Dalam memproduksi bantal donat ini tidaklah sulit terutama untuk orang yang memiliki kemampuan menjahit. Apalagi benang yang digunakan berbeda dari benang untuk menjahit pakaian, yaitu benang yang lebih tebal jenis 20/1 dan 20/2.

Proses pembuatan bantal donat sama dengan proses membuat bantal biasa. Mula-mula membuat pola sesuai desain diameter dan topping yang diinginkan, dalam hal ini pola gambar bantal yang berbentuk donat, yaitu bulat dan tengahnya bolong yang dituangkan di atas kertas karton atau kertas lainnya.

Sebagai catatan, ukuran bantal ini rata-rata sama, bentuk bulat berdiameter 43 cm. Proses pembuatannya, mula-mula membuat pola pada bagian badan bantal donat yang berbentuk bundar. Setelah itu dilanjutkan dengan membuat pola topping yang akan dipasang di atas bantal.

Bila kedua pola (pola badan dan pola topping) yang dibuat di atas kertas telah selesai dibuat, maka langkah selanjutnya ialah menjiplak pola tersebut di atas bahan velboa. Untuk badan bantal dijiplak di atas bahan velboa berwarna sesuai yang diinginkan sedangkan untuk topping seperti meises dan kacang di buat dengan bahan berwarna yang juga di sesuaikan dengan warna aslinya.

Setelah dilakukan penjiplakan langkah selanjutnya ialah melakukan pemotongan bahan, dalam proses pemotongan bahan velboa ini bisa mengunakan gunting atau memotong dengan cara memanaskan hand cutting.

Setelah proses pemotongan bahan selesai, selanjutnya menjahit setiap bagian bantal sesuai bentuk donat. Kemudian menjahit bagian topping di atas donat dengan bahan velboa berwarna yang diinginkan. Untuk proses pengisian dakron atau silicon, sisakan sedikit lubang sekitar 1-2 cm sebagai tempat untuk memasukan dakron.

Banyaknya dakron yang dimasukkan, sesuai dengan keinginan yang penting bentuk bantal setelah dimasukkan tidak terlalu mengembang. Bila dakron dirasa sudah cukup maka langkah terakhir adalah menutup lubang yang digunakan untuk mengisi dakron dengan cara dijahit dan bantal donat pun siap dipasarkan.

Pemasaran. Bantal Donat yang diproduksi dengan bahan velboa ini bisa bertahan cukup lama hingga dua tahun tergantung penggunaannya. Pemasaran awal yang dapat dilakukan, yakni ke lingkungan sekitar. Ditambah dengan pemasaran melalui jalur online jejaring sosial untuk kalangan anak muda seperti Facebook, Twitter, Istagram, Kaskus, atau bahkan mengikuti pameran di kampus-kampus terdekat.

Dilihat dari bentuknya yang lucu maka target pasar dari produk ini ialah kalangan anak-anak serta remaja namun tidak menutup kemungkinan orang tua yang menyukai produk-produk yang unik dan menarik.

Prospek dan Kendala. Kendala yang kerap dihadapi dalam usaha kreatif ini adalah hampir tidak ada. Karena selain mudah di buat untuk memasarkan bantal donat tidak sulit. Prospek usaha ini masih sangat menjanjikan karena sedang booming di pasaran yang membuat produk bantal donat sangat di minati karena unik dan lucu.

 

Oleh: Wahyu Nugroho

Produsen Bantal Donat

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.