Memulai Usaha Pijat Refleksi dengan Modal Kecil  

0
56
Pijat kesehatan (dok pijatkeluargasehat.files.wordpress.com)

 

Dari berbagai macam usaha yang ada, usaha bidang jasa prospeknya sangat menjanjikan dengan keuntungan bersih yang besar karena pengeluaran untuk belanja bahan baku setiap bulan sangat kecil. Yang paling utama dalam usaha bidang jasa adalah pelaku usaha harus memahami dan menguasai seluk beluk jasa yang ditawarkan.

Usaha bidang jasa kesehatan seperti pijat adalah salah satu jenis jasa yang prospeknya sangat cerah. Apalagi kini kesehatan sudah menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Termasuk pijat refleksi yang semakin banyak dicari, karena selain bisa mengembalikan kondisi tubuh yang sudah lelah setelah aktivitas seharian, beberapa teknik pijat juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Saat ini banyak sekali metode pemijatan dengan fungsi atau manfaat yang berbeda. Beberapa metode tersebut antara lain pijat refleksi, pijat tradisional, pijat shiatsu, pijat thailand dan lain sebagainya.

Khusus pijat refleksi, bisa dibilang salah satu teknik pemijatan yang sangat efektif mengatasi berbagai macam penyakit seperti sakit otot, nyeri, stres, cedera jaringan lunak dan kaki tangan terasa pegel. Lebih tepatnya pijat refleksi adalah terapi yang meredakan gejala dan tidak memberikan obat untuk penyakit yang sudah mendasar, caranya cukup dengan sering melakukan pijat refleksi. Karena fungsinya yang sangat penting tersebut membuat pijat refleksi banyak dicari dan merupakan peluang yang sangat menjanjikan sebagai salah satu lahan usaha.

Modal Kecil. Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha jasa pijat refleksi ini cukup terjangkau dan sangat cocok untuk pelaku usaha pemula. Jika pelaku usaha sudah memiliki kemampuan atau skill pijat refleksi, bisa mulai dengan jasa pijat panggilan. Modal yang dikeluarkan hanya untuk membuat dan menyebar brosur, sebesar Rp 500 ribu. Jika ingin membuka jasa pijat refleksi di rumah atau menyewa tempat usaha, modal yang perlu dipersiapkan setidaknya Rp 3 juta. Antara lain untuk membeli kursi refleksi seharga Rp 300 ribu per buah, bed massage Rp 1 juta, plus sewa tempat Rp 1 juta per bulan.

Bila pelaku usaha tidak memiliki kemampuan atau skill dalam melakukan pijat refleksi, ia bisa mengambil kursus atau pelatihan terlebih dahulu. Sekarang ini banyak usaha pijat refleski yang telah berpengalaman menawarkan kursus pijat refleksi dengan biaya terjangkau dan waktu yang tidak terlalu lama. Rata-rata biaya kursus pijat sekitar Rp 1,9 juta untuk waktu belajar yang tidak terlalu lama hanya sekitar dua minggu. Dengan demikian, total modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha pijat refleksi ini hanya sekitar Rp 5 juta.

Tentu modal yang dibutuhkan ini jauh lebih kecil jika dibanding usaha refleksi yang hanya memanfaatkan dan mengandalkan kursi pijat automatis yang harganya mahal, per unit sekitar Rp 9 juta.

Teknik Pijat Dalam mempelajari pijat, tentu saja banyak teknik yang bisa dilakukan oleh seorang terapis (pemijat). Teknik yang bisa digunakan oleh seorang terapis ialah teknik peregangan kaki, teknik pelemasan kaki, teknik perenggangan tangan, pijatan pada telapak tangan & lengan, pijatan pada bahu dan peregangannya dan terakhir ialah pijatan pada kepala.

Pada teknik pijatan ini kekuatan pijatan yang dihasilkan bukan berasal dari tenaga terapis melainkan dari memanfaatkan posisi tubuh dan tekanan gravitasi sehingga tangan menjadi tidak lelah. Selain itu dengan teknik pijat yang dinamakan teknik full point membuat tekanan yang diberikan menjadi tidak sia-sia sehingga pasien merasa puas dan kenyamanan relaksasi yang diberikan dapat bertahan lama.

Prospek. Di antara bermacam jenis pijat, pijat refleksi bisa dibilang merupakan salah satu yang saat ini banyak diminati masyarakat. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya pelaku usaha pijat yang menawarkan jasanya baik di mal, ruko pinggir jalan maupun di pusat keramaian lainnya. Selain karena manfaatnya yang baik untuk tubuh, harga pijat refleksi juga terjangkau, sekitar Rp 40 ribu per 1½ jam terapi.

Bicara mengenai prospek, Nacik Therapeutik yang telah beroperasi sejak 2006 telah merasakan prospek usaha pijat ini sangat menjanjikan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan omset yang  bisa diperoleh dalam satu bulan mencapai Rp 45 juta dengan keuntungan bersih sekitar 60-70%.

Kendala. Sebuah usaha yang berprospek cerah tentunya akan mengundang banyak pelaku usaha yang ramai-ramai terjun di dalamnya, sehingga dengan sendirinya persaingan semakin ketat. Dalam usaha pijat ini ada tiga persaingan usaha yaitu persaingan harga, fasilitas dan kualitas pijatan. Dari ketiga persaingan tersebut, tentunya yang menjadi inti adalah persaingan dalam hal kualitas terapis atau pijatan yang diberikan.

Karena walaupun harga yang diberikan murah dan fasilitas yang diberikan sangat baik sedangkan kualitas pijatan tidak terlalu baik maka tidak akan ada konsumen yang datang. Sebaliknya bila kualitas pijatan terus dipertahankan maka konsumen akan terus berdatangan. Karena pada intinya, kebanyakan kosumen yang datang ke tempat pijat refleksi untuk mencari manfaat dari pijat yang diberikan.

 

 

oleh: Taufik Riyan, Pemilik Nacik Therapeutik

Jl. Borobudur Raya Blok B, No. 7, Ruko Sentra Karawaci Perum 2, Tanggerang, Banten

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.