Jelang MotoGP 2026, Pemeliharaan Sirkuit Mandalika Ditingkatkan

0
11
(Dok Foto: MGPA)
Pojok Bisnis

Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, pemeliharaan sirkuit di Pertamina Mandalika International Circuit terus ditingkatkan. Meski pekerjaan perawatan dilakukan sepanjang tahun, intensitasnya kini diperketat untuk memastikan seluruh bagian lintasan dan fasilitas pendukung siap digunakan pada ajang MotoGP yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Track, Race Electronic, and Motorsport Manager MGPA di Pertamina Mandalika International Circuit, Muhammad Awallutfi Andhika Putra, mengatakan persiapan menghadapi MotoGP tidak dimulai hanya ketika jadwal balapan semakin dekat. Menurutnya, pemeliharaan sirkuit telah menjadi pekerjaan rutin sejak lintasan tersebut beroperasi.

Awallutfi menjelaskan, tim melakukan perawatan setiap hari sejak 2023. Menjelang balapan, ritme pekerjaan kemudian ditingkatkan dengan pemeriksaan yang lebih intensif untuk memastikan setiap elemen sirkuit berada dalam kondisi sesuai standar keselamatan.

Ruang lingkup pekerjaan mencakup lintasan utama, area gravel, pagar pengaman, hingga fasilitas pendukung lainnya. Pemeriksaan dilakukan untuk menemukan kerusakan yang perlu ditangani sekaligus memastikan komponen yang masih dalam kondisi baik tetap memenuhi persyaratan.

PT Mitra Mortar indonesia

Pemeliharaan Sirkuit Mengacu Standar FIM

Dalam pemeliharaan sirkuit tahun ini, MGPA juga menggunakan FIM Request of Work sebagai salah satu acuan. Dokumen tersebut diterima sehari setelah penyelenggaraan MotoGP 2025 dan menjadi dasar pekerjaan yang dilakukan untuk persiapan musim 2026.

Salah satu pekerjaan berkaitan dengan area run-off. Terdapat tambahan sambungan beton yang dikerjakan menggunakan metode, material, dan tata letak yang telah memperoleh persetujuan FIM. Setelah itu, permukaan area tersebut dipersiapkan melalui pengecatan sesuai standar yang berlaku.

Elevasi run-off juga menjadi perhatian. Permukaan area tersebut dapat mengalami perubahan setelah bertahun-tahun terpapar panas dan hujan. Karena itu, re-elevasi dilakukan secara berkala, dengan siklus pekerjaan sekitar dua hingga tiga tahun.

Selain pekerjaan teknis, pemeliharaan sirkuit juga mencakup pembersihan lintasan secara rutin. Pada 2026, kesiapan kendaraan pembersih menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi. Tiga unit cleaning car, road sweeper, serta vacuum sprayer disiapkan untuk mendukung kebersihan lintasan selama rangkaian balapan.

Tim juga melakukan pemeriksaan dengan berjalan mengelilingi lintasan. Cara tersebut digunakan untuk menemukan kondisi tertentu yang mungkin luput dari pemeriksaan menggunakan kendaraan.

Kondisi Aspal Mandalika Masih Terjaga

Kondisi permukaan aspal menjadi perhatian penting dalam pemeliharaan sirkuit, mengingat lintasan menghadapi pengereman keras, temperatur tinggi, beban kendaraan balap, serta gesekan ban secara berulang.

Awallutfi menyebut kondisi aspal Mandalika secara umum masih baik dan aman. Sejumlah goresan yang ditemukan telah ditangani melalui patching dengan metode yang sebelumnya digunakan, termasuk cold patching.

MGPA juga belum melakukan resurfacing baru pada lintasan utama menjelang MotoGP 2026. Pekerjaan resurfacing terakhir dilakukan pada 2022 dan hingga kini kondisi perkerasan masih dinilai baik.

Dengan perawatan rutin, pemeriksaan berkala, serta penyesuaian berdasarkan standar FIM, pemeliharaan sirkuit Mandalika terus dilakukan untuk menjaga kesiapan lintasan hingga balapan MotoGP berlangsung.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan