Jasa Logistik Paket Berat Mendukung Bangkitnya UMKM di Tahun 2021

0
65

Sejak pandemi Covid-19 merebak, sejumlah daerah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sempat membuat bisnis terhenti sejenak. Pusat perbelanjaan, pusat kuliner, bisnis center hingga tempat usaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sepi pengunjung. Ditengah kondisi pelik, pelaku UMKM tetap harus bertahan dengan cara mengubah model bisnis dari offline menjadi online. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memperkirakan sudah ada 2,2 juta pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital per 15 September 2020.

Disisi lain, sejak pandemi masyarakat lebih banyak beraktivas di rumah yang turut mengubah pola belanja lebih banyak memilih online. Tak heran jika jumlah transaksi penjualan online mengalami peningkatan tajam. Tingginya transaksi belanja online juga mendongkrak permintaan jasa logistik yang sangat signifikan.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita mengatakan tren kenaikan permintaan jasa logistik sudah terlihat sejak Maret 2020. Permintaan melonjak hingga lebih dari 100%. Zaldy optimis peningkatan akan terus berlanjut di tahun 2021. Dengan populasi lebih dari 267 juta yang tersebar di 17.500 pulau, sektor logistik menjadi sangat penting dalam menghubungkan masyarakat dan bisnis.

Namun, Zaldy mengungkapkan kondisi saat ini konsumen belum bisa mendapatkan servis kirim barang berat (diatas 5 kg) sesuai yang mereka mau, prosesnya mudah dan cepat, harga ekonomis, dengan jangkauan kirim yang luas. “Giliran harga murah, durasi kirimnya 4-6 hari dan armadanya terbatas. Atau bisa kirim instan, tapi kapasitas beratnya terbatas. Karena itulah, perlu adanya solusi atas permasalahan tersebut,” ujar pria yang juga Co-Founder Paxel ini.

Paxel adalah jasa logistik berbasis aplikasi yang hadir memberi jawaban atas permasalahan paket berat. Jasa logistik yang unggul dengan pengiriman paket someday dari Jawa hingga Makassar ini memiliki layanan PaxelBig yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong perekonomian pengusaha kecil dan menengah. PaxelBig sameday delivery service bisa melayani pengiriman paket berat hingga 20Kg dan dimensi maksimal 50x50x50cm.

Zaldy mengakui pengiriman berat saat ini adalah hal yang tak terhindari. “Selama 3 tahun ini kami berhasil menjaring banyak UMKM yang diuntungkan dengan sameday delivery service dengan paket maksimal 5Kg. Namun untuk bisa melayani lebih banyak pengusaha dari kategori produk yang semakin beragam, kami menambah kapasitas dan memastikan pelayanan tetap bisa diberikan dengan sebaik mungkin,” ujarnya saat Paxel melakukan kerjasama dengan Bluebird Group awal Desember 2020.

Selain dengan Bluebird, baru-baru ini Paxel juga menjalin kolaborasi dengan platform bisnis transportasi daring Gojek. “Setiap brand memiliki keahlian di bidang industrinya masing-masing dan memiliki misi yang sama, memberikan service excellence dalam bentuk kemudahan, kenyamanan, dan keamanan kepada konsumen. Kami percaya sinergi ini akan menghasilkan layanan yang terbaik di kelasnya, sekaligus menjadi awal dari layanan-layanan inovatif berikutnya dari Paxel,” papar Zaldy.

Bagi pelaku UMKM keberadaan PaxelBig tentu sangat membantu meringankan biaya operasional pengiriman barang ke tempat mitra bisnis maupun konsumen. Selain pilihan pengiriman sameday juga ada pilihan next day delivery dalam dan luar kota dengan harga sangat terjangkau mulai dari Rp 30.000. Paxel juga memberikan layanan penjemputan barang dan pengiriman yang mudah dilacak, serta gratis asuransi hingga Rp. 1.000.000.

Begitu banyak UMKM yang terbantu dengan hadirnya PaxelBig mulai dari pemilik warung, pengusaha bahan baku hingga garmen sangat diuntungkan oleh servis ini. Hingga kini, Jangkauan Paxel meliputi coverage Paxel di 8 Provinsi, 32 Kabupaten Kota, 277 Kecamatan dan 1.799 Desa di Jawa – Bali – Sulawesi.