Menlu Retno Marsudi Dorong Inovasi Digital untuk Capai SDGs di Sidang UNESCAP

0
234
Menlu Retno Marsudi Dorong Inovasi Digital untuk Capai SDGs di Sidang UNESCAP
Menlu Retno Marsudi Dorong Inovasi Digital untuk Capai SDGs di Sidang UNESCAP
Pojok Bisnis

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengikuti Sidang Komisi ke-80 UN Economic and Social Commission for Asia Pacific, yang diadakan di Bangkok, Thailand pada tanggal 22 April. Dalam pernyataan Indonesia, Menlu Retno menekankan pentingnya transformasi dan inovasi digital di kawasan untuk mempercepat pencapaian SDGs.

Menurut Menlu, Asia Pasifik saat ini menjadi pemimpin dalam transformasi digital global dengan percepatan yang signifikan selama 10 tahun terakhir, terutama akibat pandemi Covid-19. Menlu Retno menganggap kemajuan ini sebagai peluang emas bagi kawasan untuk menjadi pelopor dalam pencapaian Pembangunan Berkelanjutan secara global. Dia juga menambahkan bahwa World Economic Forum memproyeksikan ekonomi internet Asia Tenggara mencapai USD 1 triliun pada tahun 2030.

Namun demikian, Menlu Retno juga mengakui adanya paradoks dalam kemajuan tersebut. Menurut laporan PBB tahun 2024, kemungkinan keterlambatan kawasan Asia Pasifik dalam mencapai SDGs bisa mencapai 32 tahun ke depan (hingga tahun 2062), terutama disebabkan oleh pandemi Covid-19 dan konflik di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, Menlu menekankan pentingnya inovasi digital untuk mengatasi paradoks tersebut.

Dalam konteks ini, Menlu mengacu pada upaya Indonesia dalam Visi Indonesia Digital 2045, yang menitikberatkan pada pengembangan digital dalam pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan publik, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesempatan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas.

PT Mitra Mortar indonesia

Menlu juga menyampaikan 3 peta jalan untuk memperkuat kerja sama transformasi digital dalam kerangka UNESCAP:

  1. Pengembangan roadmap digital yang terintegrasi untuk mengatasi perpecahan digital di kawasan.
  2. Mempromosikan inklusivitas digital untuk mengatasi kesenjangan digital antara gender dan wilayah.
  3. Memastikan penggunaan teknologi transformasional untuk mendukung perdamaian dan kesejahteraan.

Sidang Komisi ke-80 UNESCAP kali ini mengusung tema “Leveraging Digital Innovation for Sustainable Development in Asia and the Pacific” dan dihadiri oleh berbagai negara di kawasan. Indonesia aktif dalam mendorong kemajuan pembangunan di pertemuan UNESCAP.

Pada tahun ini, Indonesia menjadi pelopor dalam menginisiasi serta menyelenggarakan Side Event “Accelerating Ocean-Based Climate Action” yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 24 April 2024.

Selama kunjungannya, Menlu RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Executive Secretary UNESCAP, Menteri Luar Negeri Mongolia, dan Menteri Luar Negeri Tonga untuk membahas kerja sama bilateral, regional, dan global.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan