Mengatasi Keraguan Konsumen pada Produk Baru

0
81
abun bentuk kue (dok omahkreatif.com)

 

Menyangkut memasarkan produk kecantikan baru dari bahan alami produksi rumahan, sebaiknya pastikan terlebih dahulu bahwa ramuan yang digunakan dalam proses produksi memang sudah sesuai dengan standar atau belum. Pastikan juga sabun tersebut memberikan manfaat dan tidak menimbulkan efek negatif bagi konsumen yang menggunakannya. Jangan hanya percaya pada informasi yang belum jelas.

Hal ini sangat perlu dilakukan pengujian lebih lanjut dan memperoleh ijin dari dinas terkait, seperti kalau makanan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) atau Dinas Kesehatan terkait.

Jika hal tersebut sudah dilakukan dan sudah memperoleh izin dari dinas-dinas terkait tersebut, maka Anda bisa mencantumkannya pada kemasan dan brosur yang Anda sebar sebagai bahan promosi untuk bisa meyakinkan konsumen bahwa produk yang ditawarkan aman dan sudah melalui proses uji laboratorium yang dilakukan oleh lembaga resmi.

Setelah itu, Anda bisa meminta testimoni atau pendapat dari beberapa orang konsumen yang sudah pernah menggunakan produk yang di pasarkan. Jika orang yang memakai sabun tersebut puas dan memang memberikan hasil nyata pada mereka, maka testimoni atau pendapatnya bisa Anda cantumkan pada materi komunikasi sabun tersebut  seperti pada brosur, leaflet, X-banner, dan sebagainya.

Selain itu Anda juga bisa sampaikan ke Agen-Agen lain yang juga memasarkan produk ini bahwa yang memesan sabun Anda sudah banyak (sesuai kenyataan). Jika perlu, Anda harus berkorban terlebih dahulu dengan membagikan sampel gratis satu sabun (bisa ukuran kecil) ke konsumen.

Memang hal ini kedengarannya mahal dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun semua itu bertujuan untuk meyakinkan konsumen. Logikanya, kalau mereka (konsumen) memakai produk Anda satu kali pakai langsung cocok dan puas dengan sabun tersebut, maka berikutnya mereka akan membeli.

Dan bahkan secara tidak langsung mereka bisa membantu memasarkan produk kecantikan tersebut kepada teman maupun kerabat mereka dan hal itu secara otomatis akan mendongkrak penjualan produk kecantikan yang Anda tawarkan.

Tentu saja harus ada nilai lebih dari produk kecantikan yang Anda tawarkan dibanding produk dengan merek yang sudah ada di pasaran saat ini. Seperti misalnya produk kecantikan Anda lebih wangi, lebih melembutkan kulit, dan memberikan manfaat lain sejenisnya.

Untuk itu ada baiknya Anda coba berikan sampel, bisa contoh sabun Anda yang sudah dibuka supaya konsumen bisa melihat wujud fisik secara langsung atau memberikan sampel sabun ukuran mini secara cuma-cuma alias gratis.

Kalau Anda tidak mau terlalu rugi, Anda bisa menawarkan dengan sistem promosi, misalnya selama promosi ini konsumen bisa mendapat sebuah sabun gratis dengan catatan membeli 5 buah sabun sekaligus dan berlaku untuk kelipatannya. Selamat mencoba dan jangan menyerah.

 

Oleh: Istijanto Oei,

Pengajar dan Konsultan Bisnis Prasetiya Mulya Business School

Penulis Buku “Rahasia Sukses Toko Tionghoa” dan “Jurus-jurus Sakti Wirausaha”.

Email: [email protected]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.