Siasati Masa Social Distancing, Niagahoster Hadirkan Seminar Online 

0
168

Pembatasan interaksi di ruang publik atau social distancing mulai digaungkan pemerintah seiring angka penularan virus corona yang semakin tinggi di Indonesia. Penerapan social distancing dimulai dari pembatasan berkumpul di tempat umum, hingga diberlakukan work from home bagi para pekerja.

Social distancing juga mempengaruhi rencana pertemuan dan acara yang semestinya diadakan secara offline. Aktivitas seperti pembelajaran di sekolah, seminar yang diadakan oleh instansi, workshop, hingga konser musik terpaksa harus ditunda bahkan dibatalkan.

Meskipun membatasi aktivitas secara langsung, social distancing memunculkan kembali pemanfaatan teknologi dan internet untuk kehidupan sehari-hari. Salah satunya dimanfaatkan oleh perusahaan penyedia web-hosting, Niagahoster dengan mengadakan seminar online bertajuk Virtual Summit 2.0.

“Kami menginisiasi seminar online untuk memfasilitasi masyarakat belajar tentang digital marketing dan website, tanpa harus keluar rumah.” ungkap Ayunda Zikrina, Brand & Reputation Management Manager Niagahoster.

Virtual Summit Niagahoster menyediakan pembahasan topik seputar digital marketing dan tren website. Niagahoster menghadirkan pembicara seperti; Arif Alfian (UI/UX Designer di Ralali.com), Viktor Iwan (CEO Doxadigital Creative Digital Agency), Adrianti Rusli (Front End Developer di JYSK Group), dan lain-lain.

Sejak peluncurannya pada 2 April 2020, Virtual Summit Niagahoster sudah diikuti lebih dari 900 orang. Angka ini dapat semakin naik tiap harinya karena seminar online ini dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Minat masyarakat yang cukup tinggi pada seminar online ini juga merupakan indikasi baik masyarakat yang ingin tetap belajar dan produktif di masa social distancing.

Alternatif bagi Seminar Offline Artikel vox.com mencatat penyelenggara acara teknologi tahunan merugi lebih dari 1 milyar dolar Amerika akibatnya virus corona. Besarnya skala acara, biaya akomodasi, dan promosi menjadi faktor penyumbang kerugian tersebut.

Di situasi seperti ini Ayunda mengatakan acara online seperti Webinar, kuliah WhatsApp, live streaming dapat menjadi alternatif. Acara online juga lebih hemat dari sisi biaya, dan dapat menjangkau lebih banyak peserta.

“Acara online bukan untuk menghilangkan esensi pertemuan tatap muka. Tetapi menjadi media alternatif bagi instansi atau perusahaan yang ingin tetap berinteraksi dengan audiens.” ujar Ayunda Zikrina.

Ayunda menambahkan teknologi dan internet berperan penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan teknis acara online. Dengan makin beragamnya aplikasi dan platform berupa konferensi video, live-streaming, platform interaktif membantu peserta acara agar tetap terkoneksi selama acara berlangsung.

Selain Virtual Summit, Niagahoster juga menyediakan beberapa platform belajar seperti blog, live Instagram rutin, tutorial di Youtube yang dapat dimanfaatkan selama masa social distancing. Harapannya, semakin banyak perusahaan dan instansi yang memaksimalkan kembali potensi internet agar tetap terkoneksi di masa-masa saat ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.