Pengembang Properti Ini Bagi Deviden Rp 20 Miliar

0
487

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2018, PT Intiland Development Tbk membagikan sebesar Rp20,7 miliar. Nilai dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham tersebut setara 10,2 persen dari perolehan laba bersih Perseroan tahun 2018.

Pada RUPST yang diselenggarakan di Jakarta, 15 Mei 2019, Pemegang Saham memberikan persetujuan atas seluruh laporan dan rencana Perseroan yang tertuang dalam agenda RUPST. Pemegang saham juga memberikan persetujuan untuk penggunaan laba bersih tahun 2018 senilai Rp203,7 miliar.

Archied Noto Pradono Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland mengungkapkan sisanya sebesar Rp180,9 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan dan sebesar Rp2 miliar sebagai cadangan wajib, ungkap Archied .

“Kondisi sektor properti masih cukup berat dan belum kembali kondusif. Tapi kami percaya peluang tetap ada dengan fokus pada segmen-segmen pengembangan yang memberi ruang untuk menciptakan pertumbuhan usaha, kata Archied.

Di tengah tantangan yang terjadi di industri properti, Perseroan pada tahun lalu membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,6 triliun, atau naik sebesar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,2 triliun. Laba usaha dan laba bersih tercatat mencapai Rp327 miliar dan Rp203 miliar atau masing-masing mengalami penurunan sebesar 5,2 persen dan 31,6 persen.

Penurunan kinerja profitabilitas terutama disebabkan oleh menurunnya margin laba kotor dan tingginya beban bunga, ungkap Archied.

Berdasarkan hasil laporan keuangan triwulan I yang berakhir 31 Maret 2019, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp887,6 miliar, atau naik sebesar 25 persen dibandingkan triwulan I 2018 yang mencapai Rp709,2 miliar. Laba usaha dan laba bersih Perseroan tercatat mencapai Rp156 miliar dan Rp48 miliar.

Perseroan melihat tantangan yang dihadapi para pelaku di industri properti tahun ini masih cukup berat. Dibutuhkan terobosan-terobosan yang efektif untuk mempertahankan kinerja usaha, baik dari aspek strategi ekspansi, manajemen konstruksi, pemasaran dan penjualan, hingga aspek pengelolaan biaya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.