BI Keluarkan Sejumlah Jurus Demi Properti Bangkit

0
287
Pameran Properti (dok rumah123.com)

Bank Indonesia (BI) memperkirakan outlook permintaan akan properti di Indonesia pada 2020 semakin baik karena kondisi perekonomian semakin baik dan sejumlah kebijakan telah dikeluarkan.

“Kami optimistis sektor properti akan semakin baik pada 2020,” ujar Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Widi Agustin di Jakarta.

Menurutnya BI telah mengeluarkan sejumlah kebijakan seperti relaksasi loan-to-value (LTV) rata-rata 5 hingga 10 persen, kemudian penurunan BI 7 days repo rate atau 7DRR menjadi lima persen. Selain itu, BI juga telah menurunkan Giro Wajib Minimum atau GWM bank umum konvensional dan syariah sebesar 50 basis poin.

Dengan kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan tersebut, BI berharap tercermin juga di suku bunga kredit perbankan. Selain itu BI juga memperkirakan pertumbuhan kredit pada 2020 akan naik 10 sampai dengan 12 persen, dan dana pihak ketiga yang dapat dihimpun oleh perbankan akan tumbuh 8 sampai dengan 10 persen.

Prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada 2020 diperkirakan juga akan meningkatkan permintaan domestik dan meningkatkan aliran masuk modal asing.

“Artinya amunisi bank sudah semakin besar untuk memberikan kredit, jadi amunisinya sudah, ketentuannya telah dilonggarkan, kondisi perekonomiannya juga sudah diperkirakan akan membaik maka sekarang tinggal bagaimana industri merespons. Kami melihat demand terhadap properti ini masih baik,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.