Cek Fakta Seputar Mitos Salah Seputar Konsumsi Susu

0
368

Hari Susu Sedunia diperingati setiap 1 Juni menjadi momentum meluruskan berbagai mitos tentang susu. Sebagai salah satu asupan bernutrisi baik,
manfaat susu telah dipercaya dari generasi ke generasi. Meski begitu, ada banyak informasi yang kurang tepat yang menimbulkan kesalahpahaman sehingga enggan minum susu.

Tak salah bila asupan per kapita Indonesia 2017 paling rendah di antara negara-negara ASEAN. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017, konsumsi susu di Indonesia 16,5 liter per kapita per tahun dari target 20 liter per kapita per tahun. Bandingkan dengan Brunei Darussalam yang mencapai 129,1 liter, Malaysia 50,9 liter, Singapura 46,1 liter per kapita per tahun. Indonesia bahkan kalah dari Vietnam, yang sudah mencapai 20,1 liter susu per kapita per tahun.

“Kebaikan susu sudah dikenal luas oleh masyarakat, tetapi banyaknya mitos membuat banyak orang menghindari minum susu. Padahal, susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik untuk tulang dan gigi. Dalam satu gelas susu atau 250 ml, terdapat 276 mg kalsium. Dalam sehari, orang dewasa membutuhkan 1.000-1.200 mg kalsium per hari,” kata dr.Diana F. Suganda, Sp.GK, M.Kes, spesialis gizi klinis, kepada media di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya asupan kalsium memang bisa didapat dari sumber makanan lain seperti
sayuran hijau dan ikan. Namun, susu juga mengandung tiga nutrisi esensial (makronutrisi) yang dibutuhkan tubuh, yakni protein, lemak, dan karbohidrat, selain mikronutrisi seperti vitamin (vitamin A, D, riboflavin, B6, folat, B12) dan mineral (magnesium, fosfor, kalium, dan seng). Lemak dalam susu merupakan asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6, yang dibutuhkan tubuh untuk regenerasi sel.

Dengan ragam manfaat baik susu, dr.Diana menyebut, amat sangat disayangkan jika masyarakat masih mempercayai mitos yang berkembang. Dirinya menggarisbawahi lima mitos salah tentang susu.

Pertama, susu hanya untuk bayi.Faktanya, orang dewasa pun membutuhkan susu. untuk memenuhi kebutuhan kalsium sebanyak 1.000-1.200 mg setiap hari.

Kedua, susu hanya baik untuk tulang. Faktanya, dari penelitian Journal of American College of Nutrition (2009), konsumsi susu disertai diet rendah garam justru bisa membantu menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Ketiga, susu bikin gemuk. Faktanya,dalam International Journal of Obesity (2004), kandungan kalsium dan protein susu justru dapat membantu menurunkan berat badan pada orang dewasa yang terkena obesitas asalkan dikonsumsi sesuai kebutuhan normal.

Keempat, susu penyebab diare. Faktanya, sebuah penelitian metaanalisis dari 21 penelitian yang dipublikasikan Journal of Nutrition (2006) yang membandingkan efek susu dengan placebo pada individu tanpa gangguan pencernaan menghasilkan bukti bahwa laktosa dalam susu bukan penyebab diare.

Kelima, hanya susu tertentu yang baik untuk tubuh. Faktanya, dalam Nutrition Research 2014 disebutkan konsumsi susu full cream dengan pengaturan kalori yang
tepat dapat membantu mengontrol berat badan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.