Reza Artamevia Asyik Berbisnis Resto Masakan ala Timur Tengah

0
302
instagram/@rezaartameviaofficial)

Kesuksesan Reza Artamevia di dunia tarik suara sudah tidak diragukan lagi, beberapa album telah dilahirkannya dan menjadi hits di masyarakat sehingga membawa Reza bisa di sejajarkan dengan beberapa Diva ternama.

Namun, beberapa waktu belakangan Reza sudah jarang tampak di layar kaca dengan lagu terbaiknya. Di tengah namanya yang mulai meredup di dunia tarik suara, ternyata Reza mulai membangun bisnis di bidang kuliner dengan beberapa teman dekatnya Larasati dan Layla. Menurut Reza, hobi makan yang dimilikinya merupakan salah satu alasan mengapa ia memilih dunia kuliner sebagai usahanya.

Dari berbagai jenis usaha kuliner yang ada, Reza memilih membuka restoran nasi kebuli dengan brand La Ruz Restoran pada pertengahan tahun 2011 yang lalu. Karena tidak memiliki pengalaman dalam menjalankan bisnis di bidang kuliner, maka Reza berani memulai usahanya tersebut dari nol dengan dukungan kedua sahabatnya tersebut yang lebih mengerti seputar bidang kuliner.

“Sebenarnya saya tidak punya pengalaman, saya mulai bisnis ini dari nol. Saya bergabung bersama teman saya dan mereka rela mengajari dan membantu saya,” ujar Reza.

Sejak pertama kali dibuka La Ruz Restoran cukup mendapat respons baik dari masyarakat. Bahkan tidak jarang, setiap pagi banyak masyarakat yang menyempatkan waktu untuk sarapan di restoran tersebut. Begitu juga ketika siang dan malam hari, restoran ini juga selalu ramai pengunjung.

Alhamdulillah, sejak kita buka sudah banyak pengunjung, setiap pagi selalu banyak yang sarapan. Apalagi pas waktu siang, banyak yang istirahat di sana. Pesanan catering pun membludak, kita kewalahan saking banyaknya,” tutur ibu dua anak ini.

Ada banyak menu yang tersaji di La Ruz Restouran, mulai dari masakan nusantara hingga mancanegara (Timur Tengah dan Western). Namun menu yang paling spesial adalah nasi kebuli, yakni nasi dengan daging. Adapun macam dagingnya seperti, sapai, kambing dan ayam.

“Sebenarnya semua masakan (familiar) itu ada. Ada menu Timur Tengah, Western juga ada, tapi menu andalan kita  adalah nasi kebuli, ada yang isi daging sapi, kambing dan ayam,” jelasnya.

Kesuksesannya terjun di dunia bisnis bukanlah hal mudah seperti membalik telapak tangan. Menurut Reza bisnis semacam ini harus memiliki sistem yang berjalan dengan baik. Selain itu, kejelian dalam memilih tenaga yang terampil, ulet dan fokus menjadi faktor penentu suksesnya berbisnis kuliner.

“Restoran itu harus telaten, harus ditungguin, harus fokus. Dan kalau semua sistem sudah berjalan Insyallah akan menguntungkan, tapai kalau nggak (untung), nikmati aja. Namanya juga bisnis,” pungkasnya.

Setelah mengetahui banyaknya masyarakat yang berkunjung. Reza pun mnegaku ingin membuka cabang. Hanya saja belum menemukan tempat dan SDM yang mumpuni. Belum lagi pesanan catering yang setiap hari menumpuk.

“Aku sudah kepikiran lama ingin buka cabang. Tapai SDM kita masih terbatas dan pesanan catering setiaphanya banyak banget, kita mau fokus dulu. Kalau sudah ada orang yang pas dan tempatnya ada, baru kita buka,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.