Meningkatkan Omset Resto Siap Saji

0
7

Sebenarnya tolok ukur satu bulan menjalankan usaha belum bisa dijadikan patokan untuk mengatakan bisnis ini sukses atau tidak. Kesimpulan sementara mungkin bisa dilihat dalam waktu minimal 90 hari atau dua bulan ke depan.

Melihat belum adanya peningkatan omset usaha resto cepat saji yang Anda jalankan, kemungkinan ada beberapa penyebab. Yang pertama mungkin orang belum familiar dengan sajian kuliner yang Anda tawarkan, mungkin juga outlet resto cepat saji Anda bentuknya tidak “mengundang” atau ” tidak membuat orang penasaran” untuk ingin datang dan mencoba.

Sayang dalam surat Anda tidak dijelaskan di kelas mana outlet usaha Anda, apakah warung tenda atau resto di ruko atau pujasera di mal, dan lain-lain.

Tetapi intinya sebagai sebuah usaha yang baru lahir, Anda jangan mengabaikan unsur promosi. Karena hal ini yang sangat menentukan usaha tersebut akan maju atau tidak kedepannya. Dengan promosi yang baik dan efektif tentunya akan banyak konsumen yang mengenal usaha resto Anda dan datang untuk mencicipinya.

Untuk itu ada beberapa promosi yang bisa Anda lakukan, yang pertama adalah dengan membuat flyer/brosur untuk disebar di sekitar tempat usaha Anda  diselipkan di koran oleh para loper koran atau beriklan di koran setempat. Selain itu Anda juga bisa mencoba cara promosi lainnya.

Juga perlu dilihat grafik penjualan selama tiga bulan. Apakah grafik penjualan perharinya cenderung menurun, mendatar atau menanjak. Jika mendatar atau menurun perlu diwaspadai dalam 90 hari. artinya hampir tidak ada repeat order.

Pembeli yang datang cuma mau mencoba selanjutnya kapok. Jadi perlu dilakukan perubahan internal atau konsep usaha apakah kokinya diganti, harganya diturunkan, atau pelayanannya harus ditingkatkan baik kebersihan, keramahan, hingga penampilan counter, dan lain sebagainya.

Selain itu Anda sebaiknya memperhatikan pesaing sejenis di sekitar lokasi Anda apakah ada atau tidak. Apakah mereka ramai atau tidak, atau sama-sama sepi. Kalau memang pesaing sejenis banyak, maka Anda harus melakukan diferensiasi, modifikasi, dan keunikan tersendiri baik dalam produk hingga pelayanan resto yang Anda jalankan.

Atau Anda bisa pindah lokasi, karena ada kemungkinan segmentasi yang dituju tidak tepat. Mungkin counter Anda berada di mal atau lokasi yang sepi. Mungkin harga Anda tidak tepat untuk kelas pendatang di mal atau lokasi Anda, mungkin juga menu makanan Anda biasa-biasa saja tidak ada bedanya atau kalah enak dengan lainnya.  Atau makanan Anda jenisnya belum familiar dengan lidah masyarakat.

Semua hal tersebut perlu kajian dengan segala kemungkinan jawaban. Dengan adanya kajian tersebut, diharapkan Anda bisa menemukan inti permasalahan dan membuat solusi untuk bisa meningkatkan omset usaha Anda. Selamat berusaha dan sukses untuk Anda!

 

Oleh: Bambang Wahyu Purnomo

Pengamat Wirausaha

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.