Awet Muda dengan Terapi Energi Bunga

0
335

Bunga yang identik dengan keindahan ternyata memberikan efek yang nyata bagi kecantikan. Berbagai cara bisa diaplikasikan untuk mendapat manfaat dari bunga. Bisa dengan jalan oral atau dikonsumsi bisa juga sebagai obat luar. Namun cara termudah yang sudah dilakukan nenek moyang kita sejak lama adalah lewat mandi bunga. Dalam cara modern, mandi bunga tidak dikonotasikan berkaitan dengan hal-hal berbau klenik. Penggunaannya pun tidak harus dengan bunga tujuh rupa karena sebenarnya setiap bunga mampu memberikan energi positif.

Kebiasaan mandi bunga pada masa lalu kini diadopsi lagi dalam era modern seiring dengan tren back to nature. Contohnya penggunaan mandi bunga yang merupakan bagian dari  perawatan kecantikan dan kebugaran seperti spa di salon dan pusat-pusat kecantikan. Konsumen biasanya akan memilih jenis mandi bunga yang mereka inginkan sesuai dengan manfaat yang diharapkan.

Mandi bunga atau bathing treatment yang dilakukan umumnya menggunakan bunga-bunga yang memang mengandung zat–zat yang diperlukan oleh kulit maupun tubuh. Sebagai contoh, di Martha Tilaar Salon and Day Spa Pondok Indah di Plaza II tersedia floral blossom ritual, perawatan spa yang menonjolkan manfaat bunga. Tiga pilihan bunga yaitu mawar, kenanga dan melati ditawarkan di sana. ”Terapi mandi bunga yang kita sediakan menggunakan mawar dan kenanga. Hanya sesekali memang ada pengunjung yang memilih mandi bunga dengan menggunakan melati. Biasanya kami akan menyiapkan terlebih dulu,” ujar Erna, Asisten Manager Martha Tilaar Salon and Day Spa.

Di Ayodhya Spa Grand Tropic Suites’ Hotel, Jakarta Barat, treatment bunga yang disediakan lewat mandi bunga menggunakan bunga mawar dan melati yang dicampur. ”Bisa juga jika hanya menggunakan bunga mawar saja atau ditambahkan melati. Umumnya takaran bunga mawar memang lebih banyak dari melati dengan perbandingan 5 : 1,” kata Titiek Daniarsih, terapis  Ayodhya Spa Grand Tropic Suites’ Hotel, Jakarta Barat. Adapun waktu yang diperlulan untuk berendam air bunga ini sekitar 15 – 20 menit. ”Jika tamunya suka berendam maka waktu berendam  bisa ditambah hingga 30 menit,” ujar Titik.

Sesuai Manfaat. Pemilihan jenis bunga yang digunakan untuk ritual mandi berendam ini biasanya dilakukan bukan sekedar ingin mengambil wanginya, tapi juga manfaatnya. ”Manfaat dari tiga pilihan bunga yang kami sediakan itu memang berbeda-beda,” kata Erna. Menurutnya, mawar sangat cocok digunakan oleh mereka yang berkulit kering karena berfungsi melembabkan selain baik juga untuk memperlancar peredaran darah serta membangkitkan gairah. Sementara kenanga mampu mengurangi minyak berlebih, membersihkan kulit menyegarkan kulit.

”Kalau melati bisa digunakan untuk semua jenis kulit. Fungsinya memberi sensasi kesegaran, menghaluskan dan menyehatkan kulit,” imbuh Erna.  Dalam serangkaian tahapan treatment, floral blossom ritual ini memakan waktu 120 menit. Adapun tahapan perawatan yang dilakukan adalah body scrub, body steam, body massage, body mask body bath dan body lotion.

Untuk mencapai hasil yang maksimal, perawatan ini sebaiknya tidak hanya sekali dilakukan.  “Sebenarnya satu kali treatment pun  sudah berasa ada hasilnya, tapi kalau untuk perawatan bisa selama dua minggu sekali,” kata Erna. Senada dengan Erna, Titik juga mengungkapkan jika untuk perawatan sebaiknya treatment ini tidak dilakukan sekali. ”Biasanya dilakukan seminggu sekali tapi  paling tidak sebulan sekali,” tuturnya.

Anda juga tak perlu khawatir karena mandi bunga tidak memberikan efek negatif bagi kulit dan tubuh. ”Karena bersifat alami maka tidak ada kontra indikasi dari mandi bunga yang dilakukan. Paling efek sampingnya hanya timbul gatal atau kemerahan pada kulit,” ujar dr. Alexander Chandra, SpKK dari RS Puri Indah, Jakarta Barat.

Diberi Bahan Tambahan. Jika dilakukan di tempat perawatan kecantikan, mandi bunga memang tak hanya berisi air yang mengandung energi bunga. ”Ada tambahan berupa minyak esensial dari bunga yang bersangkutan dan beberapa tambahan lain seperti minyak zaitun dan lain-lain,” kata Erna. Dan seperti diungkap para terapis, treatment spa dengan mandi bunga ini banyak dilakukan oleh mereka yang usianya sudah  di atas 15 tahun.

Banyaknya jumlahnya bunga yang dimasukan saat mandi bunga sebenarnya tergantung dari kebutuhan. Titik menyarankan, jika untuk bathtub single maka air yang diisi sebaiknya tidak sampai setengahnya dan gunakan bunga sebanyak 25 kuncup. ”Jika untuk bathtub double maka bunga yang digunakan jadi dua kali lipatnya dengan banyaknya air ¾ bathtup atau disesuaikan dengan ukuran tubuh,” tambah Titik.

Untuk mendapatkan rangkaian treatment ini secara utuh dimana di dalamnya terdapat mandi bunga, bila Anda memilih melakukan di Ayodhya Spa, maka dibutuhkan  biaya Rp 395 ribu untuk single dan Rp 595 ribu jika berpasangan. Sementara jika Anda memilih melakukan paket terapi bunga di Martha Tilaar Salon and Day Spa, uang sebesar Rp 359 ribu, harus Anda keluarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.