Biaya Logistik Pengiriman Barang Di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

0
34
Ekspor-Impor (dok setkab.go.id)

Sistem logistik Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga di Asia Tenggara seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan biaya logistik pengiriman barang di Indonesia lebih tinggi daripada Malaysia sebesar 13 persen, Vietnam 20 persen, Thailand 15 persen, dan Singapura 8 persen.

Kementerian Perindustrian mencatat biaya logistik Indonesia mencapai 24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia pun menargetkan biaya logistik di Indonesia turun menjadi 20 persen dari PDB pada 2024 dan di bawah 10 persen pada 2045.

“Kalau Anda pengusaha atau investor ingin mendapatkan return (imbal hasil) di Indonesia jadi Anda harus mempertimbangkan 24 persen ini, karena Anda harus bayar untuk biaya logistik,” katanya.

Biaya logistik yang tinggi membuat peringkat Logistic Performance Index (LPI) Indonesia rendah, yaitu di posisi 46 pada 2018. Meski berhasil naik 17 peringkat dari 63 di 2016, namun Indonesia masih kalah dari Malaysia di peringkat 41, Vietnam di posisi 39, Thailand di posisi 32, dan Singapura di posisi 7.

LPI merupakan indeks pembanding sistem logistik secara global yang dibuat oleh Bank Dunia, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang logistik serta perdagangan suatu negara.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.