Tragis! Pasca Peternak Bangkrut, Pemerintah Buka Keran Impor Ayam

0
2179
Impor ayam (dok detik)

 

Masih segar dalam ingatan betapa menderitanya para peternak menjelang dan pasca lebaran lalu. Panen ayam yang over suplay itu pun dihargai murah. Hanya Rp 5000/kg. Padahal biaya produksi saja mencapai Rp 17-18 ribu/kg.

Kesal tak ada respons dari pemerintah mengatasi kasus tersebut, peternak pun memilih membagikan ayam siap potong pada masyarakat. Ini bentuk protes yang tak juga ditanggapi pemerintah. Banyak peternak harus menelan pil pahit kerugian hingga ancaman kebangkrutan atas peristiwa ini

Hanya berselang 2 bulan pemerintah kembali akan membuka keran impor ayam. Kebijakan ini harus diambil pemerintah usai kekalahan saat menjalani dispute settlement (penyelesaian sengketa) melawan Brasil terkait importasi ayam di World Trade Organization atau WTO.

Keran impor ini dibuka sejalan dengan rekomendasi dari WTO terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan meskipun keran impor ayam, yang penting dibuka, kalau ada pengusaha yang mau dan kalau ada yang berani mengajukan, dipersilahkan.

Menurut Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional Kementerian Perdagangan Antonius Yudi Triantoro, impor ayam harus memenuhi syarat yakni memiliki sertifikat kesehatan.

Kriteria lain terkait standar pemotongan hewan pangan yang akan diimpor. Pemeriksaan itu akan dilakukan lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dan otoritas negara pengimpor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.