Menteri Perdagangan Ajak Investor AS Tanam Modal di IKN

0
251
Investor AS IKN
Menteri Perdagangan Ajak Investor AS Tanam Modal di IKN
Pojok Bisnis

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengundang investor dari Amerika Serikat (AS) untuk menanam modal di Ibu Kota Negara (IKN), yang diharapkan menjadi super hub dengan kawasan industri dan jalur perdagangan strategis.

IKN diharapkan akan berkontribusi terhadap perekonomian global, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tahun 2035.

Pembangunan IKN merupakan proyek besar yang memerlukan investasi dan kolaborasi lintas sektor. Investasi swasta sangat diperlukan, terutama dalam sektor pendukung perdagangan seperti infrastruktur, transportasi, dan logistik.

Hal ini disampaikan oleh Mendag Zulkifli Hasan saat hadir di Forum Bisnis Indonesia-Amerika Serikat (AS) dengan topik “Peluang Perdagangan dan Investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN)” di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York, AS, pada Selasa (21/11/2023).

Top Mortar gak takut hujan reels

Peluang Investasi di IKN

Mendag mengajak para investor dari AS untuk menjajaki peluang perdagangan dan investasi di IKN, mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat meskipun kondisi perekonomian global tidak menentu.

Pada triwulan III 2023, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,94 persen secara tahunan (YoY), dengan inflasi tetap terjaga sebesar 2,28 persen pada September 2023.

Mendag berterima kasih atas antusiasme positif pelaku usaha dalam forum tersebut, berharap adanya lebih banyak kerja sama Indonesia-AS.

Hal ini sejalan dengan komitmen peningkatan status kerja sama kedua negara dari Strategic Partnership ke Comprehensive Strategic Partnership (CSP), hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden AS Joe Biden.

Investasi di IKN diharapkan Memberi Dampak Bagi UMKM

Investasi di IKN diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, tetapi juga memberikan manfaat bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Data realisasi investasi Indonesia hingga September 2023 mencapai Rp374,4 triliun, menyerap 516.467 tenaga kerja.

Lima sektor utama dalam realisasi investasi mencakup manufaktur, industri farmasi, pertambangan, industri kertas, pengolahan, transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.

Sektor swasta AS telah lama berinvestasi di Indonesia, terutama di bidang pertambangan, mesin, dan farmasi. Pada tahun 2022, realisasi investasi AS di Indonesia mencapai USD3 miliar, termasuk dalam 5 besar negara asal investasi.

Kementerian Perdagangan berjanji untuk terus bekerja sama dengan Otorita IKN dan instansi terkait dalam menciptakan Ibu Kota Negara Nusantara yang berbasis pada pemerataan ekonomi, memanfaatkan IKN untuk sektor perdagangan yang lebih kuat dan transformatif.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan