Top Mortar tkdn
Home Ekonomi Harga Bitcoin Makin Kuat ke USD85 Ribu, Pasar Kripto Kembali Bergairah?

Harga Bitcoin Makin Kuat ke USD85 Ribu, Pasar Kripto Kembali Bergairah?

0
Harga Bitcoin Makin Kuat ke USD85 Ribu, Pasar Kripto Kembali Bergairah? (Foto Ilustrasi)

Harga Bitcoin Makin Kuat setelah aset kripto terbesar di dunia itu kembali menembus level tertinggi sejak akhir Januari 2026. Penguatan terjadi pada Senin, 21 September 2026, ketika pasar merespons perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat serta meredanya tekanan inflasi setelah harga minyak mengalami penurunan.

Mengutip Investing, Selasa (22/9/2026), Bitcoin terakhir diperdagangkan di kisaran USD85.138,9 atau menguat 5,7 persen. Kenaikan tersebut melanjutkan tren positif dalam sepekan terakhir, dengan Bitcoin mencatat pertumbuhan sekitar 5,1 persen.

Pergerakan ini menandai pemulihan setelah Bitcoin sempat tertekan hingga berada di bawah USD76 ribu menyusul keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada pekan sebelumnya. Pasar kemudian kembali memberikan respons positif sepanjang akhir pekan dan membawa harga Bitcoin naik secara bertahap.

Salah satu katalis datang dari kebijakan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Pada Kamis, regulator tersebut memberikan pengecualian sementara selama lima tahun kepada tempat perdagangan yang memenuhi persyaratan untuk memperdagangkan saham AS dalam bentuk tokenisasi melalui platform berbasis blockchain.

SEC menyebut kebijakan tersebut dirancang untuk membuka ruang inovasi di sektor keuangan sekaligus mempertahankan perlindungan bagi investor. Perkembangan ini kemudian memperkuat pandangan bahwa instrumen keuangan tradisional semakin memiliki ruang untuk terhubung dengan teknologi blockchain.

Sentimen Pasar Kripto Mulai Menguat

Perubahan sentimen tersebut turut mengangkat sejumlah saham perusahaan yang berkaitan dengan aset kripto. Coinbase tercatat melonjak 12 persen pada Jumat, sedangkan MicroStrategy menguat 16 persen dan Robinhood naik sekitar sembilan persen.

Di pasar aset digital, Zcash turut mencatat kenaikan sekitar tiga persen hingga menembus USD1.500. Sementara itu, NEAR melonjak sekitar 23 persen seiring meningkatnya aktivitas transaksi Zcash melalui layanan pertukaran lintas rantai.

Harga Bitcoin yang Makin Kuat juga mendapat dukungan dari membaiknya sentimen risiko di pasar global. Bursa saham Asia dan Amerika Serikat bergerak positif setelah muncul perkembangan konstruktif dalam pembicaraan perdagangan AS dan China menjelang pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping.

Penurunan harga minyak turut menjadi faktor pendukung. Harga minyak mentah Brent merosot lebih dari tiga persen pada Senin dan memperpanjang pelemahan selama empat sesi berturut-turut. Ekspektasi bertambahnya pasokan dari kawasan Timur Tengah membantu meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan biaya energi.

Meski demikian, Harga Bitcoin Makin Kuat masih menghadapi sejumlah risiko. Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkat serta kemungkinan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih ketat dapat memberikan tekanan terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Di tengah kondisi tersebut, Strategy kembali menambah kepemilikan Bitcoin. Perusahaan tersebut membeli 950 BTC senilai sekitar USD75,7 juta pada periode 14–20 September dengan harga rata-rata USD79.670 per Bitcoin.

Pembelian itu membuat total kepemilikan Strategy mencapai 846 ribu BTC dengan nilai sekitar USD71,9 miliar. Menurut Michael Saylor, harga pembelian rata-rata kumulatif perusahaan berada di kisaran USD75.416 per Bitcoin, dengan total investasi sekitar USD63,8 miliar termasuk biaya terkait. Perkembangan akumulasi tersebut turut menjadi perhatian ketika Harga Bitcoin Makin Kuat dan kembali menunjukkan pemulihan di pasar global.

Exit mobile version