Bhanda Ghara Reksa Salurkan Dana Pinjaman bagi Mitra Warung Pangan via LinkAja

0
79

Setelah resmi menjadi mitra pembayaran aplikasi pangan yang dikembangkan oleh PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) (BGR Logistics) pada pertengahan Juni lalu, kini LinkAja kembali melakukan kolaborasi strategis pada Program Dana Pinjaman bagi Mitra Warung Pangan melalui aplikasi LinkAja, yang diluncurkan secara virtual melalui acara talkshow bertema ‘WP Asik Bikin Asik Mitra Warung Pangan’ yang dihadiri oleh Muhamad Rendi Nugraha  selaku Head of Government Project Management Group LinkAja beserta Tri Wahyundo Hariyatno selaku Direktur Pengembangan Usaha & Sistem Informasi BGR Logistics.

Melalui program ini, LinkAja dan BGR Logistics bekerja sama untuk memberikan stimulus dana pinjaman kepada para Mitra Warung Pangan melalui fitur baru yang ditambahkan pada aplikasi Warung Pangan, yaitu WP Asik. Melalui fitur tersebut, para Mitra Warung Pangan atau Calon Mitra Binaan sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bisa mendapatkan pinjaman atau pembiayaan modal kerja yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan usaha, yang disalurkan dalam bentuk voucher melalui aplikasi LinkAja, sebagai mitra penyaluran dana stimulus. Inisiatif ini juga bertujuan untuk membantu Pemerintah dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya di sektor Koperasi dan Warung UKM, melalui kemudahan akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah pandemi COVID-19.

Selain kerja sama dalam penyaluran stimulus, LinkAja juga telah berkolaborasi dengan BGR Logistics dalam memberikan kemudahan opsi pembayaran di dalam aplikasi warung Pangan, yang memungkinkan Mitra Warung Pangan untuk tetap dapat berbelanja di aplikasi Warung Pangan secara nontunai dengan menggunakan LinkAja sebagai alat pembayaran, meskipun kuota voucher pinjaman sudah habis. Sebagai komitmen untuk memperluas penetrasi aplikasi Warung Pangan ke warung-warung di Jabodetabek, LinkAja juga menyediakan metode pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk warung-warung yang telah menjadi Mitra Warung pangan, sehingga masyarakat dapat berbelanja di berbagai warung tersebut dengan menggunakan LinkAja.

Rendi Nugraha Head of Government Project Management Group LinkAja mengatakan, “sejalan dengan misi LinkAja dalam membangun ekosistem dan platform pembayaran, serta layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menengah dan UMKM di Indonesia, peran kami sebagai mitra penyaluran dana stimulus diharapkan dapat menjadi solusi berarti bagi Mitra Warung pangan dan masyarakat umum dalam memperoleh bahan pangan yang terjangkau melalui transaksi nontunai yang mudah, aman, dan nyaman di tengah tantangan pandemi. Semoga kolaborasi starategis ini juga dapat mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional melalui pertumbuhan UMKM yang baru, serta penguatan sektor UMKM yang telah ada. Kami juga berharap model penyaluran dana stimulus ini dapat diimplementasikan pada berbagai program penyaluran bantuan UMKM lainnya di masa yang akan datang.”

Tri Wahyundo Hariyatno, Direktur Pengembangan Usaha & Sistem Informasi BGR Logistics mengatakan, “Maksud dan tujuan dihadirkannya fitur WP Asik ini adalah sebagai salah satu bentuk upaya lanjutan dari Kementerian Koperasi & UKM serta Kementerian BUMN untuk terus membantu para UMKM, khususnya para pemilik warung untuk bangkit dari pandemi COVID-19 dan dapat mengembangkan usaha warungya. Dengan cara yang mudah dan sesuai kebutuhan warung, maka fitur ini diberi nama WP Asik, yang didukung penuh oleh LinkAja sebagai mitra uang elektronik nasional yang aman dan terpercaya.”

“Melalui peluncuran yang ditayangkan di Youtube BGR Logistics ini, kami berharap bahwa para pelaku UMKM dan pemilik warung, baik yang sudah tergabung menjadi Mitra Warung Pangan maupun belum, dapat teredukasi dengan baik terkait fitur baru ini, serta semakin banyak lagi para UMKM dan pemilik warung yang tertarik dan berminat untuk bergabung dalam ekosistem kami di aplikasi Warung Pangan,” pungkas Tri Wahyundo.

Mengenai mekanisme pengajuan pinjaman atau pembiayaan modal kerja ke BGR Logistics, Calon Mitra Binaan atau Mitra Warung Pangan dapat mengajukan proposal permohonan pembinaan melalui fitur WP Asik di dalam aplikasi Warung Pangan, yang merupakan aplikasi yang diprakarsai oleh Kementerian Koperasi dan UKM dan dikembangkan oleh PT BGR Logistics bekerja sama dengan BUMN Klaster Pangan. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di website www.warungpangan.com

Hingga saat ini, LinkAja telah memiliki lebih dari 58.000.000 pengguna terdaftar dan dapat digunakan di lebih dari 800.000 merchant lokal dan lebih dari 300.000 merchant nasional di seluruh Indonesia, 230 moda transportasi, lebih dari 600 pasar tradisional, lebih dari 25.000 partner donasi digital, 4.300 e-commerce, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu. Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim di Indonesia yang membutuhkan alat pembayaran elektronik berlandaskan kaidah syariah, terutama mengingat Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia, LinkAja menghadirkan Layanan Syariah LinkAja yang merupakan uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam.

Di dalam ekosistem holistiknya saat ini, Layanan Syariah LinkAja telah dapat dinikmati di seluruh Indonesia dengan ekosistem khusus Syariah yang telah dibangun di 89 Kotamadya dan 387 Kabupaten, yang mencakup masjid, lembaga amil zakat, pusat kuliner halal, modern retail lokal, pesantren, bank syariah, sekolah Islam, dan Universitas Islam.  Hingga saat ini Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 1.000.000 pengguna terdaftar, yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen dari beberapa partner strategis seperti pemerintah daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia.