HM Sampoerna Catatkan Pendapatan Rp 99,09 triliun di Tahun 2017

0
341

Berempat.com – PT HM Sampoerna Tbk. membukukan pendapatan Rp 99,09 triliun di tahun 2017. Pendapatan tersebut diketahui naik 4% dibanding tahun 2016 yang mencatatkan Rp 95,47 triliun. Namun, HM Sampoerna mencatatkan penurunan pada laba bersih 0,70% atau menjadi Rp 12,67 triliun. Sebelumnya, di tahun 2016 laba bersih yang berhasil tercatat sebesar Rp 12,76 triliun.

Semua itu dipaparkan pada publik setelah HM Sampoerna menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2017. Selain menjabarkan pendapatan, pada rapat tersebut juga diputuskan bahwa perusahaan dan pemegang saham sepakat membagikan dividen sebesar Rp 107,3 per saham. Pembagian dividen itu setara dengan 98,5% laba bersih di tahun 2017.

Direktur Utama PT HM Sampoerna Mindaugas Trumpaitis mengatakan bahwa perusahaan mendapatkan peningkatan penjualan, meski di waktu bersamaan terjadi penurunan volume industri rokok sebesar 2,6%. Penurunan tersebut diklaim dampak dari konsumsi konsumen yang menurut dan pergeseran perilaku.

“Ini adalah hasil yang solid dan menunjukkan kekuatan merek-merek dan kualitas tim Sampoerna,” ujar Mindaugas di Jakarta, Jumat (27/4).

Menurut Mindaugas, volume penjualan tahunan yang didapatkan pihaknya yaitu sebesar 101,3 miliar batang dari 33% pangsa pasar yang dimiliki. Pangsa pasar tersebut mencakup segmen Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 22,7%, segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebesar 6,6%, dan Sigaret Putih Mesin (SPM) sebesar 3,7%.

Selain itu, PT HM Sampoerna juga mencatatkan kenaikan pangsa pasar menjadi 33,2% dengan penjualan 23 miliar batang rokok pada kuartal I tahun 2018. Hal ini juga didorong oleh kinerja yang kuat dari Marlboro Filter Black, serta Dji Sam Soe Magnum Mild, SKM dengan rasa yang lebih ringan hasil pengembangan lini merek Dji Sam Soe yang diluncurkan pada Mei 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.