Menperin: Industri Kimia Masuk Percontohan Industri Revolusi 4.0

0
695

Berempat.com – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut bahwa industri kimia akan menjadi fokus pemerintah. Karena industri kimia masuk sebagai salah satu dari lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan implementasi revolusi industri 4.0 di Indonesia.

“Salah satunya (upaya pemerintah) adalah pembangunan lokasi produksi kimia yang lebih dekat dengan lokasi ekstraksi gas alam. Selain itu, mengadopsi teknologi industri 4.0 sekaligus mempercepat kegiatan penelitian dan pengembangan,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya di Jakarta.

Penelitian dan pengembangan dilakukan, sambung Airlangga, untuk mendorong produktivitas dan pengembangan kemampuan produksi biofuel dan bioplastik.

Salah satu alasan pemerintah memilih memprioritaskan pengembangan industri kimia karena produk manufaktur dasar ini dibutuhkan secara luas oleh sektor lainnya, seperti industri elektronika, farmasi, dan otomotif.

Menurut Airlangga, dengan tumbuhnya industri kimia maka Indonesia dapat mengurangi impor bahan kimia dasar.

“Karena itu, kami terus menarik investasi, meningkatkan kapasitas produksi, serta membangun kemampuannya untuk menjadi net eksportir dan produsen bahan kimia spesialis,” ungkap Airlangga.

Salah satu bahan kimia yang sempat disinggung oleh Airlangga adalah methanol. Menurutnya dianggap sebagai produk industri kimia dasar yang sangat strategis. Karena itu, dukungan pemerintah dalam memastikan penyediaan gas alam sebagai bahan baku perlu dilakukan.

“Industri kimia merupakan salah satu sektor yang menggunakan gas alam sebagai bahan bakunya dengan menghasilkan produk seperti methanol serta produk turunan lainnya. Apalagi, kami tengah fokus mendorong hilirisasi industri dari sektor andalan tersebut,” terang Airlangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.